This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

iklan

iklan

Jumat, 16 Oktober 2026

Tanamkan Jiwa Kemanusiaan, PMI Grobogan Bekali 80 Siswa SMPN 1 Pulokulon

 


PMI GROBOGAN BEKALI 80 SISWA SMP NEGERI 1 PULOKULON MELALUI DIKLAT PMR, TANAMKAN JIWA KEMANUSIAAN SEJAK DINI

GROBOGAN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendidikan dan pelatihan kepalangmerahan di lingkungan sekolah. Kali ini, PMI Kabupaten Grobogan mendukung pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Palang Merah Remaja (Diklat PMR) di SMP Negeri 1 Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula SMP Negeri 1 Pulokulon tersebut diikuti oleh 80 peserta, terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 72 siswa perempuan. Diklat ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dasar kepalangmerahan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak usia sekolah.

PMI Kabupaten Grobogan menugaskan dua personel dari bidang SDM dan Relawan, yakni Hari Wibowo, S.H. (Kasi SDM dan Relawan) dan Marten Krisando Legowo (Staf SDM dan Relawan), sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.


Kepala Sekolah Tekankan Empati, Kepedulian Sosial, dan Tanggung Jawab

Dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan, Kepala SMP Negeri 1 Pulokulon, Djoko Susilo, S.Pd., menekankan pentingnya menjadi anggota PMR bukan sekadar untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga sebagai sarana membentuk karakter dan menumbuhkan jiwa kemanusiaan.

Ia berharap para peserta mampu mengembangkan rasa empati, kepedulian sosial yang tinggi, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap sesama.

“Sebagai anggota PMR, siswa diharapkan memiliki rasa empati dan kepedulian sosial yang tinggi, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mendapatkan pengetahuan tentang kepalangmerahan dan PMR. Semoga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” demikian pesan Kepala SMP Negeri 1 Pulokulon dalam pembukaan kegiatan.

Menurutnya, pembinaan PMR menjadi salah satu langkah penting dalam membangun karakter peserta didik agar tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemauan untuk membantu orang lain.


PMI Grobogan Berikan Materi Kepalangmerahan dan Pertolongan Pertama

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan materi tentang kepalangmerahan dan Palang Merah Remaja (PMR), dengan penekanan khusus pada materi Ayo Siaga Bencana (ASB) dan Pertolongan Pertama (PP).

Materi Ayo Siaga Bencana diberikan untuk mengenalkan pentingnya kesiapsiagaan, pemahaman terhadap risiko bencana, serta peran generasi muda dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Sementara itu, materi Pertolongan Pertama membekali peserta dengan pengetahuan dasar mengenai tindakan awal yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat atau seseorang yang membutuhkan pertolongan, sesuai dengan kemampuan dan prinsip keselamatan penolong.

Melalui penyampaian materi tersebut, peserta diharapkan memahami peran anggota PMR sebagai remaja yang peduli, tanggap, dan mampu memberikan dukungan awal kepada sesama dengan tetap memperhatikan keselamatan diri dan orang yang ditolong.

Keterlibatan personel PMI Kabupaten Grobogan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pembinaan PMR di sekolah sekaligus meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai nilai-nilai kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana.

Penyerahan Bed PMR, Penanda Keanggotaan PMR

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta mendapatkan bed PMR setelah mengikuti materi pelatihan. Pemberian bed tersebut menjadi penanda keanggotaan PMR sekaligus simbol dimulainya perjalanan peserta dalam mengenal dan mengamalkan nilai-nilai kepalangmerahan.

Keanggotaan PMR diharapkan tidak berhenti pada penggunaan atribut semata, tetapi diwujudkan melalui sikap dan perilaku sehari-hari, seperti saling menghormati, membantu teman yang membutuhkan, menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kedisiplinan, serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Dengan mengikuti Diklat PMR, para peserta diharapkan semakin memahami tugas dan peran anggota PMR sebagai bagian dari pembinaan generasi muda yang berkarakter, peduli, dan berjiwa relawan.

Perkuat Sinergi PMI dan Sekolah

Kegiatan Diklat PMR di SMP Negeri 1 Pulokulon menjadi salah satu bentuk sinergi antara PMI dan lembaga pendidikan dalam menanamkan nilai kemanusiaan kepada generasi muda.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, PMR diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan karakter, pengetahuan, dan keterampilan siswa, sekaligus menumbuhkan semangat kerelawanan sejak dini.

PMI Kabupaten Grobogan terus mendorong sekolah untuk mengembangkan kegiatan PMR sebagai bagian dari pendidikan karakter, penguatan kepedulian sosial, dan peningkatan kesiapsiagaan di lingkungan pendidikan.

Diharapkan, 80 peserta Diklat PMR SMP Negeri 1 Pulokulon dapat menjadi generasi muda yang tidak hanya memahami kepalangmerahan, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.

PMI Kabupaten Grobogan — Bergerak Bersama untuk Kemanusiaan.

 

PETUNJUK TEKNIS OLIMPIADE PMR MADYA DAN WIRA PMI KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2026



 PETUNJUK TEKNIS

OLIMPIADE PMR MADYA DAN WIRA

PMI KABUPATEN GROBOGAN

TAHUN 2026


 

TEMA

“MENINGKATKAN KOMPETENSI, KEPEDULIAN, DAN SEMANGAT KEMANUSIAAN RELAWAN MUDA MELALUI AKSI NYATA”

 

 

 

SUBTEMA

“TERAMPIL MENOLONG, PEDULI SESAMA, DAN SIAP BERAKSI UNTUK KEMANUSIAAN”

 

 

 

Hari/Tanggal: Sabtu, 26 Desember 2026
Tempat: SMP Kristen Purwodadi
Alamat: Jl. Kapten Tendean No. 2, Purwodadi

 

 

 

 

PENYELENGGARA

PALANG MERAH INDONESIA KABUPATEN GROBOGAN


 

 

 

BAB I

KETENTUAN UMUM

 

A. NAMA KEGIATAN

Kegiatan ini bernama:

OLIMPIADE PMR MADYA DAN WIRA PMI KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2026

 

B. LATAR BELAKANG

Hari Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) diperingati setiap tanggal 26 Desember sebagai momentum untuk menghargai semangat, pengabdian, dan kontribusi para relawan dalam pelayanan kemanusiaan.

 

Peristiwa gempa bumi dan tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 menjadi salah satu peristiwa penting yang memperlihatkan besarnya peran relawan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak. Relawan PMI turut berperan dalam berbagai bentuk pelayanan kemanusiaan.

 

Momentum Hari Relawan PMI menjadi kesempatan untuk terus menumbuhkan semangat pengabdian, kepedulian, solidaritas, dan nilai-nilai kemanusiaan.

 

Dalam perkembangan pembinaan generasi muda, Palang Merah Remaja (PMR) memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kepedulian, kreativitas, kepemimpinan, dan semangat kemanusiaan.

 

PMR Madya dan PMR Wira sebagai bagian dari pembinaan generasi muda PMI perlu mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan melalui kegiatan yang edukatif, kompetitif, sportif, dan menyenangkan.

 

Atas dasar tersebut, PMI Kabupaten Grobogan menyelenggarakan:

 

“OLIMPIADE PMR MADYA DAN WIRA PMI KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2026”

 

sebagai salah satu kegiatan dalam rangka memperingati Hari Relawan PMI Tahun 2026.

 

Olimpiade ini tidak semata-mata diarahkan untuk memperoleh piala atau peringkat, tetapi menjadi sarana pembelajaran, evaluasi pembinaan, peningkatan kapasitas, pengembangan keterampilan, serta pembentukan karakter anggota PMR.

Melalui mata lomba Pertolongan Pertama, Perawatan Keluarga, dan Edukasi Donor Darah, peserta diharapkan mampu menunjukkan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, komunikasi, kerja sama, kedisiplinan, dan kepedulian yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

C. TEMA

“Meningkatkan Kompetensi, Kepedulian, dan Semangat Kemanusiaan Relawan Muda Melalui Aksi Nyata”

D. SUBTEMA

“Terampil Menolong, Peduli Sesama, dan Siap Beraksi untuk Kemanusiaan”

 

E. MAKSUD

Kegiatan ini dimaksudkan sebagai sarana pembinaan, pengembangan, evaluasi, dan peningkatan kapasitas anggota PMR melalui kompetisi yang edukatif, sportif, kreatif, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan.

