Purwodadi
– Semangat kemanusiaan menggema di Kampus Universitas An Nur Purwodadi pada Sabtu
(9/5/2026) saat Olimpiade PMR Wira “PERDAMA UNAN 2026” sukses digelar. Kegiatan
ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Palang Merah dan Bulan
Sabit Merah Sedunia yang diperingati setiap 8 Mei.
Sebanyak
23 tim dari 20 SMA/SMK/MA se-Kabupaten Grobogan ambil bagian dalam ajang
bergengsi tersebut. Olimpiade ini diselenggarakan oleh KSR PMI Unit Universitas
An Nur bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia sebagai upaya meningkatkan
kapasitas dan profesionalisme relawan muda.
Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia diperingati setiap 8 Mei, bertepatan dengan hari kelahiran Henry Dunant (8 Mei 1828), pendiri gerakan kemanusiaan internasional. Sejak pertama kali diperingati pada 1948, momentum ini menjadi simbol penghormatan terhadap dedikasi relawan yang membantu korban konflik dan bencana di seluruh dunia.
Uji Pengetahuan dan Keterampilan
Lapangan
Olimpiade
PERDAMA UNAN 2026 mempertandingkan dua cabang utama, yakni Lomba Cerdas Cermat
(LCC) dan Lomba Pertolongan Pertama (PP).
Cabang
LCC menguji wawasan kepalangmerahan, sejarah gerakan, kesehatan, serta
kebencanaan. Dewan juri LCC dipimpin oleh Juli dari Palang Merah Indonesia,
didampingi Happy Putra Pambudi serta tim KSR UNAN.
Sementara
cabang PP menguji keterampilan praktik penanganan kasus simulasi korban.
Penilaian dipimpin oleh Torik Mafud dari Palang Merah Indonesia, didampingi
Marten Krisando Legowo dari Palang Merah Indonesia serta tim KSR UNAN.
Seluruh
proses penilaian dilakukan secara objektif, profesional, dan sesuai standar
kepalangmerahan.
Dukungan Penuh Pimpinan dan PMI
Kegiatan
ini turut dihadiri jajaran pimpinan universitas, PMI, pembina PMR, serta unsur
kemahasiswaan.
Rektor
Universitas An Nur Purwodadi, Dr. Rosdiana, S.K.M., M.Kes, dalam sambutannya
menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi.
“Olimpiade
PMR ini adalah ruang pembentukan karakter. Kami ingin mahasiswa dan pelajar
tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kemanusiaan dan
kepedulian sosial yang kuat,” ujarnya.
Sementara
itu, perwakilan PMI Kabupaten Grobogan, Herry Wibowo, menyampaikan bahwa
peringatan 8 Mei menjadi pengingat akan nilai dasar gerakan kemanusiaan.
“Semangat
Henry Dunant harus terus hidup di generasi muda. Melalui kegiatan seperti ini,
kita menyiapkan relawan masa depan yang siap hadir saat masyarakat membutuhkan,”
tegasnya.
Kompetisi Sportif dan Penuh Antusias
Suasana
kompetisi berlangsung meriah namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Pada
cabang LCC, Juara 1 diraih MA YPI Klambu (Tim B), disusul SMA Negeri 1
Purwodadi dan MA YPI Klambu (Tim A).
Pada
cabang PP, Juara 1 diraih SMK Negeri 1 Purwodadi, Juara 2 SMK Negeri 2
Purwodadi, dan Juara 3 SMA Negeri 1 Toroh (Tim A).
Kegiatan
ditutup pukul 16.00 WIB dengan penyerahan trofi dan sesi foto bersama.
Olimpiade
PMR Wira PERDAMA UNAN 2026 menjadi bukti bahwa generasi muda Grobogan siap
melanjutkan estafet kemanusiaan global. Semangat 8 Mei tidak hanya diperingati
secara simbolis, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata pembinaan relawan muda yang
tangguh, cekatan, dan profesional.
























