This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

iklan

iklan

Jumat, 20 Februari 2026

PMI Kabupaten Kudus Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

 


PMI Kabupaten Kudus Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

GROBOGAN – Solidaritas kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan terus mengalir. Kepala Markas PMI Kabupaten Kudus, Drs. Imam Santoso, M.Or., didampingi staf markas, menyerahkan langsung bantuan logistik kepada PMI Kabupaten Grobogan pada Jumat (20/2/2026).

Bantuan diterima oleh Kepala Subbagian Administrasi PMI Kabupaten Grobogan, Yenni, S.Sos., di Markas PMI setempat.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras 125 kilogram, telur 30 kilogram, mi instan 15 dus, serta minyak goreng dua dus. Bantuan tersebut akan segera didistribusikan kepada warga terdampak melalui dapur umum dan posko pelayanan PMI.

Kepala Markas PMI Kabupaten Kudus menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan antar-PMI dalam merespons bencana banjir yang terjadi di Grobogan.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak serta mendukung pelayanan kemanusiaan yang sedang dilakukan PMI Grobogan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak PMI Kabupaten Grobogan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Dukungan ini sangat berarti dalam mendukung distribusi logistik bagi masyarakat terdampak,” kata Yenni.

PMI Kabupaten Grobogan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan seluruh bantuan yang diterima dapat tersalurkan secara tepat sasaran serta mendukung percepatan pemulihan pascabanjir di wilayah terdampak.

 

PMI Kabupaten Blora Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

 

PMI Kabupaten Blora Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

GROBOGAN – Bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan kembali berdatangan. Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana (PB) PMI Kabupaten Blora, Eko Wahyudi, S.Kep., Ns., didampingi Kepala Markas Dwi Puji Rahayu, SE., menyerahkan langsung bantuan logistik kepada PMI Kabupaten Grobogan pada Jumat (20/2/2026).

Bantuan diterima oleh Kepala Subbagian Administrasi PMI Kabupaten Grobogan, Yenni, S.Sos., di Markas PMI setempat.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras 100 kilogram dan mi instan 10 dus. Bantuan tersebut akan segera didistribusikan kepada warga terdampak melalui dapur umum dan posko pelayanan PMI.

Eko Wahyudi menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antar-PMI dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana banjir.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak dan mendukung operasional pelayanan kemanusiaan di Grobogan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak PMI Kabupaten Grobogan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PMI Kabupaten Blora.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah disalurkan. Dukungan ini sangat berarti dalam mendukung distribusi logistik bagi warga terdampak banjir,” kata Yenni.

PMI Kabupaten Grobogan hingga kini terus berupaya memastikan seluruh bantuan yang diterima dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan serta mendukung proses pemulihan pascabanjir.

 


Kamis, 19 Februari 2026

SMK PGRI Kuwu Gelar Diklat PMR Wira, PMI Grobogan Hadir sebagai Pemateri

 


SMK PGRI Kuwu Gelar Diklat PMR Wira, PMI Grobogan Hadir sebagai Pemateri

GROBOGANSMK PGRI Kuwu menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Palang Merah Remaja (PMR) Wira pada Selasa (17/2/2026) di aula sekolah setempat. Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Grobogan hadir sebagai pemateri untuk memberikan penguatan kapasitas dan keterampilan anggota PMR.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB ini diikuti oleh 29 peserta. Diklat bertujuan meningkatkan mutu, kedisiplinan, serta kesiapsiagaan anggota PMR dalam menjalankan tugas kemanusiaan di lingkungan sekolah.


Materi pertama disampaikan oleh Fitri Kurniawan dengan fokus pada Pertolongan Pertama pada Kedaruratan Medis. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai prinsip dasar pertolongan pertama, keselamatan penolong, serta metode penilaian awal korban menggunakan DRCABC (Danger, Response, Airway, Breathing, Circulation). Selain teori, peserta juga mengikuti simulasi penanganan kasus siswa pingsan saat upacara.


Selanjutnya, Maulana Hafif memberikan materi Perawatan Keluarga, khususnya teknik penggantian sprei tempat tidur pasien dengan memperhatikan aspek kebersihan, keselamatan, dan kenyamanan. Peserta mempraktikkan secara langsung teknik tersebut dalam kelompok untuk melatih ketelitian dan kerja sama tim.

Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat saat sesi tanya jawab maupun praktik simulasi. Melalui metode pembelajaran yang memadukan teori dan praktik, peserta diharapkan mampu memahami sekaligus menerapkan keterampilan yang diperoleh.

