This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

iklan

iklan

Selasa, 03 November 2026

Hadir untuk Masyarakat, PMI Grobogan Salurkan 2,05 Juta Liter Air Bersih ke 104 Desa Terdampak Kekeringan

 


Hadir untuk Masyarakat, PMI Grobogan Salurkan 2,05 Juta Liter Air Bersih ke 104 Desa Terdampak Kekeringan

GROBOGAN – Ketika musim kemarau menyebabkan sejumlah wilayah kesulitan mendapatkan air bersih, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan terus bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat. Melalui program distribusi air bersih, PMI hadir menjangkau desa-desa terdampak kekeringan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.

Terhitung sejak 8 Juli hingga 28 Oktober 2026, PMI Kabupaten Grobogan telah menyalurkan sebanyak 2.055.000 liter air bersih. Capaian tersebut melampaui target awal sebesar 1.200.000 liter atau mencapai 171,25 persen dari target yang telah ditetapkan.


Program kemanusiaan ini telah menjangkau 104 desa di 19 kecamatan di Kabupaten Grobogan. Berdasarkan data pelaksanaan, bantuan tersebut memberikan manfaat kepada 19.479 kepala keluarga (KK), dengan total penerima manfaat sebanyak 64.748 jiwa, terdiri atas 31.152 laki-laki dan 33.596 perempuan.

Dua Armada Bergerak Menjangkau Wilayah Terdampak

Untuk mendukung kelancaran distribusi, PMI Kabupaten Grobogan mengoperasikan dua unit mobil tangki air dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter. Armada tersebut dikerahkan setiap hari untuk mengantarkan bantuan ke wilayah yang membutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, tim di lapangan menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan pasokan bahan bakar, ketersediaan sumber air baku, hingga jarak lokasi pengambilan air yang cukup jauh dari desa sasaran.

Koordinator Lapangan PMI Grobogan, Gesit Kristyawan, menyampaikan bahwa berbagai kendala tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan distribusi tetap berjalan. Namun, melalui perencanaan dan koordinasi yang baik serta dukungan staf dan relawan, pelayanan kepada masyarakat dapat terus dilaksanakan.


Kolaborasi untuk Misi Kemanusiaan

Ketua PMI Kabupaten Grobogan, Sumarsono, menegaskan bahwa PMI berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah dalam penanganan dampak kekeringan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan ini merupakan bagian dari upaya bersama yang melibatkan berbagai pihak, termasuk para donatur, mitra, PMI Pusat, serta dukungan International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) melalui mekanisme Disaster Response Emergency Fund (DREF).

Capaian distribusi lebih dari dua juta liter air bersih bukan sekadar angka, melainkan wujud nyata kepedulian dan kerja bersama dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.

PMI Kabupaten Grobogan berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan.

Karena bagi PMI, setiap tetes air bersih memiliki arti penting bagi kehidupan.

PMI Kabupaten Grobogan – Bergerak Bersama untuk Kemanusiaan.

Korkab FORPIS Grobogan Ikuti Latihan Gabungan PMR–FORPIS Jawa Tengah 2026

 


Korkab FORPIS Grobogan Ikuti Latihan Gabungan PMR–FORPIS Jawa Tengah 2026

SEMARANG – PMI Kabupaten Grobogan turut berpartisipasi dalam kegiatan Latihan Gabungan PMR–FORPIS Jawa Tengah Tahun 2026 dengan tema “Berkawan, Berkarya dan Berbagi”. Kegiatan luring dilaksanakan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, bertempat di Markas PMI Provinsi Jawa Tengah.

PMI Kabupaten Grobogan diwakili oleh Roh Datul Imani, Koordinator Kabupaten (Korkab) FORPIS PMI Kabupaten Grobogan dari MA Negeri 1 Grobogan. Keikutsertaan ini menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring, bertukar pengalaman, serta meningkatkan kapasitas pengurus FORPIS dalam mendukung pengembangan kegiatan Palang Merah Remaja (PMR).

Latihan Gabungan PMR–FORPIS Jawa Tengah merupakan rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 25 September dan 2 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan secara langsung pada 3 Oktober 2026.


Kegiatan dibuka oleh Sofwan Dedy Ardyanto, S.PWK., M.M., Pengurus Bidang Anggota dan Relawan PMI Provinsi Jawa Tengah. Dalam pesannya, beliau mengajak anggota PMR untuk senang berkawan, saling berbagi, dan aktif beraksi melalui berbagai kegiatan PMR sebagai bekal untuk masa depan. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban oleh Ibu Suwiyah.