 

F. TUJUAN

Kegiatan bertujuan untuk:

1.    meningkatkan pengetahuan kepalangmerahan;

  1. meningkatkan keterampilan Pertolongan Pertama;
  2. meningkatkan keterampilan Perawatan Keluarga;
  3. meningkatkan pengetahuan mengenai donor darah;
  4. meningkatkan kemampuan edukasi donor darah;
  5. meningkatkan kemampuan komunikasi;
  6. meningkatkan kemampuan kerja sama;
  7. melatih keberanian dan kepercayaan diri;
  8. meningkatkan kepedulian terhadap sesama;
  9. meningkatkan kedisiplinan;
  10. menumbuhkan sportivitas;
  11. memberikan pengalaman kompetisi yang sehat;
  12. menjadi media evaluasi pembinaan PMR di sekolah;
  13. mempererat persahabatan antaranggota PMR;
  14. mendorong kreativitas anggota PMR; dan
  15. menumbuhkan semangat kemanusiaan dan kerelawanan.

 


BAB II

PENYELENGGARAAN

 

A.   PENYELENGGARA

 

Kegiatan diselenggarakan oleh:

PALANG MERAH INDONESIA KABUPATEN GROBOGAN

dengan melibatkan:

  1. Pengurus PMI Kabupaten Grobogan;
  2. Staf Markas PMI Kabupaten Grobogan;
  3. KSR PMI Kabupaten Grobogan;
  4. Dewan Juri;
  5. panitia pelaksana; dan
  6. unsur pendukung lainnya sesuai kebutuhan.

 

B. WAKTU DAN TEMPAT

 

1. Pelaksanaan

Hari/Tanggal           : Sabtu, 26 Desember 2026

Waktu                     : 07.00 WIB – selesai

Tempat                   : SMP Kristen Purwodadi

 

2. Technical Meeting

Hari/Tanggal           : Sabtu, 5 Desember 2026

Waktu                     : 10.00 WIB – selesai

Media                      : Zoom Meeting

 

Technical Meeting digunakan untuk menyampaikan penjelasan teknis dan menyamakan pemahaman antara panitia, juri, Pembina Pendamping, dan peserta.

 

 


BAB III

PESERTA DAN KONTINGEN

 

A. KATEGORI PESERTA

Peserta terdiri atas:

1. PMR Madya

Anggota PMR tingkat SMP/MTs atau sederajat.

2. PMR Wira

Anggota PMR tingkat SMA/SMK/MA atau sederajat.

 

B. KOMPOSISI KONTINGEN

Setiap sekolah/unit dapat mengirimkan 1 (satu) kontingen.

Komposisi setiap kontingen:

No.

Unsur Kontingen

Jumlah

1

Pembina Pendamping

1 orang

2

Peserta Pertolongan Pertama

2 orang

3

Peserta Perawatan Keluarga

2 orang

4

Peserta Donor Darah/Edukasi Donor Darah

1 orang

Jumlah

6 orang

Dengan demikian:

1 kontingen = 1 Pembina + 5 peserta lomba = 6 orang.

 

C. KETENTUAN PESERTA

  1. Peserta merupakan anggota PMR aktif.
  2. Peserta berasal dari sekolah/unit yang sama.
  3. Setiap sekolah/unit mengirimkan satu kontingen.
  4. Peserta tidak diperbolehkan berpindah kontingen.
  5. Peserta wajib mengikuti ketentuan panitia.
  6. Peserta wajib mengikuti Technical Meeting melalui Pembina Pendamping.
  7. Peserta wajib menjaga nama baik sekolah, PMR, dan PMI.
  8. Peserta wajib menjunjung tinggi sportivitas.
  9. Peserta wajib menjaga ketertiban selama kegiatan.
  10. Peserta wajib menghormati Dewan Juri dan panitia.

 

 

D. PEMBINA PENDAMPING

 

Pembina Pendamping:

  1. bertanggung jawab terhadap peserta selama kegiatan;
  2. mengikuti informasi resmi panitia;
  3. memastikan peserta memahami ketentuan;
  4. mendampingi peserta di luar area perlombaan;
  5. tidak diperbolehkan memberikan bantuan selama perlombaan apabila dilarang;
  6. tidak diperbolehkan memberikan jawaban atau kode;
  7. wajib mengikuti pengarahan panitia;
  8. menjadi penghubung antara sekolah dengan panitia.

 

 


BAB IV

MATA LOMBA

 

Olimpiade terdiri atas tiga mata 

A. PMR MADYA

  1. Pertolongan Pertama (PP)
  2. Perawatan Keluarga (PK)
  3. Donor Darah/Edukasi Donor Darah (DDS)

 

B. PMR WIRA

  1. Pertolongan Pertama (PP)
  2. Perawatan Keluarga (PK)
  3. Donor Darah/Edukasi Donor Darah (DDS)

 

C. PESERTA MASING-MASING LOMBA

Mata Lomba

Jumlah Peserta

PP

2 orang

PK

2 orang

DDS

1 orang

 

Satu peserta hanya diperbolehkan mengikuti satu mata lomba.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

PENDAFTARAN DAN KONTRIBUSI

A. PENDAFTARAN

Pendaftaran dilakukan melalui mekanisme yang ditetapkan panitia.

Batas akhir pendaftaran:

Minggu, 4 Desember 2026 pukul 23.59 WIB.

 

B. DATA PENDAFTARAN

Data yang disampaikan meliputi:

  1. nama sekolah/unit;
  2. alamat sekolah;
  3. nama Pembina Pendamping;
  4. nomor WhatsApp Pembina;
  5. nama peserta;
  6. tempat dan tanggal lahir;
  7. jenis kelamin;
  8. kelas;
  9. tingkat PMR;
  10. mata lomba;
  11. nomor identitas/kartu pelajar apabila tersedia; dan
  12. dokumen administrasi lain yang ditetapkan panitia.

 

C. KONTRIBUSI PESERTA

Setiap sekolah/unit yang mengikuti kegiatan dikenakan kontribusi sebesar:

Rp300.000,-

(Tiga Ratus Ribu Rupiah)

PER SEKOLAH/KONTINGEN

Kontribusi tersebut merupakan kontribusi satu kontingen secara keseluruhan, bukan dihitung berdasarkan jumlah peserta/orang.

Penegasan:

Rp300.000,- adalah kontribusi untuk 1 (satu) sekolah/kontingen, bukan Rp300.000,- per peserta.

Setiap kontingen terdiri atas:

  • 1 Pembina Pendamping;
  • 2 peserta PP;
  • 2 peserta PK;
  • 1 peserta DDS.

Jumlah = 6 orang/kontingen.

BAB VI

FASILITAS PESERTA

 

Dengan kontribusi sebesar Rp300.000,- per sekolah/kontingen, peserta memperoleh fasilitas:

A. PIAGAM

Piagam diberikan kepada peserta sesuai ketentuan panitia sebagai bukti keikutsertaan dalam kegiatan.

 

B. ID CARD

Setiap anggota kontingen memperoleh ID Card sesuai data pendaftaran.

Jumlah:

6 ID Card/kontingen.

 

C. MAKAN SIANG

Makan siang diberikan kepada anggota kontingen yang telah didaftarkan dan diverifikasi.

Jumlah:

6 orang/kontingen.

 

D. KESEMPATAN MENGIKUTI SELURUH MATA LOMBA

Dengan satu kali kontribusi, kontingen dapat mengikuti:

  1. PP;
  2. PK; dan
  3. DDS.

 

E. PIALA/PENGHARGAAN

Kontingen berkesempatan memperoleh piala sesuai hasil perlombaan.

Piala tidak diberikan otomatis kepada seluruh kontingen, tetapi diberikan berdasarkan hasil penilaian.

