PENGURUS
BARU KSR PMI GROBOGAN PERIODE 2026–2028 RESMI DIBEKALI, KHOIRUL ROZIQIN DAN AYU
NOVI PIMPIN KSR
GROBOGAN – Kepengurusan baru
Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan masa bakti
2026–2028 resmi melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi relawan.
Pergantian kepengurusan tersebut ditandai dengan serah terima jabatan sekaligus
Pembekalan Manajemen Organisasi Pengurus KSR PMI Kabupaten Grobogan yang
dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 8–9 Agustus 2026.
Kegiatan berlangsung di Ruang
Pengurus PMI Kabupaten Grobogan Lantai 2, Markas PMI Kabupaten Grobogan, Jalan
P. Tendean No. 5A, Purwodadi.
Dalam kepengurusan baru, Khoirul
Roziqin dipercaya sebagai Komandan KSR PMI Kabupaten Grobogan,
didampingi Ayu Novi sebagai Wakil Komandan KSR, untuk masa bakti
2026–2028.
Keduanya diharapkan mampu membawa KSR
PMI Kabupaten Grobogan semakin solid, aktif, dan mampu meningkatkan kontribusi
relawan dalam berbagai kegiatan pelayanan kemanusiaan.
Pergantian kepemimpinan tersebut
sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi KSR. Sebelumnya, KSR
PMI Kabupaten Grobogan dipimpin oleh Ramadhan Setya Putra Nugraha
sebagai Komandan KSR dan Nurul Abdun sebagai Wakil Komandan KSR untuk
periode 2024–2026.
PMI Kabupaten Grobogan menyampaikan
apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ramadhan Setya Putra
Nugraha dan Nurul Abdun atas pengabdian, kepemimpinan, kerja keras, serta
dedikasi selama menjalankan amanah sebagai Komandan dan Wakil Komandan KSR PMI
Kabupaten Grobogan.
Estafet kepemimpinan tersebut
diharapkan tidak menjadi akhir dari pengabdian pengurus sebelumnya, tetapi
menjadi bagian dari kesinambungan gerakan kerelawanan di PMI Kabupaten
Grobogan.
Perkuat Kapasitas
Pengurus Baru
Setelah serah terima jabatan, kegiatan
dilanjutkan dengan Pembekalan Manajemen Organisasi Pengurus KSR.
Pembekalan dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada
pengurus baru dalam menjalankan roda organisasi selama masa kepengurusan.
Kegiatan diawali dengan arahan PMI
Kabupaten Grobogan, kemudian dilanjutkan dengan sejumlah materi yang berkaitan
langsung dengan kebutuhan organisasi KSR.
Materi pertama membahas Evaluasi dan
Arah Pengembangan Organisasi KSR yang disampaikan Hari Wibowo. Peserta
diajak melihat perkembangan organisasi sekaligus mengidentifikasi arah
pengembangan KSR ke depan.
Materi berikutnya membahas Tata
Kelola dan Kedudukan Organisasi KSR dalam PMI yang disampaikan Gesit
Kristyawan. Materi ini memberikan pemahaman kepada pengurus mengenai kedudukan
KSR serta tata kelola organisasi sebagai bagian dari PMI.
Selanjutnya, peserta mendapatkan materi
Komunikasi, Koordinasi dan Kepemimpinan Pengurus KSR yang disampaikan
Ahmad Dulrokhim.
Sementara itu, Happy Putra Pambudi
menyampaikan materi mengenai Tugas, Fungsi dan Pembagian Peran Pengurus KSR.
Pembagian tugas yang jelas diharapkan mampu menciptakan organisasi yang lebih
efektif dan terarah.
Pada sesi malam, peserta juga mengikuti
diskusi mengenai permasalahan dan kebutuhan KSR ke depan bersama
Ramadhan dan Marten. Diskusi tersebut menjadi ruang bagi pengurus untuk
menyampaikan pengalaman, tantangan, kebutuhan organisasi, serta gagasan
pengembangan KSR.
Pengurus Menyusun
Program Kerja
Pembekalan berlanjut pada Minggu
(9/8/2026) dengan kegiatan yang lebih aplikatif. Pengurus mengikuti workshop
penyusunan program kerja KSR 2026–2027 yang dipandu Hari Wibowo.
Pengurus kemudian menyusun pembagian
tugas, PIC, dan target program dengan pendampingan Ahmad Dulrokhim. Tahapan
berikutnya adalah penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) bersama seluruh
peserta.
Hasil penyusunan program kerja dan RTL
kemudian dipresentasikan oleh pengurus KSR. Melalui proses tersebut, pengurus
tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai manajemen organisasi secara teori,
tetapi juga langsung menyusun rencana kerja yang akan menjadi bagian dari
pelaksanaan program KSR.
Kegiatan kemudian ditutup dengan komitmen
pengurus KSR PMI Kabupaten Grobogan dan penutupan oleh PMI Kabupaten
Grobogan.
Membangun KSR yang
Solid dan Responsif
Dengan terbentuknya kepengurusan baru,
PMI Kabupaten Grobogan berharap KSR semakin mampu menjadi wadah pengembangan
kapasitas relawan sekaligus mendukung berbagai program pelayanan kemanusiaan.
Kepemimpinan Khoirul Roziqin dan Ayu
Novi diharapkan dapat memperkuat kekompakan internal, meningkatkan komunikasi
dan koordinasi, serta mendorong lahirnya program-program KSR yang sesuai dengan
kebutuhan organisasi dan masyarakat.
Pergantian kepengurusan ini juga
menjadi momentum untuk melanjutkan berbagai hal baik yang telah dilakukan
kepengurusan sebelumnya sekaligus menghadirkan inovasi baru dalam pengembangan
kerelawanan.
“Regenerasi bukan sekadar pergantian
kepemimpinan, tetapi merupakan proses melanjutkan pengabdian, memperkuat
organisasi, dan menyiapkan relawan yang semakin siap memberikan pelayanan
kemanusiaan.”
Dengan semangat “Bergerak Bersama
untuk Kemanusiaan”, KSR PMI Kabupaten Grobogan masa bakti 2026–2028
diharapkan semakin solid, aktif, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat.
























