This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

iklan

iklan

Kamis, 29 Februari 2024

Sejarah Palang Merah Remaja (PMR)


Hari Palang Merah Remaja (PMR) diperingati setiap tanggal 1 Maret. PMR adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI. Melansir laman PMI Medan, PMR tersebar di sekolah-sekolah ataupun kelompok-kelompok masyarakat yang bertujuan membangun dan mengembangkan karakter Kepalangmerahan agar siap menjadi Relawan PMI pada masa depan.

Anggota PMR juga merupakan salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan dibidang kesehatan dan siaga bencana, mempromosikan prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional, serta mengembangkan kapasitas organisasi PMI.


Sejarah PMR di Indonesia memiliki kesinambungan dengan pembentukan PMR di tingkat Internasional. Mengutip buku Guru Pembelajar (Kumpulan Pena Guru-Guru di Pesisir Pantai), munculnya Palang Merah Remaja di dunia bermula dari meletusnya Perang Dunia I. Ketika itu, Austria mengalami kekurangan tenaga Palang Merah di tengah-tengah masa perang melawan Perancis.

Melihat hal itu, pemerintah Austria pun terpaksa mengandalkan tenaga dari anak sekolah untuk membantu negara dengan mengumpulkan pakaian bekas, koran-koran bekas, dan barang lainnya yang berguna untuk keperluan pada masa perang. Mereka tergabung dalam organisasi bernama Palang Merah Pemuda. Inilah yang menjadi cikal bakal Palang Merah Remaja.

Sidang Liga Perhimpunan Palang Merah Internasional pada 1919 memutuskan bahwa Palang Merah Remaja menjadi bagian dari Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Setelahnya, PMR mulai didirikan oleh banyak negara di dunia. Pada 1960, sebagian besar dari 145 Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah telah mendirikan Palang Merah Remaja.


Di Indonesia, pembentukan PMR telah disepakati pada Kongres PMI ke-4 yang digelar pada 25-27 Januari 1950. Hal ini tentu terinspirasi dari pengerahan anak-anak sekolah di Austria pada Perang Dunia I. PMR Indonesia akhirnya secara resmi didirikan pada 1 Maret 1950. Siti Dasimah dan Paramita Abdurrahman menjadi pendiri Palang Merah Remaja Indonesia sekaligus didaulat menjadi pemimpin pertama.

 

TWIBON HARI PMR 2024 

https://twb.nz/haripmrpmi2024

Selamat Memperingati Hari PMR Tahun 2024.

Dengan tema "Peran Remaja Dalam Ketangguhan Iklim" mari kita tingkatkan aksi nyata remaja dan generasi muda dalam menghadapi situasi global sebagai bentuk dari adaptasi perubahan iklim.

#HariPMR2024

#PMISelalubantu

 

Jumat, 23 Februari 2024

285 ANGGOTA PMR MADYA MTSS PUETERI SUNNIYAH SELO BELAJAR PERTOLONGAN PERTAMA

 


Pertolongan Pertama atau biasa disingkat PP adalah pemberian pertolongan segera kepada penderita sakit/cedera/kecelakaan yang membutuhkan pananganan medis dasar.

Pertolongan pertama merupakan pengembangan dari P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan). PP merupakan materi utama dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (DIKSAR)  PMR Madya Unit MTSS PUTERI SUNNIYAH SELO yang pada hari Jumat, (23/2/2024).

“Kegiatan ini diikuti oleh 285-san  orang anggota. Mudah-mudahan melalui PMR anak-anak bisa memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi dan siap tepat dalam menolong sesama  ,” kata Safitri, S.Pd sekaligus sebagai Pembina PMR.

Materi ini diberikan sebagai penanganan medis dasar sebelum korban dirujuk ke Puskesmas, Rumah Sakit atau fasilitias kesehatan terdekat. Guna mensosialisasikan pertolongan pertama, PMR mengadakan pemberian materi dan simulasi pertolongan pertama kepada anggota PMR Madya MTSS PUTERI SUNNIYAH SELO. Hal ini diadakan agar siswa mengetahui dan dapat menerapkan bentuk pertolongan pertama bagi penderita sakit, cedera dan kecelakaan, baik di lingkungan sekolah, dirumah, maupun di lingkungan masyarakat.

Tidak dipungkiri, bahwa kecelakaan bisa terjadi kapan saja, dimana saja dan kepada siapa saja. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa siapapun perlu untuk memiliki kemampuan medis dasar.