 

 

 

 

 

 

 

BAB VII

VERIFIKASI PESERTA

 

A. VERIFIKASI

Panitia melakukan:

  1. pemeriksaan data peserta;
  2. pemeriksaan kelengkapan administrasi;
  3. pemeriksaan kesesuaian peserta;
  4. pemeriksaan mata lomba;
  5. pemeriksaan pembayaran kontribusi;
  6. penetapan data peserta.

 

B. JADWAL VERIFIKASI

Kegiatan

Waktu

Pendaftaran

s.d. 13 Desember 2026

Verifikasi

14–16 Desember 2026

Perbaikan data

s.d. 17 Desember 2026

Data final

18 Desember 2026

Technical Meeting

19 Desember 2026

Pelaksanaan

26 Desember 2026

 

C. PERUBAHAN DATA

Perubahan data setelah batas waktu hanya dapat dilakukan berdasarkan persetujuan panitia.

Perubahan tidak boleh digunakan untuk mengganti peserta secara bebas setelah data final ditetapkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB VIII

REGISTRASI ULANG

 

A. WAKTU

Registrasi ulang dilaksanakan pada hari kegiatan sebelum perlombaan dimulai.

 

B. KETENTUAN

Kontingen wajib:

  1. hadir tepat waktu;
  2. melakukan registrasi ulang;
  3. melakukan absensi;
  4. menerima ID Card;
  5. menerima nomor peserta;
  6. mengikuti briefing;
  7. memastikan data peserta benar.

 

C. NOMOR PESERTA

  1. Nomor peserta ditetapkan panitia.
  2. Nomor digunakan dalam pemanggilan peserta.
  3. Nomor dapat digunakan untuk menentukan urutan tampil.
  4. Peserta wajib mengikuti urutan yang ditetapkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IX

KETENTUAN UMUM PERLOMBAAN

 

A. KEWAJIBAN PESERTA

Peserta wajib:

  1. menggunakan seragam sesuai ketentuan;
  2. menggunakan sepatu;
  3. membawa alat tulis;
  4. membawa perlengkapan pribadi;
  5. membawa obat pribadi apabila diperlukan;
  6. menjaga ketertiban;
  7. menjaga kebersihan;
  8. menghormati juri;
  9. menghormati panitia;
  10. menghormati peserta lain;
  11. mengikuti arahan panitia;
  12. menjaga fasilitas;
  13. menjaga nama baik sekolah;
  14. menjaga nama baik PMR;
  15. menjaga nama baik PMI; dan
  16. menjunjung tinggi sportivitas.

 

B. LARANGAN

Peserta dilarang:

  1. menyontek;
  2. melakukan kecurangan;
  3. menerima bantuan yang tidak diperbolehkan;
  4. menerima arahan Pembina selama perlombaan apabila dilarang;
  5. menggunakan alat komunikasi ketika dilarang;
  6. mengganggu peserta lain;
  7. memasuki area lomba tanpa izin;
  8. merusak fasilitas;
  9. memanipulasi data;
  10. mengganti peserta secara tidak sah;
  11. melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

 

 

 

 

BAB X

PERALATAN PESERTA

 

1.    Peserta wajib membawa perlengkapan yang telah ditentukan.

2.    APD untuk Lomba Pertolongan Pertama (PP) dan Perawatan Keluarga (PK) dibawa oleh masing-masing peserta.

3.    Alat-alat Pertolongan Pertama (PP) dibawa oleh masing-masing peserta.

4.    Peralatan harus dalam kondisi aman.

5.    Peralatan harus dalam kondisi layak pakai.

6.    Panitia berhak memeriksa kelengkapan peralatan peserta.

7.    Peralatan yang tidak sesuai ketentuan dilarang digunakan.

8.    Peserta bertanggung jawab penuh atas barang-barang pribadi masing-masing.

9.    Peralatan yang telah disediakan oleh panitia tidak perlu dibawa oleh peserta.

10. Ketentuan lebih rinci mengenai perlengkapan akan disampaikan pada saat Technical Meeting.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB XI

PETUNJUK TEKNIS

PERTOLONGAN PERTAMA

 

A. NAMA LOMBA

Pertolongan Pertama (PP)

 

B. PESERTA

Setiap kontingen mengirimkan:

2 peserta.

 

C. BABAK PENYISIHAN

1. PMR Madya

  • 50 soal pilihan ganda;
  • waktu 60 menit.

 

2. PMR Wira

  • 50 soal pilihan ganda;
  • waktu 60 menit.

 

Materi soal terdiri atas:

Ø  70% materi Pertolongan Pertama Dan 30% materi kepalangmerahan/PMR.

 

D. KOMPOSISI MATERI

Materi

Bobot

Pertolongan Pertama

70%

Kepalangmerahan/PMR

30%

Jumlah

100%

E. BOBOT NILAI PP

Komponen

Bobot

Tes tertulis

40%

Praktik

60%

Jumlah

100%

F. KETENTUAN TES TERTULIS

  1. Peserta mengerjakan secara mandiri.
  2. Peserta membawa alat tulis.
  3. Peserta tidak diperbolehkan menggunakan alat komunikasi.
  4. Peserta tidak diperbolehkan membuka referensi.
  5. Peserta wajib mengikuti instruksi pengawas.
  6. Peserta tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan peserta lain.

 

G. FINAL PP

Maksimal 10 tim terbaik dari masing-masing kategori dapat mengikuti babak final.

Penetapan finalis berdasarkan nilai penyisihan tertinggi.

 

H. PRAKTIK PP MADYA

Skenario:

Korban mengalami pingsan.

Peserta melakukan pertolongan sesuai prinsip Pertolongan Pertama, antara lain:

  1. memastikan keamanan lokasi;
  2. memastikan keselamatan penolong;
  3. melakukan pemeriksaan awal;
  4. memeriksa respons korban;
  5. meminta bantuan;
  6. melakukan tindakan pertolongan sesuai kondisi;
  7. melakukan pemantauan;
  8. melakukan komunikasi;
  9. melakukan pelaporan.

 

I. PRAKTIK PP WIRA

Skenario:

Korban mengalami cedera/patah tulang.

Peserta melakukan tindakan sesuai prinsip Pertolongan Pertama, antara lain:

  1. memastikan keamanan lokasi;
  2. memastikan keselamatan penolong;
  3. melakukan pemeriksaan korban;
  4. melakukan penilaian kondisi;
  5. memberikan pertolongan sesuai kondisi;
  6. melakukan pembidaian sesuai kebutuhan;
  7. melakukan pemantauan;
  8. melakukan komunikasi;
  9. melakukan pelaporan.

 

 

J. KETENTUAN PRAKTIK

  1. Kasus ditentukan melalui mekanisme yang ditetapkan panitia.
  2. Korban simulasi diperankan oleh panitia/petugas.
  3. Peserta membagi tugas sesuai kebutuhan.
  4. Peserta wajib memperhatikan keselamatan.
  5. Peserta wajib mengikuti skenario.
  6. Peserta tidak diperbolehkan menerima bantuan Pembina.
  7. Waktu maksimal 10 menit.
  8. Waktu termasuk persiapan.
  9. Waktu dimulai dengan aba-aba “MULAI”.
  10. Waktu berakhir dengan aba-aba “SELESAI”.

 

K. PENILAIAN PRAKTIK

Description: Panduan Pertolongan Pertama PMR Wira | PDFDescription: Buku PP Madya-1-20 | PDFPenilaian memperhatikan:

  1. keselamatan;
  2. pemeriksaan korban;
  3. ketepatan prosedur;
  4. ketepatan teknik;
  5. penggunaan peralatan;
  6. komunikasi;
  7. kerja sama;

8.    sikap;

9.    ketelitian;

10. efisiensi waktu.

Description: Buku Pedoman Pertolongan Pertama PMI 2009 | PDF

L. TIE-BREAK PP

Jika nilai akhir sama:

1.    nilai praktik lebih tinggi;

2.    waktu praktik lebih singkat;

3.    nilai tes tertulis lebih tinggi;

4.    keputusan Dewan Juri.