Pada sesi materi, peserta memperoleh kesempatan untuk berbagi pengalaman, gagasan, dan praktik baik dalam pengembangan kegiatan PMR. Materi pertama bertajuk “FORPIS Beraksi: Menggerakkan Uji Tanda Kecakapan PMR” disampaikan oleh Ikfi Amalia dari PMI Kabupaten Tegal.


Materi kedua bertajuk “Dari Ide Jadi Aksi: Melaksanakan Kegiatan PMR yang Menarik Berbasis Aplikasi” disampaikan oleh Harfina dari PMI Kabupaten Klaten. Kedua materi tersebut memberikan wawasan dan inspirasi bagi peserta untuk mengembangkan kegiatan FORPIS yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pemilihan Koordinator FORPIS PMI Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan hasil pemilihan, Safira Ghina K. dari PMI Kota Semarang terpilih sebagai Koordinator FORPIS PMI Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026/2027.

Selain itu, ditetapkan pula koordinator wilayah, yaitu:

  • Korwil 1: Taratia Puspita A. dari PMI Kabupaten Blora.
  • Korwil 2: Anisa Dwi Lestari dari PMI Kabupaten Wonogiri.
  • Korwil 3: Rachel Desta Andrean dari PMI Kabupaten Tegal.

Bagi PMI Kabupaten Grobogan, keikutsertaan Roh Datul Imani dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk memperkuat koordinasi FORPIS di tingkat kabupaten serta mendorong lahirnya gagasan dan kegiatan PMR yang lebih menarik, aktif, dan bermanfaat bagi anggota PMR di sekolah.

Melalui semangat “Berkawan, Berkarya dan Berbagi”, FORPIS diharapkan terus menjadi wadah bagi remaja untuk membangun persahabatan, mengembangkan kreativitas, berbagi pengalaman, serta mengambil peran aktif dalam menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan.

PMI Kabupaten Grobogan terus mendukung pengembangan kapasitas PMR dan FORPIS sebagai bagian dari pembinaan generasi muda yang peduli, kreatif, dan berjiwa kemanusiaan.

Salam Kemanusiaan!

PMI KABUPATEN GROBOGAN

PMI Grobogan Gelar Uji Tanda Kecakapan PMR Wira SMK Negeri 1 Purwodadi, 57 Peserta Ikuti Pengujian

 


PMI Grobogan Gelar Uji Tanda Kecakapan PMR Wira SMK Negeri 1 Purwodadi, 57 Peserta Ikuti Pengujian

PURWODADI – PMI Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan Uji Tanda Kecakapan (UTK) PMR Wira bagi anggota Palang Merah Remaja (PMR) Wira SMK Negeri 1 Purwodadi, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan berlangsung di Kampus SMK Negeri 1 Purwodadi mulai pukul 07.30 hingga 15.30 WIB.

Sebanyak 57 anggota PMR Wira mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 3 peserta laki-laki dan 54 peserta perempuan. UTK diselenggarakan sebagai bentuk evaluasi terhadap pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi kepalangmerahan yang telah dipelajari anggota PMR selama mengikuti pembinaan di sekolah.


Dalam pelaksanaannya, PMI Kabupaten Grobogan menugaskan tiga personel yang bertindak sebagai fasilitator sekaligus penguji, yaitu:

1.  Marten Krisando Legowo – Fasilitator/Pegawai PMI Kabupaten Grobogan.

2.  Ramadhan Setya Putra Nugraha – Fasilitator/KSR Kabupaten Grobogan.

3.  Maulana Hafif Zulkhoirurroziqin – Fasilitator/KSR Kabupaten Grobogan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti rangkaian pengujian kompetensi kepalangmerahan dengan tertib dan lancar. Proses pengujian dilaksanakan melalui pembagian tugas antar-penguji serta pengaturan peserta secara berkelompok sesuai alur pos pengujian agar seluruh tahapan dapat berjalan efektif.


Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi kemampuan anggota PMR, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan PMR di lingkungan sekolah. Melalui UTK, diharapkan anggota PMR Wira semakin memahami materi kepalangmerahan serta mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sinergi antara PMI Kabupaten Grobogan dan SMK Negeri 1 Purwodadi menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan generasi muda yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Setelah kegiatan ini, hasil penilaian akan dilaporkan kepada Pembina PMR dan PMI Kabupaten Grobogan sebagai dasar tindak lanjut, termasuk penyerahan atau pemasangan Tanda Kecakapan bagi peserta yang dinyatakan lulus.

PMI Kabupaten Grobogan berharap kegiatan pembinaan dan evaluasi kompetensi seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, PMR tidak hanya menjadi wadah kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda yang berjiwa kemanusiaan, terampil, peduli, dan siap berkontribusi bagi sesama.