"Materi ini sangatlah penting dipadahmi oleh setiap Anggota PMR Madya MTSS PUTERI SUNNIYAH SELO agar dapat menumbuhkan jiwa penolong dan relawan. Selain materi PP juga di ajarkanmateri PHBS yang diisi oleh Bu Nur Achmaidah, S.Pd. dan Materi pembentukan karakter melalui renungan malam oleh Bapak Abdul Ghofur S.Pd. ." Ucap Safitri, S.Pd. (MKL)



Senin, 19 Februari 2024

PASCABANJIR DI DEMAK, PMI GROBOGAN BANTU DISTRIBUSIKAN AIR BERSIH

 

PMI GROBOGAN, JATENG.- Pascabanjir di Kabupaten Demak beberapa hari lalu, warga terdampak sangat membutuhkan air bersih. Selain dikarenakan air dari PDAM belum mengalir, juga air sumur warga belum bisa dimanfaatkan. Atas dasar itu, PMI Kabupaten Demak meminta kepada PMI Provinsi agar mendorong PMI Kabupaten/Kota membantu dalam pemenuhan kebutuhan air warga terdampak banjir, khususnya di wilayah Kecamatan Karanganyar.

"Alhamdulillah, setelah berkoordinasi dengan PMI Provinsi, saat ini kami telah mendapatkan bantuan dari PMI Kabupaten Grobogan, Magelang dan Pati untuk distribusi air bersih. Sudah ada 4 truk tangki yang siap melayani kebutuhan air bersih, masing–masing berkapasitas 5.000 liter," ujar Kepala Markas PMI Kabupaten Demak, Ade Haryanto.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan PMI Kabupaten Grobogan, Gesit Kristyawan menyatakan, bantuan air bersih dari PMI Grobogan sudah ada di Demak. "Setiap hari kami mendistribusikan sekira 10.000 liter. Dalam 2 hari ini, Tim dari PMI Kabupaten Grobogan mengirimkan air di Desa Ngemplik Wetan, Kecamatan Karanganyar," tutur Gesit.

Dijelaskan, selain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga warga terdampak banjir, air yang dikirimkan juga untuk membersihkan fasilitas umum, seperti sekolah, tempat ibadah dan lainnya.***

Minggu, 18 Februari 2024

PORPIS PMI Kabupaten Grobogan Gelar Workshop Pertolongan Pertama

 


Forum Palang Merah Remaja (FORPIS) PMI Kabupaten Grobogan gelar workshop Pertolongan Pertama Sabtu (17/02/2024), di Aula . Kegiatan dengan nama PMR Sehat (Pahat) ini, diikuti 35 peserta dari siswa anggota PMR, perwakilan SMA Negeri 1 Purwodadi = 1 Orang, SMA Negeri 1 Wirosari= 4 Orang, MAN 1 Grobogan= 3 Orang, SMA Negeri 1 Grobogan= 5 Orang, SMA Negeri 1 Toroh= 2 Orang, SMK Negeri 1 Purwodadi= 10 Orang, SMK Pembnas Purwodadi= 1 Orang, SMA Negeri 1 Kradenan= 4 Orang, SMA Negeri 1 Godong= 1  Orang, MA Nuril Huda Tarub= 2 Orang, SMA Negeri 1 Gubug: 1 Orang, SMK Yatpi Godong: 2 Orang


Staf SDM dan Relawan PMI Kabupaten Grobogan Marten Krisando Legowo. menyampaikan, pengetahuan tentang PPK sangat penting. Banyak hal-hal terjadi diluar perkiraan, seperti kecelakaan. "Untuk itu semestinya semua orang harus bisa memberikan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan," ungkapnya.

Sementara itu, Narasumber dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan Happy Putra Pambudi menjelaskan, sebenarnya pertolongan pertama tidak hanya dibutuhkan pada hanya kecelakaan saja, tetapi ada beberapa gangguan kesehatan yang membutuhkan pertolongan pertama seperti saat terjadi gangguan pernapasan, asma, pendarahan hidung, dan pingsan.

"Pertolongan pertama bertujuan untuk menyelamatkan jiwa, mencegah cacat, memberikan rasa nyaman dan menunjang upaya penyembuhan,"terangnya.


Lanjutnya, untuk menunjang pertolongan pertama diperlukan beberapa peralatan pertolongan pertama; penutup luka, pembalut luka, cairan antiseptik, peralatan stabilisasi, gunting, pinset, senter, kapas, selimut, kartu penderita, alat tulis, oksigen, tensi meter, dan tandu.