 

Rekomendasi buku panduan per lomba

A. Pertolongan Pertama (PP)

Buku utama:

·       Buku Pedoman Pertolongan Pertama, Palang Merah Indonesia, edisi terbaru yang berlaku.

·       Buku Materi PMR Madya dan PMR Wira, bidang Pertolongan Pertama.

Buku pendukung:

·       Modul Pelatihan Pertolongan Pertama PMI.

·       Buku Panduan Fasilitator Pertolongan Pertama.

·       Materi kepalangmerahan/PMR sesuai tingkat Madya dan Wira

BAB XII

PETUNJUK TEKNIS

 PERAWATAN KELUARGA

 

A. NAMA LOMBA

Perawatan Keluarga (PK)

 

B. PESERTA

Setiap kontingen mengirimkan:

2 peserta.

 

C. TES TERTULIS

PMR Madya

50 soal pilihan ganda, waktu 60 menit.

PMR Wira

50 soal pilihan ganda, waktu 60 menit.

Komposisi soal:

Ø  60% materi Perawatan Keluarga.

Ø  40% materi kepalangmerahan/PMR.

 

 

D. KOMPOSISI MATERI

Materi

Bobot

Perawatan Keluarga

60%

Kepalangmerahan/PMR

40%

Jumlah

100%

 

E. BOBOT NILAI PK

Komponen

Bobot

Tes tertulis

40%

Praktik

60%

Jumlah

100%

 

F. FINAL

Maksimal 10 tim terbaik dari masing-masing kategori mengikuti praktik final.

G. PRAKTIK PMR MADYA

Skenario:

Mengganti seprai dengan pasien.

Penilaian memperhatikan:

  1. persiapan;
  2. komunikasi;
  3. kebersihan;
  4. teknik;
  5. keselamatan pasien;
  6. kenyamanan;
  7. kerapian;
  8. kerja sama.

H. PRAKTIK PMR WIRA

Skenario:

Membantu pasien dalam Kebutuhan Eliminasi (BAB/BAK)

Penilaian memperhatikan:

  1. privasi pasien;
  2. komunikasi;
  3. kebersihan;
  4. APD;
  5. persiapan alat;
  6. teknik;
  7. keselamatan;
  8. kenyamanan;
  9. kerapian;
  10. penanganan alat.

 

I. KETENTUAN PRAKTIK

  1. Peserta menunggu di ruang tunggu.
  2. Peserta dipanggil berdasarkan nomor.
  3. Peserta memasuki area setelah dipanggil.
  4. Peserta menerima skenario.
  5. Peserta mempersiapkan alat.
  6. Peserta melaksanakan praktik.
  7. Peserta menjaga privasi pasien.
  8. Peserta memperhatikan keselamatan.
  9. Waktu maksimal 10 menit.
  10. Waktu termasuk persiapan.
  11. Waktu dimulai dengan aba-aba “MULAI”.
  12. Waktu berakhir dengan aba-aba “SELESAI”.

 

J. PENILAIAN PRAKTIK PK

Aspek

Bobot

Persiapan

10%

Prosedur/tahapan

25%

Keterampilan

20%

Keselamatan pasien

15%

Kebersihan

10%

Komunikasi dan sikap

10%

Kerapian/kenyamanan

5%

Kerja sama

5%

Jumlah

100%

 

Description: Panduan Perawatan Keluarga 2019 | PDF | Kesehatan Holistik | Gaya HidupK. TIE-BREAK PK

Jika nilai akhir sama:

  1. nilai praktik lebih tinggi;
  2. waktu praktik lebih singkat;
  3. nilai tes tertulis lebih tinggi;
  4. keputusan Dewan Juri.

 

Buku utama:

·       Buku Perawatan Keluarga Edisi Ketiga Tahun 2019, Palang Merah Indonesia.

·       Buku Materi PMR Madya dan PMR Wira, bidang Perawatan Keluarga.

Buku pendukung:

·       Buku Panduan Fasilitator RSPS (Rumah Sakit Pendidikan/RSPS).

·       Modul Pelatihan Perawatan Keluarga PMI.

·       Materi kepalangmerahan/PMR sesuai tingkat Madya dan Wira.

 

 

 

 

 

BAB XIII

PETUNJUK TEKNIS

DONOR DARAH/EDUKASI DONOR DARAH

 

A. NAMA LOMBA

Donor Darah/Edukasi Donor Darah (DDS)

 

B. PESERTA

Setiap kontingen mengirimkan:

1 peserta.

 

C. BENTUK LOMBA

Lomba dilaksanakan dalam bentuk:

Presentasi Edukasi Donor Darah.

Tema:

“DONOR DARAH”

 

D. TUJUAN

  1. meningkatkan pengetahuan tentang donor darah;
  2. meningkatkan kepedulian terhadap kebutuhan darah;
  3. meningkatkan kemampuan edukasi;
  4. meningkatkan kemampuan komunikasi;
  5. mengenalkan peran PMI dalam pelayanan donor darah;

6.    mendorong keterlibatan PMR dalam edukasi donor darah.

 

E. MATERI

Materi dapat mencakup:

  1. pengertian donor darah;
  2. manfaat donor darah;
  3. pentingnya ketersediaan darah;
  4. persyaratan donor darah;
  5. proses donor darah secara umum;
  6. peran PMI;
  7. peran PMR;
  8. peran masyarakat;
  9. edukasi donor darah;
  10. mitos dan fakta mengenai donor darah.

 

Informasi yang disampaikan harus benar dan tidak menyesatkan.

 

F. RENCANA EDUKASI

Peserta menyiapkan Rencana Edukasi Donor Darah yang sekurang-kurangnya memuat:

  1. identitas sekolah;
  2. nama peserta;
  3. tema;
  4. tujuan;
  5. sasaran;
  6. materi;
  7. metode;
  8. media;
  9. langkah penyampaian;
  10. evaluasi.

Rencana Edukasi diserahkan sesuai ketentuan panitia.

 

G. MEDIA

Media yang digunakan adalah low technology/non-elektronik.

Diperbolehkan:

  1. poster;
  2. flipchart;
  3. kartu edukasi;
  4. papan informasi;
  5. media cetak;
  6. alat bantu manual.

 

Tidak diperbolehkan:

  1. LCD;
  2. proyektor;
  3. laptop;
  4. televisi;
  5. video elektronik;
  6. media presentasi elektronik lainnya.

 

 

 

 

 

 

H. WAKTU

Waktu presentasi maksimal:

8 menit

Ketentuan:

  1. waktu dimulai setelah aba-aba/persilaan;
  2. peserta wajib mengatur waktu sendiri;
  3. peserta wajib berhenti setelah waktu berakhir;
  4. kelebihan waktu dapat menjadi pertimbangan penilaian.

 

I. PENILAIAN DDS

Aspek

Bobot

Kesesuaian tema

20%

Pengetahuan/materi

30%

Keterampilan penyampaian

25%

Komunikasi

15%

Sikap dan penampilan

10%

Jumlah

100%

 

J. TIE-BREAK DDS

Jika nilai sama:

  1. nilai pengetahuan/materi;
  2. Description: Manual PMR - DONOR DARAH SUKARELA - Download Buku dan Materi Kepalangmerahannilai keterampilan penyampaian;
  3. nilai komunikasi;
  4. nilai sikap dan penampilan;

5.    keputusan Dewan Juri.

 

 

Buku utama:

·       Buku Pedoman Donor Darah, Palang Merah Indonesia.

·       Modul Edukasi Donor Darah PMI.

·       Materi Kampanye Donor Darah PMI.

Buku pendukung:

·       Materi dari Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Grobogan/Provinsi Jawa Tengah.

·       Buku Materi PMR Madya dan PMR Wira, bidang Donor Darah.

