This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

iklan

iklan

Minggu, 22 Februari 2026

PMI Bergerak Cepat, Evakuasi 21 Penumpang Bus Terdampak Tanggul Jebol di Grobogan

 


PMI Bergerak Cepat, Evakuasi 21 Penumpang Bus Terdampak Tanggul Jebol di Grobogan

GROBOGAN, JAWA TENGAH — Aksi cepat dan sigap relawan Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi sorotan utama dalam proses evakuasi dramatis puluhan penumpang bus yang terjebak di tengah derasnya arus di lokasi tanggul Sungai Tuntang yang jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong pada Senin (16/2/2026).

Kejadian bermula ketika sebuah bus AKDP jurusan Purwodadi–Semarang mengalami mogok saat melintasi titik jebolan tanggul akibat banjir berkepanjangan di wilayah Grobogan. Di dalam bus terdapat 21 karyawan pabrik yang hendak pulang kerja.

Sebagai salah satu yang pertama menerima laporan, petugas dan relawan PMI Grobogan segera menuju lokasi bersama tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satlantas Polres Grobogan. Dalam kondisi arus yang deras dan medan yang sangat berbahaya, tim PMI bergerak cepat untuk mengevakuasi para penumpang yang sudah sangat lelah dan trauma.

“Begitu berita sampai, kami langsung siaga di titik arus. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban yang kelelahan, shock, dan berisiko cedera lebih parah,” ujar salah satu relawan PMI yang bertugas di lokasi.

Tangan-tangan relawan PMI terlihat membantu menenangkan serta memberikan pertolongan pertama kepada penumpang yang pingsan dan mengalami trauma. Dua korban langsung mendapatkan terapi oksigen di lokasi, sementara lainnya yang mengalami kelelahan berat dirujuk ke rumah sakit setempat bersama pendampingan dari Satlantas Polres Grobogan.

Kondisi banjir di Grobogan sendiri merupakan dampak dari tanggul Sungai Tuntang yang jebol akibat hujan deras, yang memicu meluapnya air hingga merendam ribuan rumah dan jalan utama. Hingga beberapa hari setelah kejadian, banjir masih melanda beberapa desa di wilayah setempat.

Peran PMI dalam kejadian ini mendapat apresiasi dari warga dan aparat, menggarisbawahi pentingnya sinergi antara organisasi kemanusiaan, instansi penanggulangan bencana, dan aparat kepolisian dalam menghadapi situasi darurat.

 

Solidaritas PMI Se-Jawa Tengah Mengalir untuk Korban Banjir Grobogan

 


Dari Karanganyar hingga Semarang, Solidaritas PMI Mengalir untuk Grobogan

GROBOGAN – Di tengah suasana pemulihan pascabanjir yang masih berlangsung di Kabupaten Grobogan, satu per satu kendaraan logistik memasuki halaman Markas PMI Kabupaten Grobogan. Di balik setiap karung beras dan dus mi instan yang diturunkan, terselip pesan sederhana: solidaritas tidak pernah datang sendirian.

Sejak banjir melanda dan ribuan warga terdampak, dukungan dari berbagai PMI kabupaten di Jawa Tengah terus berdatangan. Mereka tidak hanya mengirim bantuan, tetapi juga membawa semangat kebersamaan antar-sesama relawan kemanusiaan.

Dari PMI Kabupaten Karanganyar, bantuan berupa beras, mi instan, gula, telur, minyak goreng, hingga tempe diserahkan langsung sebagai dukungan untuk dapur umum. Tak lama berselang, PMI Kabupaten Pemalang dan PMI Kabupaten Sukoharjo turut hadir membawa kebutuhan pokok untuk warga terdampak.

Dari arah timur, PMI Kabupaten Klaten mengirimkan paket sembako dan hygiene kit, memastikan kebutuhan pangan dan kebersihan warga tetap terjaga. Sementara itu, PMI Kabupaten Jepara, PMI Kabupaten Blora, dan PMI Kabupaten Kudus menyusul dengan tambahan beras, mi instan, gula, telur, serta minyak goreng.

