This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

iklan

iklan

Minggu, 25 Januari 2026

 





DIKLATSAR PMR: Langkah Awal Remaja SMA–SMK PGRI Wirosari Jadi Pelopor Kemanusiaan

 


DIKLATSAR PMR SMA–SMK PGRI Wirosari, Cetak Remaja Berjiwa Kemanusiaan

Wirosari – Semangat belajar dan kepedulian sosial tampak jelas dalam kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATSAR) Palang Merah Remaja (PMR) SMA–SMK PGRI Wirosari yang digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026, di Ruang Kelas SMA PGRI Wirosari, Kabupaten Grobogan.

Sebanyak 52 siswa, yang merupakan seluruh anggota PMR SMA dan SMK PGRI Wirosari, mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. DIKLATSAR menjadi langkah awal bagi para remaja untuk mengenal lebih dekat dunia kepalangmerahan, sekaligus membentuk karakter disiplin, peduli, dan berjiwa sosial.


Materi DIKLATSAR disampaikan oleh Agus Tri Arfianto dari PMI Kabupaten Grobogan. Dalam penyampaiannya, peserta dikenalkan pada nilai-nilai dasar Palang Merah Remaja, peran PMR di sekolah, serta pentingnya kepedulian terhadap sesama. Materi disajikan secara komunikatif sehingga mudah dipahami oleh peserta.

Kepala SMA PGRI Wirosari, Siswoyo, S.Pd, menilai kegiatan ini sangat positif bagi perkembangan siswa.

“Kegiatan ini sangat baik sebagai wadah pembentukan karakter siswa. PMR telah menjadi ruang positif untuk menumbuhkan jiwa kemanusiaan dan kepemimpinan siswa di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SMK PGRI Wirosari, Sulistiyowati, S.T., menegaskan dukungan penuh sekolah terhadap kegiatan siswa yang bersifat edukatif dan membangun karakter.

“Sekolah siap mendukung segala kegiatan positif siswa untuk menambah pengetahuan, wawasan, dan kedisiplinan,” tegasnya.

Pembina PMR SMA–SMK PGRI Wirosari juga menyampaikan bahwa DIKLATSAR ini menjadi pondasi awal dalam penguatan organisasi PMR di sekolah. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan anggota PMR yang aktif, solid, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.


Antusiasme peserta pun terasa sepanjang kegiatan. Salah satu peserta, Gesang Ragil Pamungkas, mengaku termotivasi setelah mengikuti DIKLATSAR.

“Materi yang disampaikan oleh Bapak Agus sangat jelas dan mudah dipahami. Saya jadi lebih bersemangat untuk menggali pengetahuan dan ilmu di organisasi PMI karena manfaatnya sangat besar, baik untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Melalui kegiatan DIKLATSAR PMR ini, SMA–SMK PGRI Wirosari berharap para siswa tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menjadi remaja pelopor kemanusiaan, siap membantu sesama, serta berperan positif di sekolah dan masyarakat.

 

Selasa, 20 Januari 2026

UDD PMI Kabupaten Grobogan Terima Mahasiswa PKL POLTEKKES KEMENKES Semarang

 


UDD PMI Kabupaten Grobogan Terima Mahasiswa PKL POLTEKKES KEMENKES Semarang

Grobogan — Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Grobogan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan dengan menerima mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (POLTEKKES KEMENKES) Semarang, Program Studi D3 Teknologi Bank Darah (TBD).

Kegiatan PKL ini dilaksanakan mulai Senin, 19 Januari 2026 hingga Sabtu, 7 Februari 2026, dengan jumlah peserta sebanyak enam orang mahasiswa. Selama pelaksanaan PKL, mahasiswa akan menjalani praktik langsung di lingkungan UDD PMI Kabupaten Grobogan sebagai bagian dari penguatan kompetensi teknis dan profesional di bidang pelayanan transfusi darah.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa akan memperoleh pengalaman kerja nyata yang komprehensif, meliputi proses donor darah, pemeriksaan dan pengujian laboratorium darah, pengolahan komponen darah, sistem penyimpanan darah, hingga proses distribusi darah sesuai dengan standar pelayanan transfusi darah yang berlaku.

Melalui program PKL ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami secara langsung alur pelayanan transfusi darah yang aman dan berkualitas, sekaligus meningkatkan keterampilan serta kesiapan mereka untuk terjun ke dunia kerja setelah lulus.

Kegiatan PKL ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi antara institusi pendidikan dan layanan kesehatan dalam mendukung terselenggaranya pelayanan transfusi darah yang aman, bermutu, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

UDD PMI Kabupaten Grobogan menyambut baik kehadiran para mahasiswa PKL dan berharap kerja sama ini dapat terus terjalin serta memberikan manfaat positif bagi dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan.