·       Leaflet, poster, atau media edukasi resmi PM

 

 

 

BAB XIV

SISTEM PENILAIAN

 

A. NILAI AKHIR PP

Nilai PP = 40% Tes Tertulis + 60% Praktik

 

B. NILAI AKHIR PK

Nilai PK = 40% Tes Tertulis + 60% Praktik

 

C. NILAI AKHIR DDS

Nilai DDS = 100% Nilai Presentasi

Nilai akhir setiap mata lomba menjadi dasar penentuan Piala Juara.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB XV

SISTEM PENENTUAN JUARA, JUARA UMUM, DAN PERINGKAT

Sistem penghargaan Olimpiade PMR Madya dan Wira PMI Kabupaten Grobogan Tahun 2026 terdiri atas:

  1. Juara Mata Lomba;
  2. Juara Umum PMR Madya dan PMR Wira; dan
  3. Peringkat Keseluruhan PMR Madya dan PMR Wira.

Ketiga penghargaan tersebut memiliki dasar penilaian yang berbeda dan tidak boleh disamakan.

 

A. JUARA BERDASARKAN MATA LOMBA

Piala Juara Mata Lomba diberikan berdasarkan nilai akhir pada masing-masing mata lomba.

Mata lomba terdiri atas:

  1. Pertolongan Pertama (PP);
  2. Perawatan Keluarga (PK); dan
  3. Donor Darah/Edukasi Donor Darah (DDS).

Penentuan dilakukan secara terpisah untuk PMR Madya dan PMR Wira.

1. PMR Madya

PP

  • Juara I PP PMR Madya
  • Juara II PP PMR Madya
  • Juara III PP PMR Madya

 

PK

  • Juara I PK PMR Madya
  • Juara II PK PMR Madya
  • Juara III PK PMR Madya

 

DDS

  • Juara I DDS PMR Madya
  • Juara II DDS PMR Madya
  • Juara III DDS PMR Madya

 

2. PMR Wira

PP

  • Juara I PP PMR Wira
  • Juara II PP PMR Wira
  • Juara III PP PMR Wira

 

PK

  • Juara I PK PMR Wira
  • Juara II PK PMR Wira
  • Juara III PK PMR Wira

 

DDS

  • Juara I DDS PMR Wira
  • Juara II DDS PMR Wira
  • Juara III DDS PMR Wira

 

B. JUARA UMUM

1. Pengertian

Juara Umum merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada kontingen yang memperoleh akumulasi poin prestasi terbaik dari seluruh mata lomba.

Juara Umum ditetapkan secara terpisah untuk:

  1. Juara Umum PMR Madya; dan
  2. Juara Umum PMR Wira.

Dengan demikian, terdapat dua Piala Juara Umum, yaitu:

  • Piala Juara Umum PMR Madya
  • Piala Juara Umum PMR Wira

 

2. Dasar Penentuan Juara Umum

Juara Umum ditentukan berdasarkan poin prestasi yang diperoleh kontingen pada masing-masing mata lomba, bukan hanya berdasarkan satu mata lomba dan bukan pula hanya berdasarkan total nilai mentah.

Poin prestasi diberikan berdasarkan hasil Juara pada setiap mata lomba sebagai berikut:

Hasil Mata Lomba

Poin

Juara I

10 poin

Juara II

8 poin

Juara III

6 poin

Harapan I

3 poin

Harapan II

2 poin

Harapan III

1 poin

 

 

3. Rumus Juara Umum

TOTAL POIN JUARA UMUM = POIN PP + POIN PK + POIN DDS

Kontingen dengan jumlah poin tertinggi ditetapkan sebagai Juara Umum.

Contoh:

Kontingen

PP

PK

DDS

Total Poin

Hasil

A

Juara I = 10

Juara II = 8

Juara III = 6

24

Juara Umum

B

Juara II = 8

Juara I = 10

H. I = 3

21

II

C

Juara III = 6

Juara III = 6

Juara II = 8

20

III

Maka Kontingen A memperoleh Piala Juara Umum karena memiliki total poin prestasi tertinggi.

 

 

C. PIALA JUARA UMUM PMR MADYA

Piala diberikan kepada kontingen PMR Madya yang memperoleh total poin prestasi tertinggi dari seluruh mata lomba:

PP + PK + DDS.

Nama penghargaan:

PIALA JUARA UMUM PMR MADYA

Piala ini menjadi penghargaan tertinggi untuk kategori PMR Madya.

 

D. PIALA JUARA UMUM PMR WIRA

Piala diberikan kepada kontingen PMR Wira yang memperoleh total poin prestasi tertinggi dari seluruh mata lomba:

PP + PK + DDS.

Nama penghargaan:

PIALA JUARA UMUM PMR WIRA

Piala ini menjadi penghargaan tertinggi untuk kategori PMR Wira.

 

 

E. PIALA PERINGKAT BERDASARKAN TOTAL NILAI

Piala Peringkat merupakan penghargaan yang berbeda dengan Juara Umum.

Piala Peringkat ditentukan berdasarkan total nilai akhir seluruh mata lomba.

 

 

 

Rumus:

TOTAL NILAI = NILAI PP + NILAI PK + NILAI DDS

 

Nilai total tersebut digunakan untuk menentukan:

  1. Peringkat I;
  2. Peringkat II;
  3. Peringkat III.

Penentuan dilakukan secara terpisah untuk PMR Madya dan PMR Wira.

 

F. PIALA PERINGKAT PMR MADYA

  1. Piala Peringkat I PMR Madya
  2. Piala Peringkat II PMR Madya
  3. Piala Peringkat III PMR Madya

Dasarnya adalah total nilai:

PP + PK + DDS.

 

G. PIALA PERINGKAT PMR WIRA

  1. Piala Peringkat I PMR Wira
  2. Piala Peringkat II PMR Wira
  3. Piala Peringkat III PMR Wira

Dasarnya adalah total nilai:

PP + PK + DDS.

 

H. PERBEDAAN JUARA, JUARA UMUM, DAN PERINGKAT

Untuk menghindari kesalahan dalam penetapan penghargaan, digunakan ketentuan berikut:

Penghargaan

Dasar Penentuan

Fungsi

Juara PP

Nilai akhir PP

Prestasi lomba PP

Juara PK

Nilai akhir PK

Prestasi lomba PK

Juara DDS

Nilai akhir DDS

Prestasi lomba DDS

Juara Umum

Total poin prestasi PP + PK + DDS

Prestasi kompetitif keseluruhan

Peringkat

Total nilai PP + PK + DDS

Posisi berdasarkan akumulasi nilai

Penegasan:

JUARA MATA LOMBA = NILAI

JUARA UMUM = POIN PRESTASI

PERINGKAT = TOTAL NILAI

 

I. CONTOH PERBEDAAN HASIL

Misalnya:

Kontingen

PP

PK

DDS

A

Juara I

Juara III

Juara III

B

Juara II

Juara I

Harapan I

C

Juara III

Juara II

Juara II

 

Perhitungan Poin Juara Umum

Kontingen A

10 + 6 + 6 = 22 poin

Kontingen B

8 + 10 + 3 = 21 poin

Kontingen C

6 + 8 + 8 = 22 poin

 

Apabila nilai total mata lomba kemudian diperhitungkan, hasil Peringkat dapat berbeda dari urutan Juara Umum.

Hal tersebut diperbolehkan karena keduanya menggunakan dasar penilaian yang berbeda.

J. TIE-BREAK JUARA UMUM

Apabila terdapat dua atau lebih kontingen yang memperoleh total poin Juara Umum yang sama, maka penentuan dilakukan secara bertahap:

  1. jumlah Juara I terbanyak;
  2. apabila masih sama, jumlah Juara II terbanyak;
  3. apabila masih sama, jumlah Juara III terbanyak;
  4. apabila masih sama, nilai akhir PP tertinggi;
  5. apabila masih sama, nilai akhir PK tertinggi;
  6. apabila masih sama, nilai akhir DDS tertinggi;
  7. apabila masih sama, keputusan Dewan Juri.

 

K. TIE-BREAK PERINGKAT

Apabila terdapat nilai total yang sama dalam penentuan Piala Peringkat:

  1. nilai PP tertinggi;
  2. apabila masih sama, nilai PK tertinggi;
  3. apabila masih sama, nilai DDS tertinggi;
  4. apabila masih sama, nilai praktik PP;
  5. apabila masih sama, nilai praktik PK;
  6. apabila masih sama, keputusan Dewan Juri.

