Minggu, 25 Januari 2026
DIKLATSAR PMR: Langkah Awal Remaja SMA–SMK PGRI Wirosari Jadi Pelopor Kemanusiaan
DIKLATSAR PMR SMA–SMK PGRI Wirosari, Cetak Remaja Berjiwa
Kemanusiaan
Wirosari – Semangat belajar dan kepedulian sosial tampak jelas
dalam kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATSAR) Palang Merah Remaja
(PMR) SMA–SMK PGRI Wirosari yang digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026,
di Ruang Kelas SMA PGRI Wirosari, Kabupaten Grobogan.
Sebanyak
52 siswa, yang merupakan seluruh anggota PMR SMA dan SMK PGRI Wirosari,
mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. DIKLATSAR menjadi langkah awal
bagi para remaja untuk mengenal lebih dekat dunia kepalangmerahan, sekaligus
membentuk karakter disiplin, peduli, dan berjiwa sosial.
Materi
DIKLATSAR disampaikan oleh Agus Tri Arfianto dari PMI Kabupaten
Grobogan. Dalam penyampaiannya, peserta dikenalkan pada nilai-nilai dasar
Palang Merah Remaja, peran PMR di sekolah, serta pentingnya kepedulian terhadap
sesama. Materi disajikan secara komunikatif sehingga mudah dipahami oleh
peserta.
Kepala
SMA PGRI Wirosari, Siswoyo, S.Pd, menilai kegiatan ini sangat positif
bagi perkembangan siswa.
“Kegiatan
ini sangat baik sebagai wadah pembentukan karakter siswa. PMR telah menjadi
ruang positif untuk menumbuhkan jiwa kemanusiaan dan kepemimpinan siswa di
lingkungan sekolah,” ujarnya.
Senada
dengan hal tersebut, Kepala SMK PGRI Wirosari, Sulistiyowati, S.T.,
menegaskan dukungan penuh sekolah terhadap kegiatan siswa yang bersifat
edukatif dan membangun karakter.
“Sekolah
siap mendukung segala kegiatan positif siswa untuk menambah pengetahuan,
wawasan, dan kedisiplinan,”
tegasnya.
Pembina
PMR SMA–SMK PGRI Wirosari juga menyampaikan bahwa DIKLATSAR ini menjadi pondasi
awal dalam penguatan organisasi PMR di sekolah. Kegiatan ini diharapkan mampu
melahirkan anggota PMR yang aktif, solid, dan memiliki kepedulian sosial
tinggi.
Antusiasme
peserta pun terasa sepanjang kegiatan. Salah satu peserta, Gesang Ragil
Pamungkas, mengaku termotivasi setelah mengikuti DIKLATSAR.
“Materi
yang disampaikan oleh Bapak Agus sangat jelas dan mudah dipahami. Saya jadi
lebih bersemangat untuk menggali pengetahuan dan ilmu di organisasi PMI karena
manfaatnya sangat besar, baik untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Melalui
kegiatan DIKLATSAR PMR ini, SMA–SMK PGRI Wirosari berharap para siswa tidak
hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menjadi remaja pelopor
kemanusiaan, siap membantu sesama, serta berperan positif di sekolah dan
masyarakat.
Selasa, 20 Januari 2026
UDD PMI Kabupaten Grobogan Terima Mahasiswa PKL POLTEKKES KEMENKES Semarang
UDD PMI Kabupaten Grobogan Terima Mahasiswa PKL POLTEKKES
KEMENKES Semarang
Grobogan — Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Grobogan kembali
menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di
bidang kesehatan dengan menerima mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL)
dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (POLTEKKES KEMENKES)
Semarang, Program Studi D3 Teknologi Bank Darah (TBD).
Kegiatan
PKL ini dilaksanakan mulai Senin, 19 Januari 2026 hingga Sabtu, 7 Februari
2026, dengan jumlah peserta sebanyak enam orang mahasiswa. Selama
pelaksanaan PKL, mahasiswa akan menjalani praktik langsung di lingkungan UDD
PMI Kabupaten Grobogan sebagai bagian dari penguatan kompetensi teknis dan
profesional di bidang pelayanan transfusi darah.
Dalam
kegiatan ini, mahasiswa akan memperoleh pengalaman kerja nyata yang komprehensif,
meliputi proses donor darah, pemeriksaan dan pengujian laboratorium darah,
pengolahan komponen darah, sistem penyimpanan darah, hingga proses distribusi
darah sesuai dengan standar pelayanan transfusi darah yang berlaku.