Salam Kemanusiaan!

PMI Kabupaten Grobogan

Perkuat Silaturahmi dan Kapasitas Relawan, PMI Grobogan Kirim Perwakilan dalam Sarasehan Relawan PMI se-Jawa Tengah 2026

 


Perkuat Silaturahmi dan Kapasitas Relawan, PMI Grobogan Kirim Perwakilan dalam Sarasehan Relawan PMI se-Jawa Tengah 2026

KENDAL – PMI Kabupaten Grobogan turut berpartisipasi dalam kegiatan Sarasehan Relawan PMI se-Jawa Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Kendal dengan dukungan PMI Provinsi Jawa Tengah pada 23–24 Oktober 2026.

Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Grobogan mengirimkan dua perwakilan relawan dari Korps Sukarela (KSR), yaitu Ayu Novi Rahmawati dan Khoirul Roziqin. Keduanya hadir sebagai delegasi untuk mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus memperkuat jejaring dan komunikasi ant relawan PMI di wilayah Jawa Tengah.

Kegiatan dibuka oleh Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah, H. Hariyanto, S.H., M.H., M.Si., didampingi Ketua PMI Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid. Ketua Panitia, Nurhadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa sarasehan menjadi ruang silaturahmi, berbagi pengalaman, serta penguatan kapasitas relawan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.

Selama dua hari, peserta mengikuti sejumlah sesi sarasehan dan diskusi yang membahas pengalaman relawan dalam penanganan berbagai situasi bencana, seperti banjir, rob, tanah longsor, kebakaran, dan kekeringan. Kegiatan juga menjadi sarana menyamakan persepsi serta memperkuat pemahaman relawan mengenai peran dan tanggung jawab dalam pelayanan kemanusiaan, khususnya di wilayah terdampak bencana.


Bagi perwakilan PMI Kabupaten Grobogan, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperoleh wawasan, bertukar pengalaman, serta membangun koordinasi dengan relawan dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Melalui kegiatan sarasehan ini, diharapkan para relawan semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan, kerja sama, koordinasi, dan peningkatan kompetensi dalam setiap penugasan. Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat dibagikan kembali kepada relawan PMI Kabupaten Grobogan sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas organisasi dan pelayanan kemanusiaan.

PMI Kabupaten Grobogan berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan kapasitas relawan agar semakin siap, tangguh, dan profesional dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Salam Kemanusiaan!

PMI Grobogan Gelar UTK Donor Darah, Cetak Kader Muda Peduli Kemanusiaan

 


CETAK GENERASI PEDULI KEMANUSIAAN, 191 PELAJAR IKUT UJI KECAKAPAN DONOR DARAH PMI GROBOGAN

GROBOGAN – Semangat generasi muda untuk berkontribusi dalam gerakan kemanusiaan terus tumbuh di Kabupaten Grobogan. Sebanyak 191 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari 20 sekolah dan madrasah mengikuti kegiatan Uji Kecakapan Donor Darah (UTK) PMR Madya dan Wira Tahun 2026 yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan, Sabtu (31/10/2026).

Bertempat di Markas PMI Kabupaten Grobogan, kegiatan ini menjadi salah satu agenda pembinaan tahunan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kompetensi anggota PMR mengenai donor darah sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kebutuhan darah bagi masyarakat.

Pembukaan kegiatan dilakukan secara langsung oleh Djasman, S.Pd., selaku Kepala Markas PMI Kabupaten Grobogan.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Uji Kecakapan Donor Darah merupakan kegiatan tahunan yang wajib dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan kapasitas anggota PMR. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana bagi anggota PMR untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta menumbuhkan semangat kerelawanan di bidang donor darah.


Direktur UDD PMI Grobogan Bangga dengan Antusiasme Pelajar

Direktur Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Grobogan, dr. Titik Wahyuningsih, M.Kes., menyampaikan rasa senang dan bangganya atas tingginya partisipasi pelajar dalam kegiatan Uji Kecakapan Donor Darah tahun ini.

Menurutnya, keterlibatan 191 peserta dari berbagai sekolah merupakan potensi besar dalam membangun kepedulian generasi muda terhadap pelayanan donor darah.

Ia berharap para peserta dapat menjadi bagian dari gerakan edukasi donor darah di lingkungan masing-masing serta turut mendukung berbagai kegiatan donor darah yang diselenggarakan PMI Kabupaten Grobogan.

Generasi muda memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya donor darah. Melalui pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan ini, anggota PMR diharapkan mampu menjadi penggerak kepedulian sosial, mengedukasi masyarakat, dan mengajak calon pendonor yang telah memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sukarela.