 

L. DAFTAR LENGKAP PIALA

1. PIALA JUARA MATA LOMBA

PMR MADYA

  1. Juara I PP Madya
  2. Juara II PP Madya
  3. Juara III PP Madya
  4. Juara I PK Madya
  5. Juara II PK Madya
  6. Juara III PK Madya
  7. Juara I DDS Madya
  8. Juara II DDS Madya
  9. Juara III DDS Madya

 

PMR WIRA

  1. Juara I PP Wira
  2. Juara II PP Wira
  3. Juara III PP Wira
  4. Juara I PK Wira
  5. Juara II PK Wira
  6. Juara III PK Wira
  7. Juara I DDS Wira
  8. Juara II DDS Wira
  9. Juara III DDS Wira

 

2. PIALA JUARA UMUM

  1. Juara Umum PMR Madya
  2. Juara Umum PMR Wira

 

3. PIALA PERINGKAT

  1. Peringkat I PMR Madya
  2. Peringkat II PMR Madya
  3. Peringkat III PMR Madya
  4. Peringkat I PMR Wira
  5. Peringkat II PMR Wira
  6. Peringkat III PMR Wir

 

M. PENEGASAN UNTUK PENULISAN PIALA

Agar tidak terjadi kekeliruan pada saat pembuatan piala, nama piala ditulis secara berbeda sebagai berikut:

 

PIALA MATA LOMBA

 

PIALA JUARA I
PERTOLONGAN PERTAMA (PP)
PMR MADYA
OLIMPIADE PMR PMI KABUPATEN GROBOGAN
TAHUN 2026

 

PIALA JUARA UMUM

 

PIALA JUARA UMUM
PMR MADYA
OLIMPIADE PMR PMI KABUPATEN GROBOGAN
TAHUN 2026

 

dan:

PIALA JUARA UMUM
PMR WIRA
OLIMPIADE PMR PMI KABUPATEN GROBOGAN
TAHUN 2026

 

PIALA PERINGKAT

 

PIALA PERINGKAT I
PMR MADYA
OLIMPIADE PMR PMI KABUPATEN GROBOGAN
TAHUN 2026

dan seterusnya.

 

 

 

 

 

N. KETENTUAN AKHIR SISTEM PENGHARGAAN

 

Dengan sistem ini, satu kontingen dapat memperoleh lebih dari satu jenis penghargaan.

Contoh:

Kontingen A dapat memperoleh:

  • Juara I PP;
  • Juara III PK;
  • Juara II DDS;
  • Juara Umum PMR Madya; dan/atau
  • Peringkat I PMR Madya.

Hal tersebut tidak menjadi masalah karena masing-masing penghargaan mempunyai dasar penentuan yang berbeda.

Dengan demikian, sistem penghargaan Olimpiade PMR Madya dan Wira PMI Kabupaten Grobogan Tahun 2026 terdiri atas:

 

1. JUARA

Untuk menentukan pemenang pada masing-masing mata lomba.

 

2. JUARA UMUM

Untuk menentukan kontingen dengan poin prestasi terbaik dari seluruh mata lomba.

 

3. PERINGKAT

Untuk menentukan kontingen berdasarkan total nilai PP + PK + DDS.

Ketiga istilah tersebut wajib digunakan secara konsisten dalam:

  • Juknis;
  • lembar penilaian;
  • rekapitulasi;
  • berita acara;
  • sertifikat;
  • daftar pemenang;
  • pengumuman;
  • dan penulisan piala.

 

 

BAB XVI

PIALA JUARA

BERDASARKAN MATA LOMBA

 

A. PMR MADYA

Pertolongan Pertama

  1. Piala Juara I PP PMR Madya;
  2. Piala Juara II PP PMR Madya;
  3. Piala Juara III PP PMR Madya.

Perawatan Keluarga

  1. Piala Juara I PK PMR Madya;
  2. Piala Juara II PK PMR Madya;
  3. Piala Juara III PK PMR Madya.

Donor Darah

  1. Piala Juara I DDS PMR Madya;
  2. Piala Juara II DDS PMR Madya;
  3. Piala Juara III DDS PMR Madya.

 

B. PMR WIRA

Pertolongan Pertama

  1. Piala Juara I PP PMR Wira;
  2. Piala Juara II PP PMR Wira;
  3. Piala Juara III PP PMR Wira.

Perawatan Keluarga

  1. Piala Juara I PK PMR Wira;
  2. Piala Juara II PK PMR Wira;
  3. Piala Juara III PK PMR Wira.

Donor Darah

  1. Piala Juara I DDS PMR Wira;
  2. Piala Juara II DDS PMR Wira;
  3. Piala Juara III DDS PMR Wira.

 

 

 

 

 

 

BAB XVII

PIALA PERINGKAT BERDASARKAN NILAI TOTAL

A. DASAR PENILAIAN

Piala Peringkat ditentukan berdasarkan jumlah nilai akhir seluruh mata lomba.

Rumus:

NILAI TOTAL = NILAI PP + NILAI PK + NILAI DDS

Tidak menggunakan sistem poin berdasarkan Juara I, II, III, Harapan I, Harapan II, atau Harapan III.

 

B. PMR MADYA

Piala Peringkat I PMR Madya

Diberikan kepada kontingen yang memperoleh nilai total keseluruhan tertinggi.

Piala Peringkat II PMR Madya

Diberikan kepada kontingen yang memperoleh nilai total keseluruhan tertinggi kedua.

Piala Peringkat III PMR Madya

Diberikan kepada kontingen yang memperoleh nilai total keseluruhan tertinggi ketiga.

 

C. PMR WIRA

Piala Peringkat I PMR Wira

Diberikan kepada kontingen yang memperoleh nilai total keseluruhan tertinggi.

Piala Peringkat II PMR Wira

Diberikan kepada kontingen yang memperoleh nilai total keseluruhan tertinggi kedua.

Piala Peringkat III PMR Wira

Diberikan kepada kontingen yang memperoleh nilai total keseluruhan tertinggi ketiga.

 

 

 

BAB XVIII

PERBEDAAN PIALA JUARA DAN PIALA PERINGKAT

 

Jenis Penghargaan

Dasar Penilaian

Istilah

PP

Nilai akhir PP

JUARA

PK

Nilai akhir PK

JUARA

DDS

Nilai akhir DDS

JUARA

PP + PK + DDS

Total nilai keseluruhan

PERINGKAT

 

PENEGASAN

Piala Juara = hasil satu mata lomba.

Piala Peringkat = hasil akumulasi seluruh mata lomba.

Dengan demikian, istilah “Juara Umum” tidak digunakan dalam sistem penghargaan ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB XIX

CONTOH PERHITUNGAN PIALA PERINGKAT

 

Misalnya terdapat hasil:

Kontingen

PP

PK

DDS

Total

A

92

90

91

273

B

95

88

89

272

C

89

91

90

270

D

90

88

89

267

 

Maka:

  • Kontingen A = Peringkat I
  • Kontingen B = Peringkat II
  • Kontingen C = Peringkat III
  • Kontingen D = Peringkat IV

Walaupun Kontingen B memperoleh nilai PP lebih tinggi daripada A, Kontingen A memperoleh Peringkat I karena total keseluruhan PP + PK + DDS lebih tinggi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB XX

TIE-BREAK PIALA PERINGKAT

Apabila dua atau lebih kontingen memperoleh nilai total yang sama, maka penentuan peringkat dilakukan dengan urutan:

  1. nilai PP tertinggi;
  2. apabila masih sama, nilai PK tertinggi;
  3. apabila masih sama, nilai DDS tertinggi;
  4. apabila masih sama, nilai praktik PP;
  5. apabila masih sama, nilai praktik PK;
  6. apabila masih sama, nilai tes tertulis PP;
  7. apabila masih sama, nilai tes tertulis PK;
  8. apabila masih sama, keputusan Dewan Juri.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB XXI

DEWAN JURI

 

A. KOMPOSISI

Dewan Juri terdiri atas:

  1. 6 orang Juri PMI Provinsi Jawa Tengah;
  2. 6 orang Juri PMI Kabupaten Grobogan.