Melalui
program PKL ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami secara langsung alur
pelayanan transfusi darah yang aman dan berkualitas, sekaligus meningkatkan
keterampilan serta kesiapan mereka untuk terjun ke dunia kerja setelah lulus.
Kegiatan
PKL ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga
menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi antara institusi pendidikan dan
layanan kesehatan dalam mendukung terselenggaranya pelayanan transfusi
darah yang aman, bermutu, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
UDD
PMI Kabupaten Grobogan menyambut baik kehadiran para mahasiswa PKL dan berharap
kerja sama ini dapat terus terjalin serta memberikan manfaat positif bagi dunia
pendidikan dan pelayanan kesehatan.
PMR SMA Negeri 1 Pulokulon Sukseskan Kegiatan Donor Darah Bersama PMI Grobogan
PMR SMA Negeri 1 Pulokulon Sukseskan Kegiatan Donor Darah
Bersama PMI Grobogan
Pulokulon
— Palang Merah Remaja (PMR) SMA Negeri 1 Pulokulon kembali menunjukkan
kepedulian sosial melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Donor Darah
Sukarela (DDS) yang diselenggarakan oleh Unit Donor Darah (UDD) PMI
Kabupaten Grobogan, pada Selasa, 20 Januari 2026.
Kegiatan
donor darah tersebut dilaksanakan melalui layanan Mobile Unit (MU) PMI
dan berlangsung di lingkungan SMA Negeri 1 Pulokulon mulai pukul 09.00
hingga 13.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh guru, tenaga kependidikan,
anggota PMR, serta siswa-siswi SMA Negeri 1 Pulokulon dengan antusias yang
tinggi.
Berkat
kerja sama dan partisipasi seluruh warga sekolah, kegiatan donor darah ini
berhasil menghimpun 87 kantong darah yang nantinya akan disalurkan
kepada masyarakat yang membutuhkan melalui PMI Kabupaten Grobogan. Capaian ini
menjadi bukti nyata komitmen SMA Negeri 1 Pulokulon dalam mendukung kegiatan
kemanusiaan.
Anggota
PMR SMA Negeri 1 Pulokulon berperan aktif dalam membantu pelaksanaan kegiatan,
mulai dari persiapan tempat, pendataan calon pendonor, hingga pendampingan
selama proses donor darah berlangsung. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi
bagi peserta didik untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, serta
semangat berbagi kepada sesama.
Pihak
sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI Kabupaten Grobogan
serta seluruh warga sekolah yang telah berpartisipasi dan mendukung
terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Diharapkan kegiatan donor darah
dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata
SMA Negeri 1 Pulokulon dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.(MKL)
Minggu, 18 Januari 2026
Bupati Grobogan Bersama PMI Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Gubug dan Karangrayung
Bupati Grobogan Bersama PMI Salurkan Bantuan kepada Korban
Kebakaran di Gubug dan Karangrayung
Pemerintah
Kabupaten Grobogan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan
menunjukkan kepedulian dan respon cepat terhadap musibah kebakaran yang menimpa
warga di dua wilayah berbeda, Sabtu (17/1/2026). Bupati Grobogan secara
langsung menyerahkan bantuan kemanusiaan dari PMI kepada para korban kebakaran
di Kecamatan Gubug dan Kecamatan Karangrayung.
Penyerahan
bantuan pertama dilakukan kepada keluarga Maskun bin Kusdi, warga Desa Ngroto
RT 03 RW 01, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, yang rumahnya ludes dilalap
api pada Sabtu siang. Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB dan diduga kuat
dipicu oleh korsleting listrik.
Kapolsek
Gubug AKP Sunarto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa saat kejadian rumah dalam
kondisi kosong karena pemilik rumah sedang berada di masjid, sementara istrinya
bekerja. Api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kobaran api
dari bagian tengah rumah, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada
perangkat desa dan petugas pemadam kebakaran.
Petugas
Polsek Gubug bersama tim pemadam kebakaran serta dibantu warga sekitar
melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB,
namun rumah berbentuk limasan berukuran kurang lebih 10 x 12 meter yang
sebagian besar terbuat dari kayu jati tersebut sudah habis terbakar. Akibat
kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp200
juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sebagai
bentuk kepedulian pemerintah daerah dan PMI, Bupati Grobogan menyerahkan
bantuan PMI berupa paket kebutuhan dasar, antara lain selimut, matras,
perlengkapan kebersihan, dan bantuan logistik lainnya untuk membantu
meringankan beban korban pascakebakaran.
