Dari Karanganyar hingga Semarang, Solidaritas PMI Mengalir
untuk Grobogan
GROBOGAN – Di tengah suasana pemulihan pascabanjir yang masih berlangsung
di Kabupaten Grobogan, satu per satu kendaraan logistik memasuki halaman Markas
PMI Kabupaten Grobogan. Di balik setiap karung beras dan dus mi instan
yang diturunkan, terselip pesan sederhana: solidaritas tidak pernah datang
sendirian.
Sejak
banjir melanda dan ribuan warga terdampak, dukungan dari berbagai PMI kabupaten
di Jawa Tengah terus berdatangan. Mereka tidak hanya mengirim bantuan, tetapi
juga membawa semangat kebersamaan antar-sesama relawan kemanusiaan.
Dari
PMI Kabupaten Karanganyar, bantuan berupa beras, mi instan, gula, telur,
minyak goreng, hingga tempe diserahkan langsung sebagai dukungan untuk dapur
umum. Tak lama berselang, PMI Kabupaten Pemalang dan PMI Kabupaten
Sukoharjo turut hadir membawa kebutuhan pokok untuk warga terdampak.
Dari
arah timur, PMI Kabupaten Klaten mengirimkan paket sembako dan hygiene
kit, memastikan kebutuhan pangan dan kebersihan warga tetap terjaga. Sementara
itu, PMI Kabupaten Jepara, PMI Kabupaten Blora, dan PMI
Kabupaten Kudus menyusul dengan tambahan beras, mi instan, gula, telur,
serta minyak goreng.
Bahkan,
PMI Kabupaten Semarang membawa satu kendaraan pikap berisi sayur-sayuran
segar. Bantuan tersebut langsung diarahkan ke dapur umum untuk memastikan warga
terdampak tetap mendapatkan asupan makanan bergizi di tengah masa tanggap
darurat.
Di
Markas PMI Grobogan, bantuan diterima oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi dan
Pembinaan, Drs. Maryono HI, bersama jajaran staf. Baginya, setiap bantuan yang
datang bukan sekadar logistik, melainkan simbol kuatnya jaringan kemanusiaan
PMI.
“Ini
bukan hanya soal beras atau mi instan. Ini tentang kepedulian dan kebersamaan.
Kami sangat berterima kasih atas solidaritas dari rekan-rekan PMI kabupaten
lain. Dukungan ini menjadi energi bagi kami untuk terus melayani masyarakat,”
ujarnya.
Bantuan
yang diterima segera dicatat, dipilah, dan disalurkan ke dapur umum serta
wilayah-wilayah terdampak. Para relawan bekerja tanpa banyak jeda, memastikan
setiap kiriman dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga.
Banjir
mungkin telah merendam rumah dan lahan pertanian. Namun di saat yang sama,
bencana ini juga memperlihatkan hal lain: kuatnya ikatan kemanusiaan. Dari
berbagai penjuru Jawa Tengah, PMI hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi
juga membawa harapan.
Dan
di Grobogan, harapan itu kini tumbuh bersama semangat gotong royong yang tak
pernah surut.







0 comments:
Posting Komentar