Jumlah:

12 orang juri

 

B. TUGAS JURI

Juri bertugas:

  1. melakukan penilaian;
  2. menggunakan instrumen yang telah ditentukan;
  3. menjaga objektivitas;
  4. menjaga keadilan;
  5. menjaga kerahasiaan nilai;
  6. melakukan verifikasi nilai;
  7. menandatangani lembar penilaian;
  8. melakukan rekapitulasi;
  9. menetapkan hasil bersama sesuai kewenangan;
  10. menyampaikan hasil kepada panitia.

 

 

C. ETIKA JURI

Juri wajib:

  1. objektif;
  2. profesional;
  3. tidak membeda-bedakan peserta;
  4. tidak memberikan bantuan kepada peserta;
  5. menghindari konflik kepentingan;
  6. menjaga kerahasiaan hasil penilaian;
  7. menggunakan instrumen yang sama;
  8. menjaga integritas perlombaan.

 

 

 

 

D. KEPUTUSAN JURI

Keputusan Dewan Juri bersifat final.

Koreksi dapat dilakukan apabila ditemukan:

  1. kesalahan administrasi;
  2. kesalahan input nilai;
  3. kesalahan penjumlahan;
  4. kesalahan perhitungan.

Koreksi bukan untuk mengubah penilaian subjektif juri yang telah diberikan sesuai instrumen.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB XXII

TATA TERTIB PESERTA

 

A. KEHADIRAN

Peserta wajib hadir minimal 30 menit sebelum mata lomba atau sesuai jadwal pemanggilan.

 

B. SERAGAM

Peserta menggunakan:

  1. seragam PMR/seragam sekolah;
  2. sepatu;
  3. atribut sesuai ketentuan.

Pakaian harus rapi dan sopan.

 

C. KEBERSIHAN

Peserta wajib:

  1. menjaga kebersihan;
  2. membuang sampah pada tempatnya;
  3. menjaga ruang lomba;
  4. menjaga ruang tunggu;
  5. menjaga lingkungan sekolah.

 

D. FASILITAS

Peserta wajib menjaga fasilitas.

Kerusakan akibat tindakan peserta dapat menjadi tanggung jawab peserta/kontingen sesuai ketentuan panitia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB XXIII

PELANGGARAN DAN SANKSI

 

A. JENIS PELANGGARAN

Pelanggaran meliputi:

  1. terlambat;
  2. tidak melakukan registrasi;
  3. menggunakan alat komunikasi ketika dilarang;
  4. menyontek;
  5. menerima bantuan;
  6. memberikan bantuan;
  7. memalsukan data;
  8. menggunakan peserta yang tidak terdaftar;
  9. mengganggu peserta lain;
  10. merusak fasilitas;
  11. melakukan tindakan tidak sportif;
  12. membahayakan keselamatan.

 

B. JENIS SANKSI

Sanksi dapat berupa:

  1. teguran;
  2. peringatan;
  3. pengurangan nilai;
  4. pembatalan hasil;
  5. diskualifikasi peserta;
  6. diskualifikasi kontingen.

Sanksi diberikan sesuai tingkat pelanggaran.

 

C. DISKUALIFIKASI

Diskualifikasi dapat diberikan apabila peserta/kontingen:

  1. melakukan kecurangan berat;
  2. memalsukan identitas;
  3. menggunakan peserta pengganti;
  4. memalsukan dokumen;
  5. menerima bantuan terlarang;
  6. membahayakan peserta lain;
  7. melakukan pelanggaran berat lainnya.

 

BAB XXIV

ALUR PELAKSANAAN

 

A. ALUR UMUM

Pendaftaran → Verifikasi → Data Final → Technical Meeting → Registrasi Ulang → Briefing → Penyisihan → Rekapitulasi → Final → Penilaian → Rekapitulasi Akhir → Penetapan Juara → Penetapan Peringkat → Pengumuman

 

B. PP

Tes Tertulis → Rekap → 10 Finalis → Pemanggilan → Praktik → Penilaian → Rekap → Juara PP

 

C. PK

Tes Tertulis → Rekap → 10 Finalis → Pemanggilan → Praktik → Penilaian → Rekap → Juara PK

 

D. DDS

Pemeriksaan Media/Rencana Edukasi → Pemanggilan → Presentasi → Penilaian → Rekap → Juara DDS

 

E. PIALA PERINGKAT

Nilai PP + Nilai PK + Nilai DDS → Nilai Total → Rekap → Tie-Break Jika Diperlukan → Piala Peringkat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB XXV

JADWAL PELAKSANAAN

 

SABTU, 26 DESEMBER 2026

Waktu

Kegiatan

06.30–07.30

Registrasi peserta

07.30–08.30

Pembukaan

08.30–09.00

Technical Briefing

09.00–10.00

Tes PP

09.00–10.00

Tes PK

09.00–12.00

Lomba DDS

10.00–10.30

Rekap nilai penyisihan

10.30–12.00

Persiapan/final PP dan PK

12.00–13.00

Istirahat dan makan siang

13.00–14.30

Final PP

13.00–14.30

Final PK

13.00–15.00

Lanjutan DDS

15.00–16.00

Rekapitulasi nilai

16.00–selesai

Penutupan dan pengumuman

 

Jadwal dapat disesuaikan berdasarkan jumlah peserta dan kondisi teknis pelaksanaan.

 

 

 

 

 

 

 

BAB XXVI

TECHNICAL MEETING

 

Technical Meeting dilaksanakan:

Hari/Tanggal           : Sabtu, 5 Desember 2026

Waktu                               : 10.00 WIB – selesai

Media                     : Zoom Meeting

 

Materi Technical Meeting:

  1. penjelasan Juknis;
  2. penjelasan mata lomba;
  3. komposisi peserta;
  4. nomor peserta;
  5. urutan lomba;
  6. teknis tes tertulis;
  7. teknis praktik PP;
  8. teknis praktik PK;
  9. teknis DDS;
  10. media DDS;
  11. Rencana Edukasi;
  12. sistem penilaian;
  13. sistem Juara;
  14. sistem Peringkat;
  15. tie-break;
  16. tata tertib;
  17. sanksi;
  18. keselamatan;
  19. jadwal;
  20. tanya jawab.

 

Ketentuan teknis yang disampaikan dalam Technical Meeting menjadi pedoman sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan pokok Juknis.

 

 

 

 

BAB XXVII

KESELAMATAN

 

  1. Keselamatan peserta merupakan prioritas.
  2. Praktik tidak boleh membahayakan.
  3. Korban/pasien simulasi harus diperlakukan dengan aman.
  4. Peserta wajib menghentikan tindakan apabila terdapat kondisi berbahaya.
  5. Panitia menyediakan petugas yang dapat menangani keadaan darurat.
  6. Peserta wajib memperhatikan kondisi dirinya.
  7. Panitia dapat menghentikan lomba apabila terjadi keadaan darurat.
  8. Keadaan darurat dapat berupa:
    • kecelakaan;
    • kebakaran;
    • bencana;
    • kondisi kesehatan;
    • gangguan keamanan; atau
    • kondisi lain yang mengancam keselamatan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB XXVIII

DOKUMENTASI DAN PUBLIKASI

 

  1. Kegiatan dapat didokumentasikan oleh panitia.
  2. Dokumentasi digunakan untuk laporan dan publikasi PMI.
  3. Dokumentasi tidak boleh mengganggu perlombaan.
  4. Dokumentasi harus mengikuti ketentuan panitia.
  5. Fotografer/videografer berada di area yang ditentukan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB XXIX

INFORMASI RESMI

 

NARAHUBUNG

MARTEN KRISANDO LEGOWO

WhatsApp: 085600369040
Email:
ksrgrobogan@gmail.com

Pembina Pendamping wajib:

  1. memantau informasi;
  2. meneruskan informasi kepada peserta;
  3. memastikan peserta memahami informasi;
  4. menyampaikan pertanyaan melalui jalur resmi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB XXX

CHECKLIST PANITIA

 

A. PP

☐ Ruang lomba
☐ Ruang tunggu
☐ Nomor peserta
☐ Korban simulasi
☐ Peralatan PP
☐ Timer
☐ Lembar penilaian
☐ Juri
☐ Petugas pemanggilan
☐ Dokumentasi
☐ Petugas keselamatan

