PMI
Grobogan Kenalkan PMR Mula kepada 360 Siswa SD Negeri 16 Purwodadi
PURWODADI – Palang Merah
Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan terus mendorong pengenalan nilai-nilai
kemanusiaan dan kepalangmerahan kepada generasi muda sejak usia dini. Upaya
tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Palang Merah Remaja (PMR)
Mula yang digelar di SD Negeri 16 Purwodadi, Kamis (25/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 360
siswa, terdiri atas 146 siswa laki-laki dan 214 siswa perempuan.
Sosialisasi menghadirkan dua narasumber dari PMI Kabupaten Grobogan, yakni Ramadhan
Setya Putra Nugraha dan Rania Zada Anindya.
Kegiatan dibuka dengan pengenalan
tentang Palang Merah Remaja (PMR) serta nilai-nilai dasar kepalangmerahan dan
kemanusiaan. Para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat (PHBS) serta pentingnya memiliki pengetahuan dasar tentang
kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Penyampaian materi dilakukan secara
interaktif melalui presentasi, sesi tanya jawab, dan simulasi bencana. Metode
tersebut dipilih agar materi lebih mudah dipahami oleh peserta didik sekaligus
memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan aplikatif.
Dalam sesi tanya jawab, para siswa
diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan narasumber. Sementara
itu, melalui simulasi bencana, peserta dikenalkan dengan langkah-langkah
sederhana yang tepat dan aman ketika menghadapi situasi darurat sesuai dengan
usia dan kemampuan mereka.
Antusiasme peserta terlihat selama
kegiatan berlangsung. Para siswa aktif mengikuti materi, mengajukan pertanyaan,
serta berpartisipasi dalam simulasi yang diberikan oleh narasumber.
Kepala SD Negeri 16 Purwodadi, Sawijo,
S.Pd.,
menyambut baik kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh PMI Kabupaten
Grobogan tersebut. Kegiatan ini dinilai penting untuk memberikan pengetahuan
dan pengalaman kepada siswa mengenai kepalangmerahan, kemanusiaan, pola hidup
sehat, serta kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat sejak dini.
PMI Kabupaten Grobogan berharap
kegiatan sosialisasi tersebut tidak berhenti pada pengenalan materi saja,
tetapi dapat dilanjutkan dengan pembinaan dan pelatihan PMR Mula secara
berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Melalui pembinaan tersebut, peserta
didik diharapkan mampu menumbuhkan sikap peduli terhadap sesama, membiasakan
perilaku hidup bersih dan sehat, serta memiliki pengetahuan dasar dalam
menghadapi situasi darurat dengan tetap mengutamakan keselamatan diri.
Pada akhir kegiatan, narasumber juga
berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga kebersihan dan
kesehatan, memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama, serta membantu
orang lain sesuai dengan kemampuan dan tetap memperhatikan keselamatan diri.
Rangkaian kegiatan Sosialisasi PMR Mula
kemudian ditutup secara simbolis. Selanjutnya, PMI Kabupaten Grobogan mendorong
adanya evaluasi pemahaman peserta, pelatihan lanjutan, dan pembinaan PMR
Mula sebagai tindak lanjut kegiatan di SD Negeri 16 Purwodadi.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk
komitmen PMI Kabupaten Grobogan dalam memperkuat pembinaan generasi muda
melalui pendidikan kepalangmerahan dan kemanusiaan, sekaligus menanamkan nilai
kepedulian dan kesiapsiagaan sejak usia sekolah dasar



















.jpeg)

.jpg)





.jpeg)
.jpeg)










