iklan

iklan

Minggu, 22 Februari 2026

PMI Grobogan Salurkan Air Bersih ke Desa Terdampak Banjir, 3 Truk Tangki Turun untuk Bersihkan Fasilitas Umum

 


PMI Grobogan Salurkan Air Bersih ke Desa Terdampak Banjir, 3 Truk Tangki Turun untuk Bersihkan Fasilitas Umum

GROBOGAN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan terus memperkuat respons pascabanjir dengan menyalurkan air bersih ke sejumlah desa terdampak, sekaligus menggunakan armada truk tangki untuk mendukung kegiatan pembersihan fasilitas umum.

Sejumlah desa mengalami kesulitan air bersih karena sumur warga tercemar oleh lumpur dan genangan banjir, sehingga air tersebut tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk menjawab kebutuhan itu, PMI Grobogan mengerahkan truk-truk tangki air untuk droping ke lokasi-lokasi terdampak, seperti desa-desa yang jauh dari sumber air bersih.



Distribusi air bersih dilakukan dengan menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter yang berkeliling ke titik-titik terdampak dan pos pengungsian untuk memenuhi kebutuhan air minum, memasak, serta sanitasi warga.

Selain itu, PMI Grobogan juga mengoperasikan 3 truk tangki masing-masing berkapasitas 5.000 liter untuk mendukung kegiatan pembersihan fasilitas umum pascabanjir, seperti tempat ibadah, sekolah, dan fasilitas publik lainnya. Truk-truk tangki ini digunakan untuk suplai air bersih dalam kegiatan bersih-bersih bersama relawan dan masyarakat setempat. (Informasi tambahan diminta pengguna)

Ketua PMI Grobogan, Moh. Sumarsono, menyatakan bahwa kegiatan pendistribusian air bersih dilakukan secara bertahap dan terjadwal agar dapat menjangkau lebih banyak wilayah terdampak.


“Prioritas kami adalah desa-desa yang mengalami kesulitan akses air bersih karena sumur tercampur lumpur dan air banjir. Kami terus berusaha menjangkau kebutuhan itu secepat mungkin,” ujarnya.

Relawan PMI Grobogan juga memberikan imbauan kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan air secara bijak untuk mencegah penyakit pascabanjir, seperti diare dan gangguan kulit.

Warga menyambut baik bantuan tersebut karena sangat membantu di tengah kondisi darurat pascabanjir. PMI memastikan distribusi akan terus dilakukan selama kebutuhan air bersih masih tinggi dan kondisi belum sepenuhnya pulih.

 

0 comments:

Posting Komentar