Hadir
untuk Masyarakat, PMI Grobogan Salurkan 2,05 Juta Liter Air Bersih ke 104 Desa
Terdampak Kekeringan
GROBOGAN – Ketika musim
kemarau menyebabkan sejumlah wilayah kesulitan mendapatkan air bersih, Palang
Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan terus bergerak memberikan bantuan
kepada masyarakat. Melalui program distribusi air bersih, PMI hadir menjangkau
desa-desa terdampak kekeringan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.
Terhitung sejak 8 Juli hingga 28
Oktober 2026, PMI Kabupaten Grobogan telah menyalurkan sebanyak 2.055.000
liter air bersih. Capaian tersebut melampaui target awal sebesar 1.200.000
liter atau mencapai 171,25 persen dari target yang telah ditetapkan.
Program kemanusiaan ini telah
menjangkau 104 desa di 19 kecamatan di Kabupaten Grobogan. Berdasarkan
data pelaksanaan, bantuan tersebut memberikan manfaat kepada 19.479 kepala
keluarga (KK), dengan total penerima manfaat sebanyak 64.748 jiwa, terdiri atas
31.152 laki-laki dan 33.596 perempuan.
Dua Armada Bergerak
Menjangkau Wilayah Terdampak
Untuk mendukung kelancaran distribusi,
PMI Kabupaten Grobogan mengoperasikan dua unit mobil tangki air dengan
kapasitas masing-masing 5.000 liter. Armada tersebut dikerahkan setiap hari
untuk mengantarkan bantuan ke wilayah yang membutuhkan.
Dalam pelaksanaannya, tim di lapangan
menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan pasokan bahan bakar,
ketersediaan sumber air baku, hingga jarak lokasi pengambilan air yang cukup
jauh dari desa sasaran.
Koordinator Lapangan PMI Grobogan, Gesit
Kristyawan, menyampaikan bahwa berbagai kendala tersebut menjadi tantangan
tersendiri dalam memastikan distribusi tetap berjalan. Namun, melalui
perencanaan dan koordinasi yang baik serta dukungan staf dan relawan, pelayanan
kepada masyarakat dapat terus dilaksanakan.
Kolaborasi untuk Misi
Kemanusiaan
Ketua PMI Kabupaten Grobogan, Sumarsono,
menegaskan bahwa PMI berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah dalam
penanganan dampak kekeringan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan ini merupakan bagian dari upaya
bersama yang melibatkan berbagai pihak, termasuk para donatur, mitra, PMI
Pusat, serta dukungan International Federation of Red Cross and Red Crescent
Societies (IFRC) melalui mekanisme Disaster Response Emergency Fund (DREF).
Capaian distribusi lebih dari dua juta
liter air bersih bukan sekadar angka, melainkan wujud nyata kepedulian dan
kerja bersama dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.
PMI Kabupaten Grobogan berharap bantuan
tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat semangat gotong
royong dan solidaritas kemanusiaan.
Karena bagi PMI, setiap tetes air
bersih memiliki arti penting bagi kehidupan.
PMI Kabupaten Grobogan – Bergerak
Bersama untuk Kemanusiaan.















.jpg)

