Selain
di Kecamatan Gubug, pada hari yang sama PMI Kabupaten Grobogan juga menyalurkan
bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Dempel, Desa Dempel, Kecamatan
Karangrayung. Kebakaran yang terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.45 WIB
ini mengakibatkan seorang balita berinisial RW (11 bulan) meninggal dunia
akibat luka bakar hampir di seluruh tubuhnya.
Balita
tersebut diketahui sedang tertidur di dalam kamar saat kebakaran terjadi di
rumah milik Kasman (57), warga Dusun Dempel RT 009 RW 003. Berdasarkan
keterangan pihak kepolisian, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting
listrik pada stop kontak kipas angin yang berada di atas tempat tidur korban.
Api dengan cepat membesar dan melalap kamar tempat korban berada.
Menindaklanjuti
kejadian tersebut, PMI Kabupaten Grobogan melalui Markas PMI segera melakukan
asesmen di lokasi dan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga korban.
Bantuan yang diberikan berupa paket logistik kebutuhan dasar serta dukungan
psikososial kepada keluarga yang tengah berduka.
Bupati
Grobogan dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa prihatin dan duka cita
mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa warganya, khususnya pada kejadian
di Karangrayung yang merenggut korban jiwa. Ia berharap bantuan dari PMI dapat
membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban serta menjadi bentuk kehadiran
pemerintah dan PMI di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Sementara
itu, PMI Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan
pelayanan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat tanpa membedakan latar
belakang, sebagai wujud nyata kepedulian dan pengabdian PMI kepada sesama.
Melalui
kegiatan ini, Bupati Grobogan dan PMI Kabupaten Grobogan juga mengimbau
masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan
oleh instalasi listrik dan penggunaan peralatan elektronik di dalam rumah, guna
mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.
PMI Kabupaten Grobogan Selenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan PMR Wira Tahun 2026
PMI Kabupaten Grobogan Selenggarakan Latihan Dasar
Kepemimpinan PMR Wira Tahun 2026
Grobogan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan
menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Palang Merah Remaja (PMR)
Wira Tahun 2026 pada Sabtu–Minggu, 17–18 Januari 2026, bertempat di Bumi
Perkemahan Kalacakra Waduk Sanggih, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta PMR Wira dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten
Grobogan.
Kegiatan
LDK PMR Wira secara resmi dibuka oleh Kepala Markas PMI Kabupaten Grobogan,
Djasman, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini
merupakan bagian dari pembinaan dan pengembangan kapasitas anggota PMR Wira
agar memiliki karakter kepemimpinan, disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian
terhadap nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan prinsip-prinsip Palang Merah
Indonesia.
Selama
kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai materi dan praktik lapangan
yang dikemas dalam konsep perkemahan, antara lain pendirian tenda dan
manajemen regu, memasak bersama berbasis regu, pengenalan manajemen tanggap
darurat bencana, materi kepemimpinan PMR Wira, serta kegiatan jelajah malam
yang menekankan aspek kepemimpinan, disiplin, dan kekompakan. Seluruh
rangkaian kegiatan dilaksanakan secara outdoor untuk melatih kemandirian dan
kerja sama peserta.
Koordinator
Forum PMR (Forpis) Kabupaten Grobogan, Givara Dewi Merlyana,
menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan LDK ini, peserta PMR Wira dapat
mengaplikasikan nilai-nilai kepemimpinan dan kemanusiaan dalam kehidupan
sekolah maupun masyarakat, serta siap menjadi kader relawan PMI di masa
mendatang (MKL)
Selasa, 13 Januari 2026
PMI Grobogan Lampaui Target Bulan Dana 2025, Himpun Lebih dari Rp1,55 Miliar
PMI Grobogan Lampaui Target Bulan Dana 2025, Himpun Lebih dari Rp1,55 Miliar
Grobogan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan
melaksanakan kegiatan Serah Terima Bulan Dana PMI Tahun 2025 sekaligus Musyawarah
Kerja (Muker) Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Aula II DPRD
Kabupaten Grobogan, Selasa (13/1/2026).