Bahkan, PMI Kabupaten Semarang membawa satu kendaraan pikap berisi sayur-sayuran segar. Bantuan tersebut langsung diarahkan ke dapur umum untuk memastikan warga terdampak tetap mendapatkan asupan makanan bergizi di tengah masa tanggap darurat.

Di Markas PMI Grobogan, bantuan diterima oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan, Drs. Maryono HI, bersama jajaran staf. Baginya, setiap bantuan yang datang bukan sekadar logistik, melainkan simbol kuatnya jaringan kemanusiaan PMI.

“Ini bukan hanya soal beras atau mi instan. Ini tentang kepedulian dan kebersamaan. Kami sangat berterima kasih atas solidaritas dari rekan-rekan PMI kabupaten lain. Dukungan ini menjadi energi bagi kami untuk terus melayani masyarakat,” ujarnya.

Bantuan yang diterima segera dicatat, dipilah, dan disalurkan ke dapur umum serta wilayah-wilayah terdampak. Para relawan bekerja tanpa banyak jeda, memastikan setiap kiriman dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga.

Banjir mungkin telah merendam rumah dan lahan pertanian. Namun di saat yang sama, bencana ini juga memperlihatkan hal lain: kuatnya ikatan kemanusiaan. Dari berbagai penjuru Jawa Tengah, PMI hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa harapan.

Dan di Grobogan, harapan itu kini tumbuh bersama semangat gotong royong yang tak pernah surut.

 

PMI Grobogan Salurkan Air Bersih ke Desa Terdampak Banjir, 3 Truk Tangki Turun untuk Bersihkan Fasilitas Umum

 


PMI Grobogan Salurkan Air Bersih ke Desa Terdampak Banjir, 3 Truk Tangki Turun untuk Bersihkan Fasilitas Umum

GROBOGAN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan terus memperkuat respons pascabanjir dengan menyalurkan air bersih ke sejumlah desa terdampak, sekaligus menggunakan armada truk tangki untuk mendukung kegiatan pembersihan fasilitas umum.

Sejumlah desa mengalami kesulitan air bersih karena sumur warga tercemar oleh lumpur dan genangan banjir, sehingga air tersebut tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk menjawab kebutuhan itu, PMI Grobogan mengerahkan truk-truk tangki air untuk droping ke lokasi-lokasi terdampak, seperti desa-desa yang jauh dari sumber air bersih.



Distribusi air bersih dilakukan dengan menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter yang berkeliling ke titik-titik terdampak dan pos pengungsian untuk memenuhi kebutuhan air minum, memasak, serta sanitasi warga.

Selain itu, PMI Grobogan juga mengoperasikan 3 truk tangki masing-masing berkapasitas 5.000 liter untuk mendukung kegiatan pembersihan fasilitas umum pascabanjir, seperti tempat ibadah, sekolah, dan fasilitas publik lainnya. Truk-truk tangki ini digunakan untuk suplai air bersih dalam kegiatan bersih-bersih bersama relawan dan masyarakat setempat. (Informasi tambahan diminta pengguna)

Ketua PMI Grobogan, Moh. Sumarsono, menyatakan bahwa kegiatan pendistribusian air bersih dilakukan secara bertahap dan terjadwal agar dapat menjangkau lebih banyak wilayah terdampak.


“Prioritas kami adalah desa-desa yang mengalami kesulitan akses air bersih karena sumur tercampur lumpur dan air banjir. Kami terus berusaha menjangkau kebutuhan itu secepat mungkin,” ujarnya.

Relawan PMI Grobogan juga memberikan imbauan kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan air secara bijak untuk mencegah penyakit pascabanjir, seperti diare dan gangguan kulit.

Warga menyambut baik bantuan tersebut karena sangat membantu di tengah kondisi darurat pascabanjir. PMI memastikan distribusi akan terus dilakukan selama kebutuhan air bersih masih tinggi dan kondisi belum sepenuhnya pulih.

 

Jumat, 20 Februari 2026

PMI Kabupaten Semarang Salurkan Bantuan Sayur Segar untuk Korban Banjir Grobogan

 


PMI Kabupaten Semarang Salurkan Bantuan Sayur Segar untuk Korban Banjir Grobogan

GROBOGAN – Bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan terus mengalir. Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Semarang, Sugeng, SE., didampingi staf markas, menyerahkan langsung bantuan logistik kepada PMI Kabupaten Grobogan pada Kamis (19/2/2026).