Fasilitator PMI Kabupaten Grobogan, Maulana Hafif Zulkhoirurroziqin, menyampaikan bahwa pembinaan PMR merupakan bagian dari penguatan generasi muda dalam bidang kemanusiaan.

“Kami berharap anggota PMR dapat menjadi garda terdepan dalam pertolongan pertama di lingkungan sekolah serta mampu menerapkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, sekolah bersama pembina PMR berencana mengadakan latihan rutin serta membentuk tim siaga PMR untuk mendukung berbagai kegiatan sekolah.

Dengan adanya Diklat ini, PMR SMK PGRI Kuwu diharapkan semakin siap, terampil, dan disiplin dalam menjalankan peran kemanusiaan di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

 

PMI Kabupaten Karanganyar Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

 


PMI Kabupaten Karanganyar Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

GROBOGAN – Solidaritas kemanusiaan terus mengalir bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan. Kepala Markas PMI Kabupaten Karanganyar, Bagus Darmadi, SH., MM., didampingi Staf Penanggulangan Bencana Hendro Aji Widyantoro, menyerahkan langsung bantuan logistik kepada PMI Kabupaten Grobogan pada Kamis (19/2/2026).

Bantuan tersebut diterima oleh Drs. Maryono HI selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan (Wakabid ORG dan PB) PMI Kabupaten Grobogan di Markas PMI setempat.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras 100 kilogram, mi instan 12 dus, gula pasir 25 kilogram, telur 30 kilogram, minyak goreng 50 kemasan, serta tempe sebanyak 400 potong. Bantuan ini akan segera didistribusikan kepada warga terdampak melalui dapur umum dan posko pelayanan PMI.

Bagus Darmadi menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas antar-PMI dalam merespons bencana banjir yang melanda Grobogan.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir. Solidaritas kemanusiaan menjadi komitmen bersama PMI dalam setiap penanganan bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. Maryono HI menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PMI Kabupaten Karanganyar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Dukungan ini sangat berarti dalam menunjang operasional pelayanan kemanusiaan serta distribusi logistik kepada warga terdampak,” katanya.

PMI Kabupaten Grobogan hingga kini terus melakukan penanganan pascabanjir dan memastikan seluruh bantuan yang diterima dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

PMI Kabupaten Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

 


PMI Kabupaten Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

GROBOGAN – Bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan terus mengalir. Kepala Markas PMI Kabupaten Jepara, Roosiana Rakhmawati, S.Ak., M.Ak., menyerahkan langsung bantuan logistik kepada PMI Kabupaten Grobogan pada Kamis (19/2/2026).

Bantuan diterima oleh Staf Penanggulangan Bencana (PB) PMI Kabupaten Grobogan, Happy Putra Pambudi, di Markas PMI setempat.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras 150 kilogram, mi instan lima dus, gula pasir dua dus, serta minyak goreng empat dus. Logistik tersebut akan segera didistribusikan kepada warga terdampak melalui dapur umum dan posko pelayanan PMI.

Kepala Markas PMI Kabupaten Jepara menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antar-PMI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang saat ini masih dalam masa pemulihan pascabanjir. Solidaritas kemanusiaan menjadi kekuatan utama dalam setiap respons bencana,” ujarnya.

Sementara itu, pihak PMI Kabupaten Grobogan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah disalurkan. Dukungan ini sangat berarti dalam mendukung operasional pelayanan kemanusiaan serta distribusi logistik bagi warga terdampak,” kata perwakilan PMI Grobogan.

PMI Kabupaten Grobogan hingga kini terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat pemulihan pascabanjir serta memastikan bantuan yang diterima tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

PMI Kabupaten Klaten Salurkan Paket Sembako dan Hygiene Kit untuk Korban Banjir Grobogan

 


PMI Kabupaten Klaten Salurkan Paket Sembako dan Hygiene Kit untuk Korban Banjir Grobogan

GROBOGAN – Dukungan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan terus berdatangan. Ketua PMI Kabupaten Klaten, Drs. H. Purwanto AC, M.Si., menyerahkan langsung bantuan kepada PMI Kabupaten Grobogan pada Rabu (18/2/2026).