Pada
tahun 2025, PMI Kabupaten Grobogan berhasil menghimpun dana Bulan Dana PMI
sebesar Rp1.559.444.950,- atau setara 101,64 persen dari target
yang ditetapkan sebesar Rp1.534.300.000,-. Capaian tersebut menunjukkan
tingginya kepedulian dan partisipasi masyarakat Grobogan terhadap kegiatan
kemanusiaan PMI.
Ketua
Umum Bulan Dana PMI Tahun 2025 yang juga Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Hj.
Lusia Indah Artani, SE., M.M, melalui Sekretaris DPRD Kabupaten Grobogan
Drs. Daru Wisakti, M.Si, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas
keberhasilan pencapaian target Bulan Dana PMI tahun ini.
“Keberhasilan
ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah,
dunia usaha, relawan, hingga masyarakat Grobogan yang memiliki kepedulian
tinggi terhadap kegiatan kemanusiaan,” ujarnya.
Lebih
lanjut dijelaskan, Bulan Dana PMI bertujuan memberikan kesempatan kepada
masyarakat untuk berpartisipasi secara langsung dalam kegiatan penggalangan
dana kemanusiaan. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung berbagai
program PMI, seperti pelayanan kesehatan, penanggulangan bencana, pelayanan
sosial, serta pembinaan relawan.
Dalam
kesempatan yang sama, PMI Kabupaten Grobogan juga melaksanakan Musyawarah
Kerja (Muker) Tahun 2026 sebagai forum perencanaan dan evaluasi program
kerja ke depan. Muker ini diharapkan dapat menghasilkan program-program
strategis yang semakin meningkatkan kualitas pelayanan PMI kepada masyarakat.
Melalui
kegiatan ini, PMI Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya untuk terus hadir,
bergerak, dan mengabdi bagi kemanusiaan dengan dukungan seluruh elemen
masyarakat.
Rabu, 07 Januari 2026
PMI Kabupaten Grobogan Gelar Latihan Gabungan SIBAT Tahun 2025
PMI Kabupaten Grobogan Gelar Latihan Gabungan SIBAT Tahun
2025
Grobogan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan
menyelenggarakan Latihan Gabungan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Latgab
SIBAT) Tahun 2025 yang dilaksanakan pada 18–20 Desember 2025.
Kegiatan ini dibuka secara resmi pada Kamis, 18 Desember 2025 dan
diikuti oleh 60 peserta SIBAT dari berbagai desa dan kelurahan di
Kabupaten Grobogan.
Ketua
PMI Kabupaten Grobogan, Dr. Ir. Moh. Sumarsono, M.Si, dalam sambutannya
menyampaikan bahwa Latgab SIBAT merupakan bagian penting dari upaya peningkatan
kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Hal ini
mengingat kondisi kebencanaan di Indonesia yang belakangan terjadi secara
beruntun dan menimbulkan dampak yang signifikan terhadap korban jiwa maupun
harta benda.
“Peran
SIBAT sangat kompleks, mulai dari pra bencana, saat bencana, hingga pasca
bencana. Oleh karena itu dibutuhkan relawan yang terlatih, handal, dan siap
diterjunkan di lapangan,” ujar Ketua PMI Kabupaten Grobogan.
Dalam
sambutannya, Ketua PMI Kabupaten Grobogan menjelaskan bahwa saat terjadi
bencana, anggota SIBAT memiliki peran penting dalam membantu proses evakuasi,
mendukung penanganan kedaruratan, melakukan asesmen kebutuhan, serta membantu
distribusi bantuan kemanusiaan. Untuk mendukung peran tersebut, PMI secara
berkelanjutan melakukan pembinaan melalui rekrutmen, pelatihan dasar, pembinaan
teknis dan manajerial, serta pendampingan dan evaluasi kegiatan SIBAT.
PMI
Kabupaten Grobogan juga berperan dalam memfasilitasi penguatan kapasitas SIBAT,
menyediakan materi dan sarana pendukung, mendorong pembentukan kelembagaan di
tingkat desa dan kelurahan, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan
mitra terkait.
Lebih
lanjut disampaikan bahwa pengelolaan SIBAT masih menghadapi sejumlah tantangan,
di antaranya keterbatasan latihan dan simulasi, pemahaman peran SIBAT yang
belum merata, pemanfaatan teknologi informasi yang belum optimal, koordinasi
antar pihak yang perlu diperkuat, serta keterbatasan pendanaan. Melalui Latgab
SIBAT ini, diharapkan tantangan tersebut dapat diatasi secara bertahap.