PMR SMA Negeri 1 Pulokulon Sukseskan Kegiatan Donor Darah Bersama PMI Grobogan

 


PMR SMA Negeri 1 Pulokulon Sukseskan Kegiatan Donor Darah Bersama PMI Grobogan

Pulokulon — Palang Merah Remaja (PMR) SMA Negeri 1 Pulokulon kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Donor Darah Sukarela (DDS) yang diselenggarakan oleh Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Grobogan, pada Selasa, 20 Januari 2026.

Kegiatan donor darah tersebut dilaksanakan melalui layanan Mobile Unit (MU) PMI dan berlangsung di lingkungan SMA Negeri 1 Pulokulon mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh guru, tenaga kependidikan, anggota PMR, serta siswa-siswi SMA Negeri 1 Pulokulon dengan antusias yang tinggi.

Berkat kerja sama dan partisipasi seluruh warga sekolah, kegiatan donor darah ini berhasil menghimpun 87 kantong darah yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui PMI Kabupaten Grobogan. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen SMA Negeri 1 Pulokulon dalam mendukung kegiatan kemanusiaan.

Anggota PMR SMA Negeri 1 Pulokulon berperan aktif dalam membantu pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan tempat, pendataan calon pendonor, hingga pendampingan selama proses donor darah berlangsung. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi peserta didik untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI Kabupaten Grobogan serta seluruh warga sekolah yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Diharapkan kegiatan donor darah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata SMA Negeri 1 Pulokulon dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.(MKL)



Minggu, 18 Januari 2026

Bupati Grobogan Bersama PMI Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Gubug dan Karangrayung

 


Bupati Grobogan Bersama PMI Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Gubug dan Karangrayung

Pemerintah Kabupaten Grobogan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan menunjukkan kepedulian dan respon cepat terhadap musibah kebakaran yang menimpa warga di dua wilayah berbeda, Sabtu (17/1/2026). Bupati Grobogan secara langsung menyerahkan bantuan kemanusiaan dari PMI kepada para korban kebakaran di Kecamatan Gubug dan Kecamatan Karangrayung.

Penyerahan bantuan pertama dilakukan kepada keluarga Maskun bin Kusdi, warga Desa Ngroto RT 03 RW 01, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, yang rumahnya ludes dilalap api pada Sabtu siang. Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB dan diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik.

Kapolsek Gubug AKP Sunarto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa saat kejadian rumah dalam kondisi kosong karena pemilik rumah sedang berada di masjid, sementara istrinya bekerja. Api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kobaran api dari bagian tengah rumah, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan petugas pemadam kebakaran.

Petugas Polsek Gubug bersama tim pemadam kebakaran serta dibantu warga sekitar melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB, namun rumah berbentuk limasan berukuran kurang lebih 10 x 12 meter yang sebagian besar terbuat dari kayu jati tersebut sudah habis terbakar. Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp200 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dan PMI, Bupati Grobogan menyerahkan bantuan PMI berupa paket kebutuhan dasar, antara lain selimut, matras, perlengkapan kebersihan, dan bantuan logistik lainnya untuk membantu meringankan beban korban pascakebakaran.


Selain di Kecamatan Gubug, pada hari yang sama PMI Kabupaten Grobogan juga menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Dempel, Desa Dempel, Kecamatan Karangrayung. Kebakaran yang terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.45 WIB ini mengakibatkan seorang balita berinisial RW (11 bulan) meninggal dunia akibat luka bakar hampir di seluruh tubuhnya.

Balita tersebut diketahui sedang tertidur di dalam kamar saat kebakaran terjadi di rumah milik Kasman (57), warga Dusun Dempel RT 009 RW 003. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada stop kontak kipas angin yang berada di atas tempat tidur korban. Api dengan cepat membesar dan melalap kamar tempat korban berada.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, PMI Kabupaten Grobogan melalui Markas PMI segera melakukan asesmen di lokasi dan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga korban. Bantuan yang diberikan berupa paket logistik kebutuhan dasar serta dukungan psikososial kepada keluarga yang tengah berduka.

Bupati Grobogan dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa prihatin dan duka cita mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa warganya, khususnya pada kejadian di Karangrayung yang merenggut korban jiwa. Ia berharap bantuan dari PMI dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban serta menjadi bentuk kehadiran pemerintah dan PMI di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.



Sementara itu, PMI Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang, sebagai wujud nyata kepedulian dan pengabdian PMI kepada sesama.

Melalui kegiatan ini, Bupati Grobogan dan PMI Kabupaten Grobogan juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik dan penggunaan peralatan elektronik di dalam rumah, guna mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.