Dalam penyerahan tersebut, Purwanto didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi, SDM, PSD dan Infokom Wahyu Sugiharjo, S.Pd., MM., serta Wakil Sekretaris Sumariyata, S.Pd., M.Si. Bantuan diterima oleh Drs. Maryono HI selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan (Wakabid ORG dan PB) PMI Kabupaten Grobogan di Markas PMI setempat.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan hygiene kit (perlengkapan kebersihan). Bantuan tersebut akan segera didistribusikan kepada warga terdampak banjir melalui posko pelayanan dan dapur umum PMI.


Ketua PMI Kabupaten Klaten menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antar-PMI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Grobogan yang sedang menghadapi musibah banjir. Solidaritas kemanusiaan harus terus kita jaga dan perkuat,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. Maryono HI mengapresiasi dukungan yang diberikan PMI Kabupaten Klaten.

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Dukungan ini sangat berarti dalam menunjang pelayanan kemanusiaan dan percepatan pemulihan bagi warga terdampak,” katanya.


PMI Kabupaten Grobogan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam upaya penanganan dan pemulihan pascabanjir, serta memastikan seluruh bantuan yang diterima dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

PMI Kabupaten Pemalang Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Grobogan

 


PMI Kabupaten Pemalang Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Grobogan

GROBOGAN – Dukungan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan terus mengalir. Pengurus PMI Kabupaten Pemalang, Agus Sulaiman, S.Pd., didampingi Staf Markas Amir Hamzah, SM., menyerahkan bantuan logistik kepada PMI Kabupaten Grobogan pada Kamis (19/2/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan di Markas PMI Kabupaten Grobogan dan diterima langsung oleh Drs. Maryono HI selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan (Wakabid ORG dan PB).


Bantuan yang disalurkan berupa beras 100 kilogram, mi instan 10 dus, serta minyak goreng dua dus. Logistik tersebut akan segera didistribusikan kepada warga terdampak melalui dapur umum dan posko pelayanan PMI.

Agus Sulaiman mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas dan kepedulian antar-PMI dalam merespons bencana yang terjadi di Grobogan.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang saat ini masih dalam masa pemulihan pascabanjir. Semoga sinergi dan solidaritas kemanusiaan ini terus terjalin,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. Maryono HI menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PMI Kabupaten Pemalang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Dukungan ini sangat berarti dalam mendukung operasional pelayanan kemanusiaan serta distribusi logistik bagi warga terdampak,” katanya.

PMI Kabupaten Grobogan hingga kini terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat proses pemulihan pascabanjir serta memastikan bantuan yang diterima tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

PMI Karanganyar Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

 


PMI Karanganyar Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Grobogan

GROBOGAN – Solidaritas kemanusiaan terus mengalir bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan. Kepala Markas PMI Kabupaten Karanganyar, Bagus Darmadi, SH., MM., didampingi Staf Penanggulangan Bencana Hendro Aji Widyantoro, menyerahkan langsung bantuan logistik kepada PMI Kabupaten Grobogan pada Kamis (19/2/2026).

Bantuan diterima oleh Drs. Maryono HI selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan (Wakabid ORG dan PB) PMI Kabupaten Grobogan. Penyerahan bantuan berlangsung di Markas PMI Kabupaten Grobogan sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan darurat banjir yang masih berlangsung di sejumlah wilayah.


Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras 100 kilogram, mi instan 12 dus, gula pasir 25 kilogram, telur 30 kilogram, minyak goreng 50 kemasan, serta tempe sebanyak 400 potong. Bantuan tersebut akan segera didistribusikan ke dapur umum dan warga terdampak banjir.

Kepala Markas PMI Kabupaten Karanganyar, Bagus Darmadi, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas antar-PMI dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak banjir. Solidaritas kemanusiaan adalah kekuatan utama PMI, dan kami akan terus mendukung upaya penanganan yang dilakukan PMI Grobogan,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. Maryono HI menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PMI Kabupaten Karanganyar.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan dukungan dari PMI Kabupaten Karanganyar. Bantuan ini sangat berarti untuk menunjang operasional dapur umum serta memenuhi kebutuhan warga terdampak,” katanya.

PMI Kabupaten Grobogan saat ini masih terus melakukan penanganan pascabanjir, mulai dari distribusi logistik, layanan kesehatan, hingga pembersihan fasilitas umum. Sinergi dan dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.

Rabu, 18 Februari 2026

PMI Bersama BPBD dan Relawan Bersihkan Fasilitas Pendidikan Pascabanjir di Purwodadi

 


PMI Bersama BPBD dan Relawan Bersihkan Fasilitas Pendidikan Pascabanjir di Purwodadi         

GROBOGAN – Upaya percepatan pemulihan pascabanjir terus dilakukan di Kabupaten Grobogan. Pada Rabu (18/2/2026), PMI Kabupaten Grobogan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan komunitas relawan melaksanakan kerja bakti pembersihan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir di wilayah Purwodadi.

