iklan

iklan

Minggu, 26 Juli 2026

PMI Grobogan Kenalkan PMR Mula dan Pertolongan Pertama kepada 150 Siswa MI Jabalul Khoir Purwodadi

 

PMI Grobogan Kenalkan PMR Mula dan Pertolongan Pertama kepada 150 Siswa MI Jabalul Khoir Purwodadi

PURWODADI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan terus berkomitmen menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian terhadap sesama, serta kesiapsiagaan sejak usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Palang Merah Remaja (PMR) Mula yang dilaksanakan di MI Unggulan Masjid Besar Jabalul Khoir Purwodadi, Sabtu, 25 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh 150 peserta didik, terdiri atas 63 siswa laki-laki dan 87 siswa perempuan. PMI Kabupaten Grobogan hadir sebagai fasilitator dan narasumber untuk memberikan edukasi kepalangmerahan kepada para peserta didik.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan Palang Merah Remaja (PMR) kepada peserta didik sejak usia dini sekaligus memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai kemanusiaan, sikap peduli dan tolong-menolong, perilaku hidup bersih dan sehat, kesiapsiagaan bencana, serta pengetahuan dasar pertolongan pertama.

Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan dengan metode yang interaktif dan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik usia sekolah dasar. Selain penyampaian materi melalui presentasi, peserta juga mengikuti sesi tanya jawab, simulasi bencana, serta praktik dasar pertolongan pertama.


Melalui sesi tanya jawab, para siswa diberikan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan narasumber. Peserta juga diajak berdiskusi mengenai berbagai kondisi yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari serta bagaimana sikap yang tepat ketika menghadapi keadaan darurat.

Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi bencana sebagai bentuk pembelajaran praktis. Dalam simulasi tersebut, peserta dikenalkan dengan langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi darurat dengan tetap memperhatikan keselamatan diri dan orang lain.

Selain kesiapsiagaan bencana, peserta juga mendapatkan materi praktik dasar pertolongan pertama. Praktik tersebut mencakup penanganan sederhana pada luka ringan serta tindakan awal yang dapat dilakukan ketika menghadapi seseorang yang mengalami pingsan, termasuk kondisi yang mungkin terjadi saat kegiatan sekolah seperti upacara.

Kepala MI Unggulan Masjid Besar Jabalul Khoir, Dr. Budi Utomo, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi yang diberikan oleh PMI Kabupaten Grobogan.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki manfaat penting dalam memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada peserta didik mengenai kepalangmerahan dan kemanusiaan. Selain itu, edukasi tentang pertolongan pertama dan kesiapsiagaan bencana juga dinilai penting untuk membangun kesadaran siswa agar mampu bersikap tepat ketika menghadapi kondisi darurat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan kepada siswa, tetapi juga dapat menumbuhkan karakter peduli terhadap sesama dan membangun kesadaran untuk selalu menjaga kesehatan serta keselamatan di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Dr. Budi Utomo.

Ia juga berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan pembinaan PMR Mula di lingkungan madrasah secara berkelanjutan, sehingga peserta didik memiliki kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan karakter kemanusiaan sejak dini.

Sementara itu, selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias dan aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Antusiasme tersebut terlihat saat peserta mengikuti penyampaian materi, mengajukan pertanyaan, berdiskusi, hingga mengikuti simulasi dan praktik pertolongan pertama.

Metode pembelajaran melalui simulasi dan praktik memberikan pengalaman yang lebih nyata kepada peserta didik. Dengan demikian, materi yang diberikan diharapkan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat diingat dan diterapkan sesuai dengan kemampuan peserta dalam kehidupan sehari-hari.

Pada akhir kegiatan, narasumber dari PMI Kabupaten Grobogan menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta membangun semangat untuk saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta juga diingatkan bahwa dalam menghadapi keadaan darurat, setiap orang perlu mengutamakan keselamatan diri terlebih dahulu dan memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan serta pengetahuan yang dimiliki.

Kegiatan Sosialisasi PMR Mula kemudian ditutup dan dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama antara peserta didik, pihak madrasah, dan narasumber PMI Kabupaten Grobogan.

Kegiatan tersebut menghadirkan Khoirul Roziqin dan Rizka Indah Pratiwi sebagai narasumber dari PMI Kabupaten Grobogan.

Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Grobogan berharap semakin banyak peserta didik yang mengenal kepalangmerahan sejak dini dan memiliki karakter yang peduli, sehat, tanggap, serta memiliki semangat kemanusiaan. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi awal dari pembinaan PMR Mula yang berkelanjutan di MI Unggulan Masjid Besar Jabalul Khoir Purwodadi.

Sebagai tindak lanjut, PMI Kabupaten Grobogan mendorong dilaksanakannya evaluasi pemahaman peserta, pelatihan lanjutan, serta pembinaan PMR Mula di lingkungan madrasah. Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, nilai-nilai kemanusiaan dan kepalangmerahan diharapkan dapat tumbuh dan menjadi bagian dari karakter peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

 

0 comments:

Posting Komentar