This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

iklan

iklan

Jumat, 04 September 2026

PMI Kabupaten Grobogan Uji Kecakapan Pertolongan Pertama 47 Anggota PMR SMP Negeri 1 Gubug

 


Uji Kecakapan PMR Madya SMP Negeri 1 Gubug, PMI Kabupaten Grobogan Uji Kemampuan Pertolongan Pertama 47 Siswa

Grobogan, 2 September 2026 – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan bersama SMP Negeri 1 Gubug melaksanakan kegiatan Uji Kecakapan Palang Merah Remaja (PMR) Madya Tahun 2026 dengan mata uji Pertolongan Pertama. Kegiatan tersebut diikuti oleh 47 anggota PMR Madya SMP Negeri 1 Gubug dan dilaksanakan pada Rabu (2/9/2026).

Uji kecakapan ini menjadi bagian dari proses evaluasi pembinaan anggota PMR untuk mengetahui tingkat penguasaan pengetahuan dan keterampilan peserta, khususnya dalam bidang Pertolongan Pertama.

Sebanyak 47 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 19 peserta laki-laki dan 28 peserta perempuan. Seluruh peserta hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan tingkat kehadiran mencapai 100 persen.


Pelaksanaan ujian dilakukan melalui dua tahapan, yaitu tes tertulis dan ujian praktik. Pada tahap pertama, peserta mengerjakan 50 soal pilihan ganda mengenai materi Pertolongan Pertama PMR Madya.

Tes tertulis dilaksanakan menggunakan Google Forms yang diakses melalui telepon seluler masing-masing peserta dengan waktu pengerjaan selama 60 menit.

Setelah menyelesaikan tes tertulis, peserta melanjutkan ke tahap ujian praktik. Untuk mempermudah pelaksanaan, peserta dibagi menjadi dua kelompok dan melaksanakan ujian pada ruangan yang berbeda.

Pada ujian praktik, peserta diberikan simulasi kasus pertolongan terhadap korban yang mengalami pingsan. Peserta diminta menunjukkan kemampuan dalam melakukan penilaian keadaan, pemeriksaan respons korban, pemeriksaan kondisi dasar, menentukan tindakan pertolongan, melakukan pemantauan, hingga memberikan laporan hasil pertolongan.


Pelaksanaan ujian praktik juga menekankan pentingnya kerja sama antarpenolong. Setiap kelompok terdiri dari dua orang yang memiliki pembagian tugas sebagai penolong utama dan asisten penolong.

Tim penguji dari PMI Kabupaten Grobogan, Hari Wibowo dan Marten Krisando Legowo, melakukan pengamatan dan penilaian terhadap kemampuan peserta selama proses ujian berlangsung.

Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa aspek, antara lain kemampuan memastikan keamanan lokasi, penggunaan alat pelindung diri, pemeriksaan respons korban, pemeriksaan jalan napas dan pernapasan, tindakan pertolongan, pemantauan korban, komunikasi, kerja sama tim, serta sikap peserta selama melakukan pertolongan.


Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana penilaian bagi anggota PMR Madya, tetapi juga memberikan pengalaman kepada peserta untuk menerapkan pengetahuan Pertolongan Pertama dalam situasi simulasi.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian Uji Kecakapan dengan baik. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan, seluruh peserta yang telah direkap memperoleh nilai akhir sesuai atau di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan, yaitu 70.

PMI Kabupaten Grobogan berharap hasil Uji Kecakapan ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dan pembina PMR dalam meningkatkan kualitas pembinaan anggota PMR ke depan.

Latihan dan pembinaan Pertolongan Pertama secara rutin dinilai penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kesiapsiagaan, serta rasa percaya diri anggota PMR dalam memberikan pertolongan sesuai dengan kemampuan dan batas kewenangannya.

Melalui kegiatan ini, anggota PMR Madya SMP Negeri 1 Gubug diharapkan semakin memahami bahwa keterampilan Pertolongan Pertama tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga sikap tenang, kemampuan bekerja sama, kepedulian terhadap sesama, serta kemampuan mengambil tindakan yang tepat dan aman.

PMI Kabupaten Grobogan akan terus mendorong penguatan pembinaan Palang Merah Remaja di satuan pendidikan sebagai upaya membentuk generasi muda yang memiliki jiwa kemanusiaan, keterampilan, dan kesiapsiagaan untuk membantu sesama.