Kegiatan pembersihan dilakukan di SLB Purwodadi, SMA PGRI Purwodadi, serta SMA Negeri 1 Purwodadi. Ketiga sekolah tersebut sebelumnya sempat tergenang air akibat meluapnya sungai dan intensitas hujan tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir.

Petugas gabungan membersihkan lumpur yang mengendap di ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, dilakukan penyemprotan dan pembersihan area untuk memastikan lingkungan sekolah kembali higienis dan aman digunakan.

Ketua PMI Kabupaten Grobogan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PMI dalam mendukung percepatan pemulihan sektor pendidikan pascabencana.


“Kami ingin memastikan anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman dan aman. Sekolah adalah prioritas karena menyangkut masa depan generasi muda. Melalui kolaborasi bersama BPBD dan relawan, kami berharap proses belajar mengajar bisa segera berjalan normal,” ujarnya.

Kepala sekolah setempat mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh PMI dan seluruh unsur relawan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu percepatan pembersihan sehingga sekolah dapat segera digunakan kembali.


Kegiatan kerja bakti ini melibatkan personel PMI, BPBD, relawan komunitas, serta partisipasi guru dan warga sekitar. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan fasilitas umum yang terdampak banjir di wilayah Purwodadi dan sekitarnya.

PMI Kabupaten Grobogan menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam upaya pemulihan pascabencana, khususnya pada sektor pendidikan dan fasilitas umum.

Selasa, 17 Februari 2026

Daftar Wilayah Terdampak Banjir Grobogan 2026, PMI Evakuasi 79 Warga

 


PMI Kabupaten Grobogan Tanggap Darurat Banjir, 9.736 KK Terdampak

GROBOGAN – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Minggu (16/2/2026) dini hari sekitar pukul 02.10 WIB. Peristiwa ini dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (15/2/2026) pukul 21.00 WIB hingga Minggu (16/2/2026) pukul 05.00 WIB.

Selain curah hujan tinggi, kiriman air dari hulu Sungai Glugu dan Sungai Tuntang menyebabkan debit air meningkat drastis hingga meluap. Sejumlah tanggul dilaporkan jebol sehingga air merendam permukiman warga dan fasilitas umum.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Grobogan menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir melalui Surat Keputusan Bupati Grobogan Tahun 2026 guna mempercepat penanganan darurat dan mobilisasi sumber daya lintas sektor.

Berdasarkan data terbaru per Selasa (18/2/2026), banjir berdampak pada 11 kecamatan dan 45 desa dengan total 9.736 kepala keluarga (KK) terdampak. Kerusakan yang tercatat meliputi satu unit rumah rusak berat, tujuh titik tanggul jebol, serta lahan pertanian terdampak seluas kurang lebih 230 hektare.


Selain itu, genangan air juga merendam enam Sekolah Dasar Negeri (SDN), tiga fasilitas kesehatan, dan 18 tempat ibadah.

Adapun wilayah yang hingga kini masih tergenang antara lain Kecamatan Purwodadi (Desa Cingkrong, Karanganyar, dan Kuripan), Kecamatan Tegowanu (Desa Mangunsari dan Tajemsari), Kecamatan Godong (Desa Tinanding), serta Kecamatan Tawangharjo. Sementara itu, Kecamatan Kedungjati, Karangrayung, Geyer, serta sebagian wilayah Kecamatan Toroh dan Penawangan dilaporkan berangsur surut.

Respons Cepat PMI

Sejak hari pertama kejadian, PMI Kabupaten Grobogan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta relawan bergerak melakukan penanganan darurat.

Pada Senin (16/2/2026) pukul 06.00–11.00 WIB, PMI bersama BPBD mengevakuasi warga terdampak di Perumahan Permata Hijau dan Perumahan Griya Citra Dewata. Sebanyak 79 jiwa, termasuk delapan lanjut usia (lansia) dan anak-anak, berhasil dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

Ketua PMI Kabupaten Grobogan menyatakan bahwa seluruh personel dan relawan dikerahkan untuk memastikan keselamatan warga terdampak.

