PMI Grobogan Dukung Peningkatan Kapasitas PMR Wira SMA
Negeri 1 Geyer melalui DIKLAT
Grobogan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan
berpartisipasi dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Palang Merah
Remaja (PMR) Wira yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Geyer pada Sabtu, 7
Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di SMA Negeri 1 Geyer, Kabupaten
Grobogan.
Dalam
kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Grobogan menugaskan Marten Krisando Legowo dan
Diarra Naufal Azzam sebagai fasilitator sekaligus narasumber. Keduanya
menyampaikan materi terkait kedaruratan medis kepada anggota PMR Wira.
Materi
yang diberikan meliputi penanganan pingsan, luka bakar, mimisan, serta
pengenalan alat-alat pertolongan pertama. Peserta juga dibekali pemahaman
mengenai jenis dan fungsi perlengkapan pertolongan pertama yang wajib dimiliki
oleh PMR di lingkungan sekolah, termasuk isi tas Pertolongan Pertama (tas PP).
Pembina
PMR SMA Negeri 1 Geyer, Wahyuni, S.Pd, menyampaikan apresiasinya atas
dukungan PMI Kabupaten Grobogan dalam kegiatan tersebut.
“Kami
sangat berterima kasih kepada PMI Kabupaten Grobogan yang telah hadir dan
memberikan pembekalan kepada anggota PMR. Materi yang disampaikan sangat
bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan PMR di sekolah,” ujarnya.
Dwina
Nur Talianti Salah
satu anggota PMR Wira SMA Negeri 1 Geyer juga mengungkapkan antusiasmenya
setelah mengikuti kegiatan DIKLAT.
“Kegiatan
ini sangat menambah pengetahuan kami, terutama tentang pertolongan pertama
seperti penanganan pingsan dan luka bakar. Kami jadi lebih siap jika menghadapi
situasi darurat di sekolah,” tuturnya.
Melalui
kegiatan DIKLAT ini, diharapkan anggota PMR Wira SMA Negeri 1 Geyer dapat
meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan dalam memberikan
pertolongan pertama secara tepat dan aman.
PMI
Kabupaten Grobogan terus berkomitmen mendukung pembinaan dan penguatan
kapasitas Palang Merah Remaja sebagai generasi muda yang peduli kemanusiaan dan
siap berperan aktif dalam kegiatan kepalangmerahan.






0 comments:
Posting Komentar