Diikuti 191 Peserta dari 20 Sekolah dan Madrasah

Antusiasme peserta terlihat dari luasnya keterlibatan satuan pendidikan yang mengirimkan anggota PMR untuk mengikuti kegiatan ini.

Sebanyak 20 sekolah dan madrasah yang berpartisipasi meliputi:

1.  SMA Negeri 1 Geyer

2.  SMK Negeri 1 Purwodadi

3.  SMA Negeri 1 Kradenan

4.  SMA Negeri 1 Pulokulon

5.  MA Negeri 1 Grobogan

6.  SMA Negeri 1 Godong

7.  SMP Negeri 1 Toroh

8.  SMK Negeri 1 Wirosari

9.  SMA Muhammadiyah Purwodadi

10.                SMP Negeri 1 Kradenan

11.                SMK Negeri 2 Purwodadi

12.                SMA Negeri 1 Toroh

13.                SMP Negeri 1 Geyer

14.                SMP Negeri 2 Purwodadi

15.                SMA Negeri 1 Karangrayung

16.                MTs Puteri Sunniyyah Selo

17.                SMK Muhammadiyah Purwodadi

18.                SMK Yatpi Godong

19.                SMK Astra Mitra Purwodadi

20.                SMP Kristen Purwodadi

Keikutsertaan berbagai sekolah dan madrasah tersebut menunjukkan bahwa pembinaan kepalangmerahan, khususnya edukasi donor darah, mendapatkan perhatian positif dari kalangan pendidikan.

Mengukur Pengetahuan dan Keterampilan Peserta

Dalam pelaksanaannya, UTK Donor Darah dirancang melalui tahapan penilaian yang meliputi ujian teori, ujian praktik, dan nilai tambahan sesuai ketentuan panitia.

Tahapan tersebut bertujuan mengukur pemahaman peserta sekaligus memberikan pengalaman evaluasi terhadap pengetahuan yang telah diperoleh selama mengikuti pembinaan PMR.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin memahami pentingnya donor darah, mengenal pelayanan Unit Donor Darah, serta mampu menyampaikan edukasi yang benar kepada masyarakat.

Dari PMR untuk Masa Depan Kemanusiaan

Lebih dari sekadar kegiatan uji kecakapan, UTK Donor Darah merupakan bagian dari investasi PMI dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap sesama.

Anggota PMR diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan sekolah, tetapi juga mampu menjadi pelopor aksi kemanusiaan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

PMI Kabupaten Grobogan berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan PMR melalui pendidikan, pelatihan, dan kegiatan pengembangan kapasitas secara berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi antara PMI, sekolah, dan generasi muda, diharapkan semakin banyak pelajar yang tumbuh menjadi kader kemanusiaan dan pendukung gerakan donor darah sukarela di Kabupaten Grobogan.

Karena kepedulian tidak cukup hanya dipelajari, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata.

PMI KABUPATEN GROBOGAN
Bergerak Bersama untuk Kemanusiaan.

Rabu, 21 Oktober 2026

PMI KABUPATEN GROBOGAN SIAGAKAN TIM PERTOLONGAN PERTAMA DALAM UPACARA HARI SANTRI NASIONAL 2026


GROBOGAN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan menugaskan tim pelayanan Pertolongan Pertama (PP) untuk mendukung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Grobogan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (22/10/2026), mulai pukul 06.30 hingga 09.00 WIB, bertempat di Alun-Alun Purwodadi.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini mengusung tema nasional “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas”. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam menjaga persatuan, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Grobogan menyiagakan personel untuk memberikan pelayanan pertolongan pertama kepada peserta upacara yang membutuhkan bantuan medis awal. Petugas bersiaga selama kegiatan berlangsung guna mengantisipasi kemungkinan gangguan kesehatan di tengah pelaksanaan upacara.

Selama bertugas, tim PMI memberikan pertolongan pertama kepada peserta yang mengalami keluhan pusing dan mual. Pelayanan ini merupakan bagian dari upaya PMI dalam memastikan peserta memperoleh penanganan awal ketika mengalami gangguan kesehatan selama kegiatan berlangsung.

Sebanyak 10 personel PMI yang terdiri atas unsur Korps Sukarela (KSR) Markas PMI Kabupaten Grobogan, KSR Unit UNAN, dan Tenaga Sukarela (TSR) terlibat dalam pelayanan tersebut. Personel yang bertugas meliputi Mohammad Akbari A. sebagai pengemudi, Joko Prasetyo, Desvi Alnya Ameolinda, Rovi Agastiya N., Miftakhul Fadlilah, Atik Dina, Rania Zada, Elisa, Novia Nurus Sifa, dan Olivia Febri L.


