iklan

iklan

Kamis, 23 Juli 2026

PMI Grobogan Sosialisasikan PMR Mula kepada 84 Siswa SD Negeri 4 Purwodadi



PMI Grobogan Sosialisasikan PMR Mula kepada 84 Siswa SD Negeri 4 Purwodadi

Purwodadi, 23 Juli 2026 – Dalam rangka memperkenalkan nilai-nilai kemanusiaan dan menumbuhkan kepedulian sosial sejak dini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan sosialisasi Palang Merah Remaja (PMR) Mula di SD Negeri 4 Purwodadi, Rabu (23/7/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh 93 siswa kelas 4 tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan PMR kepada peserta didik sekaligus mendorong terbentuknya kegiatan ekstrakurikuler PMR di lingkungan sekolah.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan suasana penuh semangat dan kegembiraan. Para siswa tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tetapi juga diajak untuk terlibat langsung dalam berbagai aktivitas pembelajaran yang interaktif. Metode tersebut sesuai dengan konsep sosialisasi PMR Mula PMI Kabupaten Grobogan yang mengutamakan cerita interaktif, tanya jawab, demonstrasi, permainan peran, dan yel-yel.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan PMR sebagai wadah bagi anak-anak untuk belajar menolong sesama, membangun kepedulian, serta menumbuhkan karakter kemanusiaan. Para siswa juga dikenalkan dengan nilai-nilai dasar kepalangmerahan, termasuk pentingnya prinsip kemanusiaan dan kesukarelaan.

Selain itu, peserta mendapatkan pengenalan alat-alat pertolongan pertama dan mengikuti kegiatan praktik serta simulasi. Anak-anak tampak antusias mengikuti pembelajaran yang dikemas secara aktif dan menyenangkan. Kegiatan tersebut juga diisi dengan simulasi kebencanaan di halaman sekolah sehingga siswa dapat belajar melalui pengalaman langsung.


Kepala SD Negeri 4 Purwodadi, Fera Andriana Wijayanti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI Kabupaten Grobogan atas ilmu dan edukasi yang diberikan kepada para siswa.

"Terima kasih atas ilmu yang telah diberikan. Semoga kegiatan ini menjadi bekal bagi anak-anak dan kami siap untuk melaksanakan ekstrakurikuler PMR di sekolah."

Menurut Fera, para siswa terlihat sangat senang mengikuti kegiatan karena metode pembelajaran yang diterapkan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi lebih banyak mengajak anak-anak untuk melakukan aksi dan praktik secara langsung.

Sementara itu, Hari Wibowo, selaku pemateri dari PMI Kabupaten Grobogan, mengapresiasi semangat para siswa selama mengikuti kegiatan.


"Anak-anak sangat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan. Mereka kami ajak mengenal alat-alat pertolongan pertama serta mengikuti simulasi kebencanaan. Dengan metode praktik dan bermain seperti ini, anak-anak lebih mudah memahami materi sekaligus menikmati proses pembelajaran," ujarnya.

Sosialisasi PMR Mula ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun minat siswa untuk bergabung dalam kegiatan PMR di sekolah. Selain belajar keterampilan dasar pertolongan pertama dan hidup sehat, PMR juga menjadi sarana untuk menanamkan karakter empati, kepedulian sosial, keberanian menolong, serta semangat persahabatan sejak usia dini.

Melalui kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Grobogan terus mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, tangguh, peduli, dan memiliki jiwa kemanusiaan. Sejalan dengan tujuan sosialisasi PMR Mula, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan minat siswa untuk bergabung dalam PMR sekaligus menjadi bagian dari pembentukan karakter positif di lingkungan sekolah.

Selamat Hari Anak Nasional.
Anak Hebat, Indonesia Kuat. Bersama PMI, tumbuhkan kepedulian dan semangat kemanusiaan sejak dini.



0 comments:

Posting Komentar