 

B. PK

☐ Ruang lomba
☐ Ruang tunggu
☐ Tempat tidur
☐ Pasien simulasi
☐ Seprai
☐ Peralatan PK
☐ APD
☐ Timer
☐ Lembar penilaian
☐ Juri
☐ Petugas pemanggilan

 

C. DDS

☐ Ruang presentasi
☐ Meja/kursi
☐ Timer
☐ Nomor peserta
☐ Tempat media
☐ Lembar penilaian
☐ Rencana Edukasi
☐ Juri
☐ Petugas pemanggilan
☐ Dokumentasi

 

D. REKAPITULASI

☐ Nilai PP
☐ Nilai PK
☐ Nilai DDS
☐ Nilai total PP + PK + DDS
☐ Juara PP
☐ Juara PK
☐ Juara DDS
☐ Peringkat I
☐ Peringkat II
☐ Peringkat III
☐ Verifikasi juri
☐ Berita Acara Penetapan Hasil

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB XXXI

KETENTUAN AKHIR

 

  1. Petunjuk Teknis ini menjadi pedoman pelaksanaan Olimpiade PMR Madya dan Wira PMI Kabupaten Grobogan Tahun 2026.
  2. Seluruh peserta, Pembina Pendamping, panitia, dan Dewan Juri wajib memahami ketentuan.
  3. Hal-hal yang belum diatur dapat dijelaskan melalui Technical Meeting.
  4. Persoalan teknis diselesaikan oleh panitia bersama Dewan Juri sesuai kewenangan.
  5. Keputusan mempertimbangkan keadilan, sportivitas, keselamatan, dan kepentingan peserta.
  6. Perubahan teknis penting disampaikan melalui kanal resmi panitia.
  7. Keputusan Dewan Juri berdasarkan instrumen penilaian menjadi dasar hasil perlombaan.
  8. Koreksi hasil hanya dilakukan apabila terdapat kesalahan administrasi atau perhitungan yang dapat dibuktikan.
  9. Peserta dianggap memahami ketentuan setelah mengikuti Technical Meeting dan/atau melakukan pendaftaran.
  10. Ketentuan Piala Juara dan Piala Peringkat sebagaimana tercantum dalam Juknis merupakan dasar resmi penetapan penghargaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN 1

RINGKASAN MATA LOMBA

Mata Lomba

Peserta

Tes Tertulis

Final

Nilai

PP Madya

2

50 soal/60 menit

Pingsan, maks. 10 menit

40% : 60%

PP Wira

2

50 soal/60 menit

Cedera/patah tulang, maks. 10 menit

40% : 60%

PK Madya

2

50 soal/60 menit

Ganti seprai dengan pasien, maks. 10 menit

40% : 60%

PK Wira

2

50 soal/60 menit

Bantuan eliminasi, maks. 10 menit

40% : 60%

DDS Madya

1

-

Edukasi Donor Darah, maks. 8 menit

100%

DDS Wira

1

-

Edukasi Donor Darah, maks. 8 menit

100%

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN 2

RINGKASAN FASILITAS KONTINGEN

No.

Fasilitas

Ketentuan

1

Kontribusi

Rp300.000/kontingen

2

Piagam

Sesuai ketentuan panitia

3

ID Card

6 orang/kontingen

4

Makan siang

6 orang/kontingen

5

Keikutsertaan PP

2 peserta

6

Keikutsertaan PK

2 peserta

7

Keikutsertaan DDS

1 peserta

8

Pembina

1 orang

9

Piala Juara

Berdasarkan hasil tiap mata lomba

10

Piala Peringkat

Berdasarkan total PP + PK + DDS

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN 3

MEDIA DDS

 

DIPERBOLEHKAN

✓ Poster
✓ Flipchart
✓ Kartu edukasi
✓ Papan informasi
✓ Media cetak
✓ Alat bantu manual

TIDAK DIPERBOLEHKAN

✗ LCD
✗ Proyektor
✗ Laptop
✗ Televisi
✗ Video elektronik
✗ Media presentasi elektronik lainnya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN 4

SISTEM PENGHARGAAN

A. PIALA JUARA

PMR MADYA

  1. Juara I PP Madya
  2. Juara II PP Madya
  3. Juara III PP Madya
  4. Juara I PK Madya
  5. Juara II PK Madya
  6. Juara III PK Madya
  7. Juara I DDS Madya
  8. Juara II DDS Madya
  9. Juara III DDS Madya

PMR WIRA

  1. Juara I PP Wira
  2. Juara II PP Wira
  3. Juara III PP Wira
  4. Juara I PK Wira
  5. Juara II PK Wira
  6. Juara III PK Wira
  7. Juara I DDS Wira
  8. Juara II DDS Wira
  9. Juara III DDS Wira

 

 

B. PIALA PERINGKAT

PMR MADYA

  1. Peringkat I PMR Madya
  2. Peringkat II PMR Madya
  3. Peringkat III PMR Madya

PMR WIRA

  1. Peringkat I PMR Wira
  2. Peringkat II PMR Wira
  3. Peringkat III PMR Wira

C. RUMUS

Piala Juara

Nilai masing-masing mata lomba

Piala Peringkat

Nilai PP + Nilai PK + Nilai DDS

 

LAMPIRAN 5

FORMAT REKAPITULASI PIALA JUARA

No.

Kontingen

PP

Peringkat PP

PK

Peringkat PK

DDS

Peringkat DDS

1

2

3

4

5

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN 6

FORMAT REKAPITULASI PIALA PERINGKAT

PMR MADYA

No.

Kontingen

Nilai PP

Nilai PK

Nilai DDS

Total Nilai

Peringkat

1

2

3

4

5

Rumus:

Total Nilai = Nilai PP + Nilai PK + Nilai DDS

 

PMR WIRA

No.

Kontingen

Nilai PP

Nilai PK

Nilai DDS

Total Nilai

Peringkat

1

2

3

4

5

Rumus:

Total Nilai = Nilai PP + Nilai PK + Nilai DDS

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN 7

PRINSIP PELAKSANAAN

Olimpiade PMR Madya dan Wira PMI Kabupaten Grobogan Tahun 2026 dilaksanakan berdasarkan prinsip:

  1. Kemanusiaan;
  2. Keselamatan;
  3. Sportivitas;
  4. Keadilan;
  5. Objektivitas;
  6. Persahabatan;
  7. Kedisiplinan;
  8. Kepedulian;
  9. Tanggung jawab; dan
  10. Pembelajaran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENUTUP

Demikian Petunjuk Teknis Olimpiade PMR Madya dan Wira PMI Kabupaten Grobogan Tahun 2026 dibuat sebagai pedoman bagi peserta, Pembina Pendamping, panitia, dan Dewan Juri.

Petunjuk Teknis ini diharapkan mampu memberikan kejelasan mengenai mekanisme pendaftaran, peserta, mata lomba, teknis perlombaan, penilaian, tata tertib, sanksi, serta sistem penghargaan.

Khusus mengenai penghargaan, Piala Juara diberikan berdasarkan hasil pada masing-masing mata lomba, sedangkan Piala Peringkat diberikan berdasarkan akumulasi nilai seluruh mata lomba, yaitu:

NILAI PP + NILAI PK + NILAI DDS

Dengan demikian, tidak digunakan sistem poin Juara I, Juara II, Juara III, Harapan I, Harapan II, dan Harapan III untuk menentukan Piala Peringkat.

Hal-hal yang belum tercantum atau memerlukan penjelasan lebih lanjut dapat dibahas dalam Technical Meeting dan/atau ditetapkan oleh panitia bersama Dewan Juri dengan tetap berpedoman pada prinsip kemanusiaan, sportivitas, persahabatan, kedisiplinan, keselamatan, dan kepedulian.

Semoga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi pembinaan PMR di Kabupaten Grobogan.

 

Purwodadi, Oktober 2026

 

Hormat kami,

Pengurus

PALANG MERAH INDONESIA

Kabupaten Grobogan

Sekretaris,

 

 

Djasman,S.Pd