Pelaksanaan pelayanan kesehatan ini turut melibatkan berbagai unsur terkait, yaitu PMI Kabupaten Grobogan, Barisan Ansor Serbaguna (BANSER), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), TNI/Polri, Dinas Kesehatan, Public Safety Center (PSC), Puskesmas Purwodadi I, serta panitia penyelenggara.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bentuk sinergi dalam mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Grobogan.

Melalui pelayanan pertolongan pertama ini, PMI Kabupaten Grobogan terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, termasuk dalam kegiatan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan.

PMI Kabupaten Grobogan senantiasa berupaya hadir untuk membantu sesama melalui kesiapsiagaan personel, pelayanan pertolongan pertama, serta koordinasi dengan berbagai pihak demi mendukung kegiatan masyarakat yang aman dan lancar.

PMI Selalu Bantu, Siap Melayani untuk Kemanusiaan.

#PMISelaluBantu
#HumasPMIKabupatenGrobogan
#PMIKabupatenGrobogan
#HariSantriNasional2026
#SantriMenguatkanNegeri

 

Selasa, 20 Oktober 2026

PMI Grobogan Gelar Uji Tanda Kecakapan PMR Wira di SMK Negeri 1 Purwodadi

 


PURWODADI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan Uji Tanda Kecakapan (UTK) Palang Merah Remaja (PMR) Wira di SMK Negeri 1 Purwodadi, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kampus SMK Negeri 1 Purwodadi tersebut diikuti oleh 57 anggota PMR Wira, terdiri atas 3 peserta laki-laki dan 54 peserta perempuan.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 07.30 hingga 15.30 WIB ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan kapasitas anggota PMR di lingkungan sekolah. Melalui Uji Tanda Kecakapan, peserta mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan penguasaan pengetahuan dan keterampilan kepalangmerahan yang telah dipelajari selama mengikuti kegiatan PMR.

Dalam pelaksanaannya, PMI Kabupaten Grobogan menugaskan tiga fasilitator sebagai tim penguji, yaitu Marten Krisando Legowo, Ramadhan Setya Putra Nugraha, dan Maulana Hafif Zulkhoirurroziqin. Tim penguji bertugas melaksanakan proses pengujian sesuai dengan kompetensi yang menjadi bagian dari Tanda Kecakapan PMR Wira.

Uji Tanda Kecakapan menjadi salah satu instrumen pembinaan untuk mengevaluasi kemampuan anggota PMR, baik dari aspek pengetahuan maupun keterampilan. Melalui kegiatan ini, anggota PMR diharapkan tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan organisasi dan kehidupan sehari-hari.



Mengukur Kompetensi dan Kesiapan Anggota PMR

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti rangkaian pengujian dengan tertib dan antusias. Tim penguji melakukan pembagian tugas serta pengaturan alur pengujian untuk memastikan kegiatan berjalan secara efektif dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi untuk mengetahui tingkat penguasaan kompetensi masing-masing peserta. Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pembina PMR dalam menentukan materi yang perlu diperkuat melalui latihan dan pembinaan lanjutan.

Selain mengukur kompetensi, pelaksanaan UTK juga mendorong anggota PMR untuk meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, dan semangat belajar. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dalam membentuk karakter relawan muda yang memiliki kepedulian terhadap sesama.


Memperkuat Pembinaan PMR di Lingkungan Sekolah

Pelaksanaan UTK PMR Wira ini menjadi bentuk sinergi antara PMI Kabupaten Grobogan dan SMK Negeri 1 Purwodadi dalam mengembangkan kualitas anggota PMR di lingkungan pendidikan.

Pembinaan PMR tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi kepalangmerahan, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, memiliki jiwa kepemimpinan, mampu bekerja sama, serta siap berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota PMR Wira SMK Negeri 1 Purwodadi semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan diri dan berkontribusi positif bagi sekolah maupun masyarakat.

PMI Kabupaten Grobogan juga mendorong agar kegiatan pembinaan PMR dilaksanakan secara berkelanjutan melalui latihan rutin, evaluasi kompetensi, dan pendampingan oleh pembina sekolah bersama PMI.


Dengan demikian, Uji Tanda Kecakapan bukan sekadar proses penilaian, melainkan bagian dari upaya membangun anggota PMR yang kompeten, disiplin, bertanggung jawab, dan berjiwa kemanusiaan.

PMI Kabupaten Grobogan — Bersama untuk Kemanusiaan.