 

PMI Kabupaten Grobogan Selenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan PMR Wira Tahun 2026

 


PMI Kabupaten Grobogan Selenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan PMR Wira Tahun 2026

Grobogan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Palang Merah Remaja (PMR) Wira Tahun 2026 pada Sabtu–Minggu, 17–18 Januari 2026, bertempat di Bumi Perkemahan Kalacakra Waduk Sanggih, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. Kegiatan ini diikuti oleh peserta PMR Wira dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Grobogan.


Kegiatan LDK PMR Wira secara resmi dibuka oleh Kepala Markas PMI Kabupaten Grobogan, Djasman, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengembangan kapasitas anggota PMR Wira agar memiliki karakter kepemimpinan, disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan prinsip-prinsip Palang Merah Indonesia.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai materi dan praktik lapangan yang dikemas dalam konsep perkemahan, antara lain pendirian tenda dan manajemen regu, memasak bersama berbasis regu, pengenalan manajemen tanggap darurat bencana, materi kepemimpinan PMR Wira, serta kegiatan jelajah malam yang menekankan aspek kepemimpinan, disiplin, dan kekompakan. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara outdoor untuk melatih kemandirian dan kerja sama peserta.


Koordinator Forum PMR (Forpis) Kabupaten Grobogan, Givara Dewi Merlyana, menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan LDK ini, peserta PMR Wira dapat mengaplikasikan nilai-nilai kepemimpinan dan kemanusiaan dalam kehidupan sekolah maupun masyarakat, serta siap menjadi kader relawan PMI di masa mendatang (MKL)


Selasa, 13 Januari 2026

KALENDER PMI KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2026







 

PMI Grobogan Lampaui Target Bulan Dana 2025, Himpun Lebih dari Rp1,55 Miliar

 

PMI Grobogan Lampaui Target Bulan Dana 2025, Himpun Lebih dari Rp1,55 Miliar

Grobogan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan Serah Terima Bulan Dana PMI Tahun 2025 sekaligus Musyawarah Kerja (Muker) Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Aula II DPRD Kabupaten Grobogan, Selasa (13/1/2026).

Pada tahun 2025, PMI Kabupaten Grobogan berhasil menghimpun dana Bulan Dana PMI sebesar Rp1.559.444.950,- atau setara 101,64 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp1.534.300.000,-. Capaian tersebut menunjukkan tingginya kepedulian dan partisipasi masyarakat Grobogan terhadap kegiatan kemanusiaan PMI.


Ketua Umum Bulan Dana PMI Tahun 2025 yang juga Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Hj. Lusia Indah Artani, SE., M.M, melalui Sekretaris DPRD Kabupaten Grobogan Drs. Daru Wisakti, M.Si, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan pencapaian target Bulan Dana PMI tahun ini.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, relawan, hingga masyarakat Grobogan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kegiatan kemanusiaan,” ujarnya.


Lebih lanjut dijelaskan, Bulan Dana PMI bertujuan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi secara langsung dalam kegiatan penggalangan dana kemanusiaan. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung berbagai program PMI, seperti pelayanan kesehatan, penanggulangan bencana, pelayanan sosial, serta pembinaan relawan.

Dalam kesempatan yang sama, PMI Kabupaten Grobogan juga melaksanakan Musyawarah Kerja (Muker) Tahun 2026 sebagai forum perencanaan dan evaluasi program kerja ke depan. Muker ini diharapkan dapat menghasilkan program-program strategis yang semakin meningkatkan kualitas pelayanan PMI kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya untuk terus hadir, bergerak, dan mengabdi bagi kemanusiaan dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.



Rabu, 07 Januari 2026

PMI Kabupaten Grobogan Gelar Latihan Gabungan SIBAT Tahun 2025

 


PMI Kabupaten Grobogan Gelar Latihan Gabungan SIBAT Tahun 2025

Grobogan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan menyelenggarakan Latihan Gabungan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Latgab SIBAT) Tahun 2025 yang dilaksanakan pada 18–20 Desember 2025. Kegiatan ini dibuka secara resmi pada Kamis, 18 Desember 2025 dan diikuti oleh 60 peserta SIBAT dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Grobogan.

Ketua PMI Kabupaten Grobogan, Dr. Ir. Moh. Sumarsono, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Latgab SIBAT merupakan bagian penting dari upaya peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Hal ini mengingat kondisi kebencanaan di Indonesia yang belakangan terjadi secara beruntun dan menimbulkan dampak yang signifikan terhadap korban jiwa maupun harta benda.


“Peran SIBAT sangat kompleks, mulai dari pra bencana, saat bencana, hingga pasca bencana. Oleh karena itu dibutuhkan relawan yang terlatih, handal, dan siap diterjunkan di lapangan,” ujar Ketua PMI Kabupaten Grobogan.

