iklan

iklan

Sabtu, 18 Juli 2026

PMI Kabupaten Grobogan Tanamkan Semangat Kemanusiaan kepada Siswa Baru MTs Yasuda Putatsari melalui Pelatihan Dasar PMR

 


PMI Kabupaten Grobogan Tanamkan Semangat Kemanusiaan kepada Siswa Baru MTs Yasuda Putatsari melalui Pelatihan Dasar PMR

Grobogan, 15 Juli 2026 – Dalam rangka mendukung pembentukan karakter peserta didik sejak awal masa pendidikan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan memberikan materi Pelatihan Dasar Palang Merah Remaja (PMR) dan Sosialisasi Kepalangmerahan kepada siswa baru MTs Yasuda Putatsari, Kecamatan Toroh, pada Rabu (15/7/2026).


Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) ini berlangsung mulai pukul 10.30 WIB dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta didik baru. Melalui kegiatan tersebut, para siswa dibekali pemahaman mengenai nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, kesiapsiagaan bencana, serta keterampilan dasar pertolongan pertama.

Kepala MTs Yasuda Putatsari, Dr. Wahyuningsih, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Grobogan yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan pembinaan karakter bagi peserta didik baru.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu membentuk pribadi yang peduli, tanggap, dan memiliki jiwa kemanusiaan.


Materi disampaikan oleh Andika, narasumber dari PMI Kabupaten Grobogan, yang mengajak para siswa mengenal lebih dekat organisasi Palang Merah Remaja (PMR), sejarah kepalangmerahan, serta peran penting generasi muda dalam kegiatan kemanusiaan.

Dalam penyampaiannya, Andika menjelaskan bahwa PMR merupakan wadah pembinaan remaja untuk mengembangkan karakter, kepemimpinan, dan semangat kesukarelawanan.

"PMR bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi menjadi tempat belajar kepedulian, kedisiplinan, kerja sama, dan keberanian untuk menolong sesama. Semangat kemanusiaan harus mulai ditanamkan sejak usia sekolah," ungkapnya.

Selain pengenalan organisasi PMR, peserta juga memperoleh materi mengenai Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, pengenalan Tri Bakti PMR, serta pentingnya membangun budaya hidup sehat dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Agar materi lebih mudah dipahami, narasumber mengajak peserta mengikuti praktik dasar Pertolongan Pertama (PP). Siswa dikenalkan pada teknik penanganan luka ringan, pembalutan, pembidaian sederhana, penanganan mimisan, hingga tindakan awal ketika seseorang mengalami pingsan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para siswa terlihat aktif bertanya, menjawab pertanyaan, serta mencoba langsung setiap teknik yang diperagakan. Pendekatan pembelajaran yang komunikatif membuat peserta lebih mudah memahami materi sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam memberikan pertolongan pertama secara sederhana.

Selain keterampilan pertolongan pertama, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana. Melalui berbagai contoh situasi yang sering terjadi di lingkungan sekitar, siswa diajak memahami pentingnya tetap tenang, mampu melindungi diri, serta saling membantu ketika terjadi keadaan darurat.

Kepala MTs Yasuda Putatsari berharap kegiatan ini menjadi langkah awal terbentuknya Unit PMR di lingkungan madrasah sebagai wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial bagi peserta didik.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan yel-yel penyemangat yang diikuti seluruh peserta. Melalui pelatihan ini, PMI Kabupaten Grobogan berharap nilai-nilai kemanusiaan dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda sehingga lahir kader-kader PMR yang memiliki karakter peduli, tangguh, disiplin, serta siap memberikan pertolongan kepada sesama.

Sebagai organisasi kemanusiaan, PMI Kabupaten Grobogan terus berkomitmen mendukung dunia pendidikan melalui pembinaan Palang Merah Remaja sebagai investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan berjiwa kemanusiaan.

0 comments:

Posting Komentar