Selain itu ungkapnya, ada juga layanan lanjutan, dapat menghubungi emergency PSC 119, Posko PMI Kabupaten Grobogan.

Selain perlu diperhatikan juga, sebelum melakukan tindakan pertolongan, melakukan hal-hal yang harus dilakukan, yaitu Danger, Respon, Shout, Circulation, Airway, dan Breathing. "Keamanan, cek respon, teriak, cek nadi, jalan nafas, cek nafas,"ujarnya

Tampak kegiatan ini berlangsung khidmat. Banyak pertanyaan yang diajukan dalam sesi tanya jawab. Para peserta mendapatkan wawasan dan pengetahuan tentang pertolongan pertama pada gangguan pernapasan, asma, histeria, pingsan, pendarahan hidung (mimisan-jawa), luka berdarah, dan luka terbakar. (dzl)

5 Tindakan yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Banjir

 


Memasuki musim hujan, masyarakat Indonesia perlu untuk melakukan berbagai persiapan, baik secara fisik agar tidak mudah sakit selama musim hujan, maupun persiapan terkait bencana-bencana yang biasa terjadi di musim hujan, seperti banjir.

Adanya persiapan yang dilakukan, merupakan bentuk pencegahan yang harus dilakukan oleh seluruh masyarakat untuk menghindari berbagai potensi buruk yang diakibatkan oleh bencana banjir. Salah satu bentuk persiapan tersebut adalah dengan mengetahui apa yang harus dilakukan selama banjir terjadi.


Tindakan yang Harus Dilakukan Saat Banjir

Berikut ini adalah 5 tindakan yang harus dilakukan saat banjir terjadi di daerah sekitar tempat tinggal kita, diantaranya adalah:

1.  Melakukan evakuasi diri dan keluarga ke tempat yang lebih tinggi atau lebih aman.

2.  Menyiapkan peralatan yang diperlukan selama evakuasi, seperti senter, korek api, alat penerangan dan peralatan darurat lainnya.

3.  Menyiapkan makanan kering atau instan.

4.  Menggunakan sepatu boot dan sarung tangan.

5.  Menyiapkan berbagai macam obat-obatan yang diperlukan untuk melakukan pertolongan pertama.

Dengan mengetahui hal yang harus dilakukan saat banjir pada poin di atas, diharapkan mampu memberikan tambahan informasi kepada masyarakat agar dapat terhindar dari jatuhnya korban luka maupun korban jiwa selama banjir berlangsung.

Tetap waspada dan dengarkan informasi terkait evakuasi bencana dari pihak yang berwenang, serta bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat dan tidak terdampak apabila mengalami luka selama masa evakuasi berlangsung, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan.

Banjir di Demak, PMI Kabupaten Grobogan Kirim Bantuan Relawan dan Sembako

 


Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan mengirim bantuan relawan, sembako hingga obat-obatan untuk membantu penanganan bencana banjir di Kabupaten Demak

Pengiriman relawan dan bantuan itu dilepas oleh Kepala Markas Grobogan, Djasman, S.Pd, Sabtu, 17 Februari 2024.

Kepala Markas PMI Kabupaten Grobogan Djasman, S.Pd, mengatakan, ada lima orang relawan yang diberangkatkan membantu korban banjir yang masih berlangsung di Demak. PMI juga membawa satu Truk Tangki dan obat-obatan untuk para korban.

"Bantuan yang kami kirimkan merupakan arahan PMI Provinsi Jateng agar membantu bencana banjir di Demak akibat tanggul Wulan jebol," kata Djasman.

Siapkan Anggota PMR Sigap Dan Gesit SMA Negeri 1 Purwodadi Adakan Diklat PMR

 


Palang Merah Remaja (PMR) adalah wadah kegiatan remaja dalam kepalangmerahan untuk membangun dan mengembangkan karakter yang berpedoman pada prinsip kepalangmerahan untuk menjadi relawan masa depan. Salah satu organisasi sekolah di SMA Negeri 1 Purwodadi adalah PMR. Demi menciptakan anggota PMR yang sigap dibekali dengan pendidikan dan pelatihan. SMA Negeri 1 Purwoadi mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Anggota PMR pada Sabtu 17 Februari 2024

Pada kesempatan tersebut Kepala Denny Rachmadi, S. Pd., M. Kom membuka kegiatan tersebut dan memberi ucapan selamat dan pesan kepada para peserta diklat. “Selamat mengikuti diklat, Diklat ini sebagai bekal untuk melangkah melaksanakan amanah. Seraplah ilmu sebanyak mungkin dari narasumber karena akan bermanfaat bagi kalian semua,” ujar Denny.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari PMI Kabupaten Grobogan. Materi yang disampaikan meliputi loyalitas dalam berorganisasi, Kepalangmerahan, Materi Pelayanan Kesehatan.