Bantuan diterima oleh Drs. Maryono HI selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan (Wakabid ORG dan PB) PMI Kabupaten Grobogan di Markas PMI setempat.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa sayur-sayuran segar sebanyak satu kendaraan pikap. Bantuan tersebut akan segera didistribusikan ke dapur umum dan posko pelayanan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga terdampak banjir.


Sugeng menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas antar-PMI dalam mendukung penanganan bencana di Grobogan.

“Kami berharap bantuan sayur segar ini dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi warga terdampak serta mendukung operasional dapur umum selama masa tanggap darurat,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. Maryono HI menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PMI Kabupaten Semarang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang disalurkan. Dukungan ini sangat membantu dalam menjaga ketersediaan bahan pangan bagi warga terdampak banjir,” katanya.

PMI Kabupaten Grobogan terus memastikan seluruh bantuan yang diterima dapat tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran guna mendukung proses pemulihan pascabanjir di wilayah terdampak.

 

PMI Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Grobogan

 


PMI Kabupaten Sukoharjo Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Grobogan

GROBOGAN – Dukungan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan terus berdatangan. Ketua PMI Kabupaten Sukoharjo, dr. Kunari Mahanani, didampingi Kepala Markas Ismoyo Sidik, SE., menyerahkan langsung bantuan logistik kepada PMI Kabupaten Grobogan pada Kamis (19/2/2026).

Bantuan tersebut diterima oleh Drs. Maryono HI selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan (Wakabid ORG dan PB) PMI Kabupaten Grobogan di Markas PMI setempat.


Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras 100 kilogram, gula pasir 10 kilogram, serta mi instan 10 dus. Bantuan tersebut akan segera didistribusikan kepada warga terdampak melalui dapur umum dan posko pelayanan PMI.

Ketua PMI Kabupaten Sukoharjo menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antar-PMI dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana banjir.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak serta mendukung pelayanan kemanusiaan yang sedang dilakukan PMI Grobogan,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. Maryono HI menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PMI Kabupaten Sukoharjo.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Dukungan ini sangat berarti dalam menunjang distribusi logistik dan pelayanan bagi masyarakat terdampak,” katanya.

PMI Kabupaten Grobogan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan seluruh bantuan yang diterima dapat tersalurkan secara tepat sasaran serta mempercepat proses pemulihan pascabanjir di wilayah terdampak.

 

PMI Kabupaten Kudus Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

 


PMI Kabupaten Kudus Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

GROBOGAN – Solidaritas kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan terus mengalir. Kepala Markas PMI Kabupaten Kudus, Drs. Imam Santoso, M.Or., didampingi staf markas, menyerahkan langsung bantuan logistik kepada PMI Kabupaten Grobogan pada Jumat (20/2/2026).

Bantuan diterima oleh Kepala Subbagian Administrasi PMI Kabupaten Grobogan, Yenni, S.Sos., di Markas PMI setempat.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras 125 kilogram, telur 30 kilogram, mi instan 15 dus, serta minyak goreng dua dus. Bantuan tersebut akan segera didistribusikan kepada warga terdampak melalui dapur umum dan posko pelayanan PMI.

Kepala Markas PMI Kabupaten Kudus menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan antar-PMI dalam merespons bencana banjir yang terjadi di Grobogan.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak serta mendukung pelayanan kemanusiaan yang sedang dilakukan PMI Grobogan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak PMI Kabupaten Grobogan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Dukungan ini sangat berarti dalam mendukung distribusi logistik bagi masyarakat terdampak,” kata Yenni.

PMI Kabupaten Grobogan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan seluruh bantuan yang diterima dapat tersalurkan secara tepat sasaran serta mendukung percepatan pemulihan pascabanjir di wilayah terdampak.

