iklan

iklan

Jumat, 17 Juli 2026

MI Grobogan Tanamkan Jiwa Kemanusiaan Sejak Dini Melalui Sosialisasi PMR Mula di SD Negeri 4 Nambuhan


PMI Grobogan Tanamkan Jiwa Kemanusiaan Sejak Dini Melalui Sosialisasi PMR Mula di SD Negeri 4 Nambuhan

Grobogan, 18 Juli 2026 – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan bekerja sama dengan SD Negeri 4 Nambuhan menggelar kegiatan Sosialisasi Palang Merah Remaja (PMR) Mula pada Sabtu (18/7/2026). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta keterampilan dasar pertolongan pertama sejak usia dini.

Kegiatan dibuka oleh Kepala SD Negeri 4 Nambuhan, Agung Budi Utomo, S.Pd.I., yang menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Grobogan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan karakter melalui pendidikan kepalangmerahan menjadi bekal penting bagi peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang peduli, disiplin, dan siap membantu sesama.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Hari Wibowo, Kepala Seksi (Kasi) SDM dan Relawan PMI Kabupaten Grobogan, yang mengajak para siswa mengenal lebih dekat Palang Merah Remaja (PMR) Mula sebagai wadah pembinaan karakter kemanusiaan di lingkungan sekolah.

Dalam penyampaiannya, Hari Wibowo menjelaskan bahwa PMR bukan hanya kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga sarana membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian, semangat kesukarelawanan, dan keterampilan hidup.

"Menjadi anggota PMR berarti belajar peduli kepada sesama. Kalian bisa memulai dari hal-hal sederhana, seperti membantu teman yang terluka, menjaga kebersihan lingkungan, hidup sehat, dan saling menghormati. Dari kebiasaan kecil inilah lahir jiwa kemanusiaan yang akan bermanfaat bagi banyak orang," ujar Hari Wibowo di hadapan para peserta.


Selain mengenalkan sejarah dan peran PMR, narasumber juga menyampaikan materi mengenai Tri Bakti PMR, pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pengenalan dasar Pertolongan Pertama (PP). Melalui metode pembelajaran yang interaktif, diselingi permainan edukatif dan tanya jawab, para siswa diajak memahami cara memberikan pertolongan sederhana kepada teman yang mengalami luka ringan, mimisan, pingsan, maupun tersedak.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari menjawab pertanyaan, berdiskusi, hingga mencoba praktik sederhana yang dipandu langsung oleh narasumber. Suasana belajar yang menyenangkan membuat materi mudah dipahami oleh anak-anak.

Kepala SD Negeri 4 Nambuhan berharap kegiatan ini menjadi langkah awal terbentuknya PMR Mula di sekolahnya. Dengan adanya PMR Mula, para siswa diharapkan dapat terus mengembangkan pengetahuan tentang kepalangmerahan, membangun karakter kepemimpinan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama sejak usia dini.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan yel-yel PMR yang diikuti seluruh peserta. Melalui sosialisasi ini, PMI Kabupaten Grobogan berharap semakin banyak sekolah yang menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada peserta didik sehingga lahir generasi yang peduli, tangguh, dan siap menjadi relawan kemanusiaan di masa depan.

Dengan semangat "Menolong Sepenuh Hati", PMI Kabupaten Grobogan terus berkomitmen mendampingi sekolah-sekolah dalam membentuk karakter generasi muda melalui pembinaan Palang Merah Remaja sebagai investasi kemanusiaan untuk masa depan.


0 comments:

Posting Komentar