Dalam sambutannya, Ketua PMI Kabupaten Grobogan menjelaskan bahwa saat terjadi bencana, anggota SIBAT memiliki peran penting dalam membantu proses evakuasi, mendukung penanganan kedaruratan, melakukan asesmen kebutuhan, serta membantu distribusi bantuan kemanusiaan. Untuk mendukung peran tersebut, PMI secara berkelanjutan melakukan pembinaan melalui rekrutmen, pelatihan dasar, pembinaan teknis dan manajerial, serta pendampingan dan evaluasi kegiatan SIBAT.

PMI Kabupaten Grobogan juga berperan dalam memfasilitasi penguatan kapasitas SIBAT, menyediakan materi dan sarana pendukung, mendorong pembentukan kelembagaan di tingkat desa dan kelurahan, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan mitra terkait.


Lebih lanjut disampaikan bahwa pengelolaan SIBAT masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya keterbatasan latihan dan simulasi, pemahaman peran SIBAT yang belum merata, pemanfaatan teknologi informasi yang belum optimal, koordinasi antar pihak yang perlu diperkuat, serta keterbatasan pendanaan. Melalui Latgab SIBAT ini, diharapkan tantangan tersebut dapat diatasi secara bertahap.

Kegiatan Latgab SIBAT PMI Kabupaten Grobogan Tahun 2025 ini diharapkan mampu meningkatkan eksistensi dan peran SIBAT di tengah masyarakat, sehingga para relawan dapat berkiprah sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah masing-masing.

BPBD Grobogan Jadi Narasumber High Angle Rescue Technique pada Simulasi Tanggap Darurat Bencana PMI Kabupaten Grobogan

 


BPBD Grobogan Jadi Narasumber High Angle Rescue Technique pada Simulasi Tanggap Darurat Bencana PMI Kabupaten Grobogan

Grobogan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan menyelenggarakan Simulasi Tanggap Darurat Bencana pada Jumat, 19 Desember 2025, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan relawan PMI dalam menghadapi potensi bencana.

Dalam kegiatan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi High Angle Rescue Technique (HART), yaitu teknik penyelamatan korban pada medan sulit dan kondisi berketinggian. Materi disampaikan melalui pembekalan teori dan praktik lapangan guna meningkatkan pemahaman serta keterampilan teknis peserta.


Melalui simulasi ini, peserta dibekali kemampuan dasar dalam melakukan evakuasi korban secara aman, cepat, dan tepat, dengan tetap mengutamakan keselamatan penolong maupun korban. Kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam penanganan tanggap darurat bencana di Kabupaten Grobogan.


PMI Kabupaten Grobogan mengapresiasi dukungan dan peran BPBD Kabupaten Grobogan sebagai narasumber dalam kegiatan ini. Diharapkan, melalui simulasi tanggap darurat bencana ini, kapasitas, kesiapsiagaan, dan profesionalisme relawan PMI semakin meningkat sehingga mampu memberikan pelayanan kemanusiaan yang optimal kepada masyarakat.

PMI Kabupaten Grobogan Gelar Uji Tanda Kecakapan PMR Wira

 


PMI Kabupaten Grobogan Gelar Uji Tanda Kecakapan PMR Wira

Purwodadi – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan menyelenggarakan Uji Tanda Kecakapan (UTK) Palang Merah Remaja (PMR) Wira pada 27–30 Desember 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh 67 peserta PMR Wira yang berasal dari 15 sekolah tingkat SMA/SMK dan MA se-Kabupaten Grobogan. Uji tanda kecakapan difokuskan pada materi Pertolongan Pertama sebagai salah satu kompetensi dasar yang wajib dikuasai oleh anggota PMR Wira.

Pelaksanaan Uji Tanda Kecakapan dilakukan melalui dua metode penilaian, yaitu tes tertulis berupa soal pilihan ganda serta ujian praktik keterampilan Pertolongan Pertama. Metode ini bertujuan untuk mengukur pemahaman teori sekaligus kemampuan praktik peserta dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Ketua PMI Kabupaten Grobogan, H. Sumarsono, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan PMR Wira sebagai calon relawan PMI di masa depan.


“Melalui Uji Tanda Kecakapan ini, PMI Kabupaten Grobogan berharap anggota PMR Wira memiliki keterampilan pertolongan pertama yang mumpuni, sikap tanggap, serta kepedulian kemanusiaan yang tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan Uji Tanda Kecakapan ini juga menjadi sarana evaluasi dan pengakuan kompetensi anggota PMR Wira sesuai dengan standar pembinaan Palang Merah Indonesia.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PMI Kabupaten Grobogan berharap dapat terus mencetak generasi muda yang terampil, berkarakter, dan siap berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Grobogan.