 

PMI Kabupaten Blora Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

 

PMI Kabupaten Blora Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

GROBOGAN – Bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan kembali berdatangan. Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana (PB) PMI Kabupaten Blora, Eko Wahyudi, S.Kep., Ns., didampingi Kepala Markas Dwi Puji Rahayu, SE., menyerahkan langsung bantuan logistik kepada PMI Kabupaten Grobogan pada Jumat (20/2/2026).

Bantuan diterima oleh Kepala Subbagian Administrasi PMI Kabupaten Grobogan, Yenni, S.Sos., di Markas PMI setempat.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras 100 kilogram dan mi instan 10 dus. Bantuan tersebut akan segera didistribusikan kepada warga terdampak melalui dapur umum dan posko pelayanan PMI.

Eko Wahyudi menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antar-PMI dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana banjir.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak dan mendukung operasional pelayanan kemanusiaan di Grobogan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak PMI Kabupaten Grobogan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PMI Kabupaten Blora.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah disalurkan. Dukungan ini sangat berarti dalam mendukung distribusi logistik bagi warga terdampak banjir,” kata Yenni.

PMI Kabupaten Grobogan hingga kini terus berupaya memastikan seluruh bantuan yang diterima dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan serta mendukung proses pemulihan pascabanjir.

 


Kamis, 19 Februari 2026

SMK PGRI Kuwu Gelar Diklat PMR Wira, PMI Grobogan Hadir sebagai Pemateri

 


SMK PGRI Kuwu Gelar Diklat PMR Wira, PMI Grobogan Hadir sebagai Pemateri

GROBOGANSMK PGRI Kuwu menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Palang Merah Remaja (PMR) Wira pada Selasa (17/2/2026) di aula sekolah setempat. Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Grobogan hadir sebagai pemateri untuk memberikan penguatan kapasitas dan keterampilan anggota PMR.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB ini diikuti oleh 29 peserta. Diklat bertujuan meningkatkan mutu, kedisiplinan, serta kesiapsiagaan anggota PMR dalam menjalankan tugas kemanusiaan di lingkungan sekolah.


Materi pertama disampaikan oleh Fitri Kurniawan dengan fokus pada Pertolongan Pertama pada Kedaruratan Medis. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai prinsip dasar pertolongan pertama, keselamatan penolong, serta metode penilaian awal korban menggunakan DRCABC (Danger, Response, Airway, Breathing, Circulation). Selain teori, peserta juga mengikuti simulasi penanganan kasus siswa pingsan saat upacara.


Selanjutnya, Maulana Hafif memberikan materi Perawatan Keluarga, khususnya teknik penggantian sprei tempat tidur pasien dengan memperhatikan aspek kebersihan, keselamatan, dan kenyamanan. Peserta mempraktikkan secara langsung teknik tersebut dalam kelompok untuk melatih ketelitian dan kerja sama tim.

Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat saat sesi tanya jawab maupun praktik simulasi. Melalui metode pembelajaran yang memadukan teori dan praktik, peserta diharapkan mampu memahami sekaligus menerapkan keterampilan yang diperoleh.

Fasilitator PMI Kabupaten Grobogan, Maulana Hafif Zulkhoirurroziqin, menyampaikan bahwa pembinaan PMR merupakan bagian dari penguatan generasi muda dalam bidang kemanusiaan.

“Kami berharap anggota PMR dapat menjadi garda terdepan dalam pertolongan pertama di lingkungan sekolah serta mampu menerapkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, sekolah bersama pembina PMR berencana mengadakan latihan rutin serta membentuk tim siaga PMR untuk mendukung berbagai kegiatan sekolah.

Dengan adanya Diklat ini, PMR SMK PGRI Kuwu diharapkan semakin siap, terampil, dan disiplin dalam menjalankan peran kemanusiaan di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

 

PMI Kabupaten Karanganyar Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

 


PMI Kabupaten Karanganyar Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

GROBOGAN – Solidaritas kemanusiaan terus mengalir bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan. Kepala Markas PMI Kabupaten Karanganyar, Bagus Darmadi, SH., MM., didampingi Staf Penanggulangan Bencana Hendro Aji Widyantoro, menyerahkan langsung bantuan logistik kepada PMI Kabupaten Grobogan pada Kamis (19/2/2026).