Kegiatan
Latgab SIBAT PMI Kabupaten Grobogan Tahun 2025 ini diharapkan mampu
meningkatkan eksistensi dan peran SIBAT di tengah masyarakat, sehingga para
relawan dapat berkiprah sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah
masing-masing.
BPBD Grobogan Jadi Narasumber High Angle Rescue Technique pada Simulasi Tanggap Darurat Bencana PMI Kabupaten Grobogan
BPBD Grobogan Jadi Narasumber High Angle Rescue Technique
pada Simulasi Tanggap Darurat Bencana PMI Kabupaten Grobogan
Grobogan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan
menyelenggarakan Simulasi Tanggap Darurat Bencana pada Jumat, 19
Desember 2025, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan
kesiapsiagaan relawan PMI dalam menghadapi potensi bencana.
Dalam
kegiatan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten
Grobogan hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi High Angle
Rescue Technique (HART), yaitu teknik penyelamatan korban pada medan sulit
dan kondisi berketinggian. Materi disampaikan melalui pembekalan teori dan
praktik lapangan guna meningkatkan pemahaman serta keterampilan teknis
peserta.
Melalui
simulasi ini, peserta dibekali kemampuan dasar dalam melakukan evakuasi
korban secara aman, cepat, dan tepat, dengan tetap mengutamakan keselamatan
penolong maupun korban. Kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan
koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam penanganan tanggap darurat
bencana di Kabupaten Grobogan.
PMI
Kabupaten Grobogan mengapresiasi dukungan dan peran BPBD Kabupaten Grobogan
sebagai narasumber dalam kegiatan ini. Diharapkan, melalui simulasi tanggap
darurat bencana ini, kapasitas, kesiapsiagaan, dan profesionalisme relawan
PMI semakin meningkat sehingga mampu memberikan pelayanan kemanusiaan yang
optimal kepada masyarakat.
PMI Kabupaten Grobogan Gelar Uji Tanda Kecakapan PMR Wira
PMI Kabupaten Grobogan Gelar Uji Tanda Kecakapan PMR Wira
Purwodadi – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan
menyelenggarakan Uji Tanda Kecakapan (UTK) Palang Merah Remaja (PMR) Wira
pada 27–30 Desember 2025.
Kegiatan
ini diikuti oleh 67 peserta PMR Wira yang berasal dari 15 sekolah
tingkat SMA/SMK dan MA se-Kabupaten Grobogan. Uji tanda kecakapan
difokuskan pada materi Pertolongan Pertama sebagai salah satu kompetensi
dasar yang wajib dikuasai oleh anggota PMR Wira.
Pelaksanaan
Uji Tanda Kecakapan dilakukan melalui dua metode penilaian, yaitu tes
tertulis berupa soal pilihan ganda serta ujian praktik keterampilan
Pertolongan Pertama. Metode ini bertujuan untuk mengukur pemahaman teori
sekaligus kemampuan praktik peserta dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan
di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Ketua
PMI Kabupaten Grobogan, H. Sumarsono, M.Si, dalam sambutannya
menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan
PMR Wira sebagai calon relawan PMI di masa depan.
“Melalui
Uji Tanda Kecakapan ini, PMI Kabupaten Grobogan berharap anggota PMR Wira
memiliki keterampilan pertolongan pertama yang mumpuni, sikap tanggap, serta
kepedulian kemanusiaan yang tinggi,” ujarnya.
Lebih
lanjut, kegiatan Uji Tanda Kecakapan ini juga menjadi sarana evaluasi dan
pengakuan kompetensi anggota PMR Wira sesuai dengan standar pembinaan
Palang Merah Indonesia.
Dengan
terselenggaranya kegiatan ini, PMI Kabupaten Grobogan berharap dapat terus
mencetak generasi muda yang terampil, berkarakter, dan siap berperan aktif
dalam kegiatan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Grobogan.
-
Berilah Tanda Silang (X) Pada Jawaban Yang Saudara Anggap Benar 1. Pengertian Pertolongan Pertama adalah ……….. a. Pemberian P...
-
SEKOLAH : PRAKTEK PP MADYA YOUTH CAMP PMR PMI KAB. DEMAK Ilustrasi : Terpeleset dan terjatuh NIL...













.jpeg)














-gambar-4.jpg)
-gambar-5.jpg)
-gambar-3.jpg)
-gambar-2.jpg)
-gambar-1.jpg)
-gambar-0.jpg)

.jpg)










