CETAK
GENERASI PEDULI KEMANUSIAAN, 191 PELAJAR IKUT UJI KECAKAPAN DONOR DARAH PMI
GROBOGAN
GROBOGAN – Semangat generasi
muda untuk berkontribusi dalam gerakan kemanusiaan terus tumbuh di Kabupaten
Grobogan. Sebanyak 191 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari 20 sekolah dan
madrasah mengikuti kegiatan Uji Kecakapan Donor Darah (UTK) PMR Madya dan Wira
Tahun 2026 yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten
Grobogan, Sabtu (31/10/2026).
Bertempat di Markas PMI Kabupaten
Grobogan, kegiatan ini menjadi salah satu agenda pembinaan tahunan yang
bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kompetensi anggota PMR
mengenai donor darah sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap
kebutuhan darah bagi masyarakat.
Pembukaan kegiatan dilakukan secara
langsung oleh Djasman, S.Pd., selaku Kepala Markas PMI Kabupaten Grobogan.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa
Uji Kecakapan Donor Darah merupakan kegiatan tahunan yang wajib dilaksanakan
sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan kapasitas anggota PMR. Kegiatan
ini diharapkan menjadi sarana bagi anggota PMR untuk memperluas wawasan,
meningkatkan kompetensi, serta menumbuhkan semangat kerelawanan di bidang donor
darah.
Direktur UDD PMI
Grobogan Bangga dengan Antusiasme Pelajar
Direktur Unit Donor Darah (UDD) PMI
Kabupaten Grobogan, dr. Titik Wahyuningsih, M.Kes., menyampaikan rasa senang
dan bangganya atas tingginya partisipasi pelajar dalam kegiatan Uji Kecakapan
Donor Darah tahun ini.
Menurutnya, keterlibatan 191 peserta
dari berbagai sekolah merupakan potensi besar dalam membangun kepedulian
generasi muda terhadap pelayanan donor darah.
Ia berharap para peserta dapat menjadi
bagian dari gerakan edukasi donor darah di lingkungan masing-masing serta turut
mendukung berbagai kegiatan donor darah yang diselenggarakan PMI Kabupaten
Grobogan.
Generasi muda memiliki peran strategis
dalam menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya donor darah. Melalui pengetahuan
yang diperoleh dalam kegiatan ini, anggota PMR diharapkan mampu menjadi
penggerak kepedulian sosial, mengedukasi masyarakat, dan mengajak calon
pendonor yang telah memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam kegiatan
donor darah sukarela.
Diikuti 191 Peserta
dari 20 Sekolah dan Madrasah
Antusiasme peserta terlihat dari
luasnya keterlibatan satuan pendidikan yang mengirimkan anggota PMR untuk
mengikuti kegiatan ini.
Sebanyak 20 sekolah dan madrasah yang
berpartisipasi meliputi:
1. SMA Negeri 1 Geyer
2. SMK Negeri 1
Purwodadi
3. SMA Negeri 1 Kradenan
4. SMA Negeri 1
Pulokulon
5. MA Negeri 1 Grobogan
6. SMA Negeri 1 Godong
7. SMP Negeri 1 Toroh
8. SMK Negeri 1 Wirosari
9. SMA Muhammadiyah
Purwodadi
10.
SMP
Negeri 1 Kradenan
11.
SMK
Negeri 2 Purwodadi
12.
SMA
Negeri 1 Toroh
13.
SMP
Negeri 1 Geyer
14.
SMP
Negeri 2 Purwodadi
15.
SMA
Negeri 1 Karangrayung
16.
MTs
Puteri Sunniyyah Selo
17.
SMK
Muhammadiyah Purwodadi
18.
SMK
Yatpi Godong
19.
SMK
Astra Mitra Purwodadi
20.
SMP
Kristen Purwodadi
Keikutsertaan berbagai sekolah dan
madrasah tersebut menunjukkan bahwa pembinaan kepalangmerahan, khususnya
edukasi donor darah, mendapatkan perhatian positif dari kalangan pendidikan.
Mengukur Pengetahuan
dan Keterampilan Peserta
Dalam pelaksanaannya, UTK Donor Darah
dirancang melalui tahapan penilaian yang meliputi ujian teori, ujian praktik,
dan nilai tambahan sesuai ketentuan panitia.
Tahapan tersebut bertujuan mengukur
pemahaman peserta sekaligus memberikan pengalaman evaluasi terhadap pengetahuan
yang telah diperoleh selama mengikuti pembinaan PMR.
Melalui kegiatan ini, peserta
diharapkan semakin memahami pentingnya donor darah, mengenal pelayanan Unit
Donor Darah, serta mampu menyampaikan edukasi yang benar kepada masyarakat.
Dari PMR untuk Masa
Depan Kemanusiaan
Lebih dari sekadar kegiatan uji
kecakapan, UTK Donor Darah merupakan bagian dari investasi PMI dalam menyiapkan
generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap sesama.
Anggota PMR diharapkan tidak hanya
aktif dalam kegiatan sekolah, tetapi juga mampu menjadi pelopor aksi
kemanusiaan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
PMI Kabupaten Grobogan berkomitmen
untuk terus memperkuat pembinaan PMR melalui pendidikan, pelatihan, dan
kegiatan pengembangan kapasitas secara berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi antara PMI,
sekolah, dan generasi muda, diharapkan semakin banyak pelajar yang tumbuh
menjadi kader kemanusiaan dan pendukung gerakan donor darah sukarela di
Kabupaten Grobogan.
Karena kepedulian tidak cukup hanya
dipelajari, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata.
PMI KABUPATEN GROBOGAN
Bergerak Bersama untuk Kemanusiaan.










0 comments:
Posting Komentar