PMR Wira SMA Negeri 1 Gubug Gelar DIKLATSAR 2,
Perkuat Kompetensi Pertolongan Pertama dan Kepalangmerahan
SMA
Negeri 1 Gubug
kembali menggelar kegiatan DIKLATSAR 2 PMR Wira
sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan karakter relawan muda di lingkungan
sekolah. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Palang
Merah Indonesia Kabupaten Grobogan untuk menyampaikan materi
Kepalangmerahan dan Pertolongan Pertama sesuai kurikulum PMR Wira.
Dalam materi
Kepalangmerahan, peserta dibekali pemahaman tentang sejarah dan peran Gerakan
Palang Merah, prinsip-prinsip dasar kepalangmerahan, serta peran PMR sebagai
agen perubahan di sekolah. Nilai kemanusiaan, kesukarelaan, kemandirian, dan
tanggung jawab sosial menjadi penekanan utama dalam sesi ini.
Sementara itu,
pada materi Pertolongan Pertama, peserta mempelajari konsep dasar pertolongan
pertama, anatomi dan faal dasar, penilaian korban, penanganan perdarahan dan
syok, cedera sistem otot dan rangka, luka bakar, hingga teknik evakuasi dan
pemindahan korban. Materi disampaikan secara teori dan praktik sederhana agar
peserta mampu memahami langkah yang tepat saat menghadapi kasus
kegawatdaruratan di sekolah.
Pemateri dari
PMI Kabupaten Grobogan menyampaikan bahwa anggota PMR Wira harus mampu
mengutamakan keselamatan penolong dan korban, memahami prosedur dengan benar,
serta menunjukkan sikap empati dan komunikasi yang baik saat memberikan
pertolongan.
Ketua panitia,
Nasywa
Candra Kirana, menjelaskan bahwa DIKLATSAR 2 ini merupakan
bagian dari pembinaan berkelanjutan anggota PMR Wira.
“Kami
mengundang dua pihak dari PMI sebagai pemateri Kepalangmerahan dan Pertolongan
Pertama agar materi yang diberikan sesuai standar. Kami sangat berterima kasih
atas dukungan PMI Kabupaten Grobogan dalam menyukseskan kegiatan ini.”
Melalui
DIKLATSAR 2 ini, diharapkan anggota PMR Wira SMA Negeri 1 Gubug semakin siap,
terampil, dan berkarakter dalam menjalankan tugas kemanusiaan, baik di
lingkungan sekolah maupun masyarakat.







.jpg)

0 comments:
Posting Komentar