iklan

iklan

Minggu, 22 Februari 2026

PMI Bergerak Cepat, Evakuasi 21 Penumpang Bus Terdampak Tanggul Jebol di Grobogan

 


PMI Bergerak Cepat, Evakuasi 21 Penumpang Bus Terdampak Tanggul Jebol di Grobogan

GROBOGAN, JAWA TENGAH — Aksi cepat dan sigap relawan Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi sorotan utama dalam proses evakuasi dramatis puluhan penumpang bus yang terjebak di tengah derasnya arus di lokasi tanggul Sungai Tuntang yang jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong pada Senin (16/2/2026).

Kejadian bermula ketika sebuah bus AKDP jurusan Purwodadi–Semarang mengalami mogok saat melintasi titik jebolan tanggul akibat banjir berkepanjangan di wilayah Grobogan. Di dalam bus terdapat 21 karyawan pabrik yang hendak pulang kerja.

Sebagai salah satu yang pertama menerima laporan, petugas dan relawan PMI Grobogan segera menuju lokasi bersama tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satlantas Polres Grobogan. Dalam kondisi arus yang deras dan medan yang sangat berbahaya, tim PMI bergerak cepat untuk mengevakuasi para penumpang yang sudah sangat lelah dan trauma.

“Begitu berita sampai, kami langsung siaga di titik arus. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban yang kelelahan, shock, dan berisiko cedera lebih parah,” ujar salah satu relawan PMI yang bertugas di lokasi.

Tangan-tangan relawan PMI terlihat membantu menenangkan serta memberikan pertolongan pertama kepada penumpang yang pingsan dan mengalami trauma. Dua korban langsung mendapatkan terapi oksigen di lokasi, sementara lainnya yang mengalami kelelahan berat dirujuk ke rumah sakit setempat bersama pendampingan dari Satlantas Polres Grobogan.

Kondisi banjir di Grobogan sendiri merupakan dampak dari tanggul Sungai Tuntang yang jebol akibat hujan deras, yang memicu meluapnya air hingga merendam ribuan rumah dan jalan utama. Hingga beberapa hari setelah kejadian, banjir masih melanda beberapa desa di wilayah setempat.

Peran PMI dalam kejadian ini mendapat apresiasi dari warga dan aparat, menggarisbawahi pentingnya sinergi antara organisasi kemanusiaan, instansi penanggulangan bencana, dan aparat kepolisian dalam menghadapi situasi darurat.

 

0 comments:

Posting Komentar