“Sejak dini hari kami langsung bergerak melakukan asesmen dan evakuasi. Fokus utama kami adalah keselamatan warga, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan pasien dengan kebutuhan medis khusus. Kami juga memastikan distribusi logistik dan layanan kesehatan berjalan optimal,” ujarnya.

Tim ambulans PMI juga memberikan layanan kegawatdaruratan bagi pasien rawat jalan cuci darah dari kawasan Simpang Lima Purwodadi yang dirujuk ke RS Permata Bunda. Selain itu, petugas menangani korban terpeleset akibat banjir di Desa Ngraji serta mengevakuasi warga yang terjebak saat pulang dari pasar di Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi.

Distribusi Logistik dan Pembersihan Fasilitas

Pada Selasa (17/2/2026), PMI mendistribusikan bantuan logistik ke sejumlah dapur umum dan wilayah terdampak, antara lain Desa Manggarmas (Kecamatan Godong), Desa Karanganyar, Kelurahan Purwodadi, Kelurahan Kuripan, Desa Cingkrong, Kelurahan Kalongan, serta Desa Getasrejo.

Bantuan yang disalurkan meliputi beras, mi instan, minyak goreng, telur, selimut, serta kebutuhan pokok lainnya guna mendukung kebutuhan warga terdampak dan operasional dapur umum.

Memasuki hari ketiga, Rabu (18/2/2026), PMI bersama BPBD, Pramuka Peduli, TNI/Polri, dan relawan melaksanakan kerja bakti pembersihan fasilitas umum terdampak banjir, seperti tempat ibadah dan sekolah dasar.

Bupati Grobogan dalam keterangannya menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk percepatan pemulihan.

“Status tanggap darurat telah kami tetapkan agar koordinasi lintas instansi lebih efektif dan bantuan dapat segera tersalurkan. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” katanya.

Ia juga memastikan pemerintah daerah akan melakukan pendataan lanjutan untuk perbaikan tanggul, pemulihan lahan pertanian, serta bantuan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

PMI Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan kemanusiaan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi hingga kondisi benar-benar pulih.

 

Sabtu, 14 Februari 2026

PMR Wira SMA Negeri 1 Gubug Gelar DIKLATSAR 2, Perkuat Kompetensi Pertolongan Pertama dan Kepalangmerahan

 


PMR Wira SMA Negeri 1 Gubug Gelar DIKLATSAR 2, Perkuat Kompetensi Pertolongan Pertama dan Kepalangmerahan

SMA Negeri 1 Gubug kembali menggelar kegiatan DIKLATSAR 2 PMR Wira sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan karakter relawan muda di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Palang Merah Indonesia Kabupaten Grobogan untuk menyampaikan materi Kepalangmerahan dan Pertolongan Pertama sesuai kurikulum PMR Wira.

Dalam materi Kepalangmerahan, peserta dibekali pemahaman tentang sejarah dan peran Gerakan Palang Merah, prinsip-prinsip dasar kepalangmerahan, serta peran PMR sebagai agen perubahan di sekolah. Nilai kemanusiaan, kesukarelaan, kemandirian, dan tanggung jawab sosial menjadi penekanan utama dalam sesi ini.


Sementara itu, pada materi Pertolongan Pertama, peserta mempelajari konsep dasar pertolongan pertama, anatomi dan faal dasar, penilaian korban, penanganan perdarahan dan syok, cedera sistem otot dan rangka, luka bakar, hingga teknik evakuasi dan pemindahan korban. Materi disampaikan secara teori dan praktik sederhana agar peserta mampu memahami langkah yang tepat saat menghadapi kasus kegawatdaruratan di sekolah.

Pemateri dari PMI Kabupaten Grobogan menyampaikan bahwa anggota PMR Wira harus mampu mengutamakan keselamatan penolong dan korban, memahami prosedur dengan benar, serta menunjukkan sikap empati dan komunikasi yang baik saat memberikan pertolongan.

Ketua panitia, Nasywa Candra Kirana, menjelaskan bahwa DIKLATSAR 2 ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan anggota PMR Wira.

“Kami mengundang dua pihak dari PMI sebagai pemateri Kepalangmerahan dan Pertolongan Pertama agar materi yang diberikan sesuai standar. Kami sangat berterima kasih atas dukungan PMI Kabupaten Grobogan dalam menyukseskan kegiatan ini.”

Melalui DIKLATSAR 2 ini, diharapkan anggota PMR Wira SMA Negeri 1 Gubug semakin siap, terampil, dan berkarakter dalam menjalankan tugas kemanusiaan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.