Bantuan tersebut diterima oleh Drs. Maryono HI selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan (Wakabid ORG dan PB) PMI Kabupaten Grobogan di Markas PMI setempat.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras 100 kilogram, mi instan 12 dus, gula pasir 25 kilogram, telur 30 kilogram, minyak goreng 50 kemasan, serta tempe sebanyak 400 potong. Bantuan ini akan segera didistribusikan kepada warga terdampak melalui dapur umum dan posko pelayanan PMI.

Bagus Darmadi menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas antar-PMI dalam merespons bencana banjir yang melanda Grobogan.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir. Solidaritas kemanusiaan menjadi komitmen bersama PMI dalam setiap penanganan bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. Maryono HI menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PMI Kabupaten Karanganyar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Dukungan ini sangat berarti dalam menunjang operasional pelayanan kemanusiaan serta distribusi logistik kepada warga terdampak,” katanya.

PMI Kabupaten Grobogan hingga kini terus melakukan penanganan pascabanjir dan memastikan seluruh bantuan yang diterima dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

PMI Kabupaten Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

 


PMI Kabupaten Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

GROBOGAN – Bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan terus mengalir. Kepala Markas PMI Kabupaten Jepara, Roosiana Rakhmawati, S.Ak., M.Ak., menyerahkan langsung bantuan logistik kepada PMI Kabupaten Grobogan pada Kamis (19/2/2026).

Bantuan diterima oleh Staf Penanggulangan Bencana (PB) PMI Kabupaten Grobogan, Happy Putra Pambudi, di Markas PMI setempat.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras 150 kilogram, mi instan lima dus, gula pasir dua dus, serta minyak goreng empat dus. Logistik tersebut akan segera didistribusikan kepada warga terdampak melalui dapur umum dan posko pelayanan PMI.

Kepala Markas PMI Kabupaten Jepara menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antar-PMI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang saat ini masih dalam masa pemulihan pascabanjir. Solidaritas kemanusiaan menjadi kekuatan utama dalam setiap respons bencana,” ujarnya.

Sementara itu, pihak PMI Kabupaten Grobogan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah disalurkan. Dukungan ini sangat berarti dalam mendukung operasional pelayanan kemanusiaan serta distribusi logistik bagi warga terdampak,” kata perwakilan PMI Grobogan.

PMI Kabupaten Grobogan hingga kini terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat pemulihan pascabanjir serta memastikan bantuan yang diterima tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

PMI Kabupaten Klaten Salurkan Paket Sembako dan Hygiene Kit untuk Korban Banjir Grobogan

 


PMI Kabupaten Klaten Salurkan Paket Sembako dan Hygiene Kit untuk Korban Banjir Grobogan

GROBOGAN – Dukungan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan terus berdatangan. Ketua PMI Kabupaten Klaten, Drs. H. Purwanto AC, M.Si., menyerahkan langsung bantuan kepada PMI Kabupaten Grobogan pada Rabu (18/2/2026).

Dalam penyerahan tersebut, Purwanto didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi, SDM, PSD dan Infokom Wahyu Sugiharjo, S.Pd., MM., serta Wakil Sekretaris Sumariyata, S.Pd., M.Si. Bantuan diterima oleh Drs. Maryono HI selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan (Wakabid ORG dan PB) PMI Kabupaten Grobogan di Markas PMI setempat.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan hygiene kit (perlengkapan kebersihan). Bantuan tersebut akan segera didistribusikan kepada warga terdampak banjir melalui posko pelayanan dan dapur umum PMI.


Ketua PMI Kabupaten Klaten menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antar-PMI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Grobogan yang sedang menghadapi musibah banjir. Solidaritas kemanusiaan harus terus kita jaga dan perkuat,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. Maryono HI mengapresiasi dukungan yang diberikan PMI Kabupaten Klaten.

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Dukungan ini sangat berarti dalam menunjang pelayanan kemanusiaan dan percepatan pemulihan bagi warga terdampak,” katanya.


PMI Kabupaten Grobogan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam upaya penanganan dan pemulihan pascabanjir, serta memastikan seluruh bantuan yang diterima dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.