Dalam kegiatan ini dirangkai juga dengan kegiatan penempuhan Bedge, Slayer dan PSL PMR. Para peserta diklat merasa sangat bersyukur dengan adanya diklat ini. Mereka mendapat banyak ilmu dari para narasumber sehingga mempunyai bekal untuk menjalankan tugas sebagai anggota PMR yang sigap dan gesit. (syaf)

Senin, 12 Februari 2024

PMI BLORA BANTU SEMBAKO

 


Banjir besar yang merendam wilayah Kabupaten Grobogan dan Demak Jawa tengah mengundang keprihatinan sejumlah instansi. Tak terkecuali PMI Blora yang turut menyumbangkan bantuan sembako kepada para korban.

Bantuan diserahkan melalui masing-masing kantor PMI oleh Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI Blora Eko Wahyudi.

Bantuan Sembako untuk Kabupaten Grobogan

Eko mengatakan Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian PMI Kabupaten Blora atas bencana banjir bandang di kedua Kabupaten tersebut. Untuk Kabupaten Grobogan kita bantu 100 Kg telur untuk kebutuhan dapur umum. Sementara di Kabupaten Demak kita serahkan bantuan berupa 10 dus mie instan, 40 kg telur dan 1 karton minyak goreng.

” Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan mengandung barokah bagi kita semua. Memang tak banyak namun inilah bentuk kepedulian kami di PMI Blora dalam membantu sesama para korban bencana,” kata Eko, Jumat (9/2).

Eko memaparkan PMI siap menjadi garda terdepan dalam membantu para korban bencana alam. Selain bantuan logistik, PMI Blora juga siap mengirimkan personilnya jika memang dibutuhka.

” Prinsip kami di PMI jika itu soal kemanusian kami selalu siap. Logistik kita siap personil juga siap jika memang dibutuhkan,” jelas Eko.

 

Seperti diketahui Banjir besar di kedua Kabupaten tersebut telah melumpuhkan aktivitas warga. Ribuan rumah warga terendam mencapai hampir 1 meter.

Banjir Usai, PMI dan Relawan di Grobogan Bersih-Bersih Fasilitas Umum

 


Banjir di wilayah perkotaan Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah barakhir. PMI Kabupaten Grobogan dan Relawan Gabungan terus membersihkan fasilitas umum dari lumpur bekas banjir.

 

Staf SDM dan Relawan PMI Kabupaten Grobogan Marten Krisando Legowo mengatakan, PMI Kabupaten Grobogan dan para relawan mulai melakukan pembersihan fasilitas umum sejak banjir surut pada Kamis (8/2/2024) kemarin. Dia menargetkan, pembersihan bisa selesai pada Sabtu (10/2/2024)


”Pembersihannya tiga hari. Dari sejak banjir surut kemarin, sampai Sabtu,” katanya,

 

Marten menambahkan, pembersihan difokuskan di sekolah, jalan raya, tempat ibadah, dan fasilitas umum lainnya. Untuk Jumat hari ini, pembersihan difokuskan di tiga titik fasilitas pendidikan. 

 

”Kerja bakti sosial diperuntukkan di SLB PGRI, TK Perwari 1, dan TK Trisula 1 dan 2, Dinas Pendidikan, SMP Negeri 1 Purwodadi, Kantor Pengaduan Pekerja Imigran Indonesia , DinasTenaga Kerjaan dan Transmigrasi, lingkungan jagalan selatan,” imbuhnya.


Lebih lanjut Marten menerangkan, selama banjir sudah banyak yang dilakukan PMI Kabupaten Groboigan. Salah satunya, yakni membuka dapur umum di Markas PMI Kabupten Grobogan.

 

Sebagaimana diberitakan, banjir melanda sejumlah titik di Grobogan pada Selasa (6/2/2024) hingga Rabu (7/2/2024) lalu. Tidak hanya titik-titik yang menjadi langganan banjir, genangan banjir juga berada di wilayah perkotaan.


Banjir bahkan menggenangi area Jalan R Suprapto hingga Kantor Bupati Grobogan. Purwodadi pun nyaris lumpuh.

