iklan

iklan

Minggu, 22 Februari 2026

Solidaritas PMI Se-Jawa Tengah Mengalir untuk Korban Banjir Grobogan

 


Dari Karanganyar hingga Semarang, Solidaritas PMI Mengalir untuk Grobogan

GROBOGAN – Di tengah suasana pemulihan pascabanjir yang masih berlangsung di Kabupaten Grobogan, satu per satu kendaraan logistik memasuki halaman Markas PMI Kabupaten Grobogan. Di balik setiap karung beras dan dus mi instan yang diturunkan, terselip pesan sederhana: solidaritas tidak pernah datang sendirian.

Sejak banjir melanda dan ribuan warga terdampak, dukungan dari berbagai PMI kabupaten di Jawa Tengah terus berdatangan. Mereka tidak hanya mengirim bantuan, tetapi juga membawa semangat kebersamaan antar-sesama relawan kemanusiaan.

Dari PMI Kabupaten Karanganyar, bantuan berupa beras, mi instan, gula, telur, minyak goreng, hingga tempe diserahkan langsung sebagai dukungan untuk dapur umum. Tak lama berselang, PMI Kabupaten Pemalang dan PMI Kabupaten Sukoharjo turut hadir membawa kebutuhan pokok untuk warga terdampak.

Dari arah timur, PMI Kabupaten Klaten mengirimkan paket sembako dan hygiene kit, memastikan kebutuhan pangan dan kebersihan warga tetap terjaga. Sementara itu, PMI Kabupaten Jepara, PMI Kabupaten Blora, dan PMI Kabupaten Kudus menyusul dengan tambahan beras, mi instan, gula, telur, serta minyak goreng.

Bahkan, PMI Kabupaten Semarang membawa satu kendaraan pikap berisi sayur-sayuran segar. Bantuan tersebut langsung diarahkan ke dapur umum untuk memastikan warga terdampak tetap mendapatkan asupan makanan bergizi di tengah masa tanggap darurat.

Di Markas PMI Grobogan, bantuan diterima oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan, Drs. Maryono HI, bersama jajaran staf. Baginya, setiap bantuan yang datang bukan sekadar logistik, melainkan simbol kuatnya jaringan kemanusiaan PMI.

“Ini bukan hanya soal beras atau mi instan. Ini tentang kepedulian dan kebersamaan. Kami sangat berterima kasih atas solidaritas dari rekan-rekan PMI kabupaten lain. Dukungan ini menjadi energi bagi kami untuk terus melayani masyarakat,” ujarnya.

Bantuan yang diterima segera dicatat, dipilah, dan disalurkan ke dapur umum serta wilayah-wilayah terdampak. Para relawan bekerja tanpa banyak jeda, memastikan setiap kiriman dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga.

Banjir mungkin telah merendam rumah dan lahan pertanian. Namun di saat yang sama, bencana ini juga memperlihatkan hal lain: kuatnya ikatan kemanusiaan. Dari berbagai penjuru Jawa Tengah, PMI hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa harapan.

Dan di Grobogan, harapan itu kini tumbuh bersama semangat gotong royong yang tak pernah surut.

 

0 comments:

Posting Komentar