 

Secara total, berdasarkan laporan BPBD Grobogan ada 70-an desa dari 16 kecamatan yang terdampak banjir. Banjir yang disebabkan karena jebolnya beberapa sungai besar ini juga mengakibatkan lalu lintas terganggu, utamanya di Bundaran Gubug.

 

Fondasi jalan di barat Jembatan Tuntang ambrol. Perbaikannya pun dibutuhkan berhari-hari.

Bantu Warga Terdampak Banjir, PMI Grobogan Langsung Buka Dapur Umum

 


Sungai Lusi meluap menyebabkan banjir di sejumlah desa dan lingkungan di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah sejak Selasa hingga Rabu (6-7/2/2024).

Kondisi banjir yang belum juga surut dan semakin meluas pada Rabu (7/2/2024), membuat warga membutuhkan bantuan terutama makan karena mereka tak bisa memasak akibat banjir.

PMI Grobogan pun membuka layanan dapur umum untuk membantu makanan bagi warga terdampak bencana banjiri di Kecamatan Purwodadi berkoordinasi dengan BPBD Grobogan.

Pengurus, staf dan sukarelawan PMI pun langsung terjun mengurus dapur umum di Markas PMI Grobogan Jl Piere Tendean No 51 Purwodadi.

Hingga hari kedua banjir atau Rabu (7/2/2024), 34 personil yang terlibat dalam dapur umum PMI Grobogan telah menyalurkan bantuan makanan sebanyak 1.350 nasi bungkus ke warga terdampak.

Untuk diketahui, data dari Pusdalops BPBD Grobogan menyebutkan untuk Kecamatan Purwodadi ada 2.129 rumah yang tersebar di 10 desa kelurahan terdampak banjir luapan Sungai Lusi.

Ketua PMI Kabupaten Grobogan, Moh Sumarsono menyampaikan bahwa pelayanan dapur umum merupakan salah satu tugas PMI menjalankan tugas sosial kemanusiaan di bidang bencana alam banjir.

“Kami (PMI) menyampaikan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat penyaluran bantuan nasi bungkus kepada masyarakat terdampak banjir,” kata Sumarsono.

Sementara Kasi Pelayanan Masyarakat PMI Grobogan Gesit Kristyawan, mengatakan bahwa PMI sebelumnya sudah berkoordinasi dengan BPBD untuk penyaluran nasi bungkus kepada warga yang terdampak banjir .

“BPBD juga sudah mensuport dapur PMI Grobogan dengan membantu bahan makanan,” ujar Gesit.

Sedangkan Ketua RW Kebondalem, Purwodadi Moh Amin yang lingkungannya terdampak banjir menyampaikan bahwa bantuan nasi bungkus sangat bermanfaat bagi warga.

“Kami juga berharap ada bantuan berupa alat kebersihan untuk membantu warga terdampak membersihkan sisa lumpur akibat banjir,” harap Moh Amin. (*)

Pasca Banjir Terjang Purwodadi, PMI Grobogan Cek Kesehatan Warga Door to Door

 


Setelah banjir surut di sejumlah titik di Kota Purwodadi, relawan PMI Grobogan turun dari rumah ke rumah (door to door) untuk memberikan pelayanan kesehatan.

Hal itu dilakukan Kecamatan Purwodadi dan Kecamatan Brati.

Memasuki pasca tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Grobogan, PMI membantu mengurangi beban penderitaan warga yang terdampak banjir.

Petugas kesehatan dikerahkan untuk mengecek kesehatan.

”Banyak warga terdampak yang mengalami gatal-gatal, pusing, hingga demam akibat bencana banjir. Maka petugas kami memberikan obat dan memeriksa secara gratis,” jelas Ketua PMI Grobogan, Moch Sumarsono.

Menurutnya, pihaknya akan terus berupaya dan berusaha memberikan bantuan sesuai kebutuhan para korban.

"Kami selalu berusaha dan berupaya semampu kita untuk membantu saudara-saudara kami yang memerlukan bantuan, seperti yang kita lakukan saat ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Sumarsono mengatakan pihaknya telah mendapatkan banyak aduan dari warga yang membutuhkan bantuan.

"Saat ini sudah ada 107 orang yang kita layani. Para korban masih membutuhkan uluran bantuan. Oleh sebab itu PMI juga membuka layanan donasi yang nantinya akan disalurkan untuk mereka yang terkena musibah bencana alam di wilayah Kabupaten Grobogan," ujarnya.

Sedangkan, Kasi Pelayanan Masyarakat Gesit menambahkan, selain melakukan layanan kesehatan gratis.