iklan

iklan

Selasa, 03 November 2026

PMI Grobogan Gelar UTK Donor Darah, Cetak Kader Muda Peduli Kemanusiaan

 


CETAK GENERASI PEDULI KEMANUSIAAN, 191 PELAJAR IKUT UJI KECAKAPAN DONOR DARAH PMI GROBOGAN

GROBOGAN – Semangat generasi muda untuk berkontribusi dalam gerakan kemanusiaan terus tumbuh di Kabupaten Grobogan. Sebanyak 191 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari 20 sekolah dan madrasah mengikuti kegiatan Uji Kecakapan Donor Darah (UTK) PMR Madya dan Wira Tahun 2026 yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan, Sabtu (31/10/2026).

Bertempat di Markas PMI Kabupaten Grobogan, kegiatan ini menjadi salah satu agenda pembinaan tahunan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kompetensi anggota PMR mengenai donor darah sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kebutuhan darah bagi masyarakat.

Pembukaan kegiatan dilakukan secara langsung oleh Djasman, S.Pd., selaku Kepala Markas PMI Kabupaten Grobogan.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Uji Kecakapan Donor Darah merupakan kegiatan tahunan yang wajib dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan kapasitas anggota PMR. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana bagi anggota PMR untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta menumbuhkan semangat kerelawanan di bidang donor darah.


Direktur UDD PMI Grobogan Bangga dengan Antusiasme Pelajar

Direktur Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Grobogan, dr. Titik Wahyuningsih, M.Kes., menyampaikan rasa senang dan bangganya atas tingginya partisipasi pelajar dalam kegiatan Uji Kecakapan Donor Darah tahun ini.

Menurutnya, keterlibatan 191 peserta dari berbagai sekolah merupakan potensi besar dalam membangun kepedulian generasi muda terhadap pelayanan donor darah.

Ia berharap para peserta dapat menjadi bagian dari gerakan edukasi donor darah di lingkungan masing-masing serta turut mendukung berbagai kegiatan donor darah yang diselenggarakan PMI Kabupaten Grobogan.

Generasi muda memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi mengenai pentingnya donor darah. Melalui pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan ini, anggota PMR diharapkan mampu menjadi penggerak kepedulian sosial, mengedukasi masyarakat, dan mengajak calon pendonor yang telah memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sukarela.

Diikuti 191 Peserta dari 20 Sekolah dan Madrasah

Antusiasme peserta terlihat dari luasnya keterlibatan satuan pendidikan yang mengirimkan anggota PMR untuk mengikuti kegiatan ini.

Sebanyak 20 sekolah dan madrasah yang berpartisipasi meliputi:

1.  SMA Negeri 1 Geyer

2.  SMK Negeri 1 Purwodadi

3.  SMA Negeri 1 Kradenan

4.  SMA Negeri 1 Pulokulon

5.  MA Negeri 1 Grobogan

6.  SMA Negeri 1 Godong

7.  SMP Negeri 1 Toroh

8.  SMK Negeri 1 Wirosari

9.  SMA Muhammadiyah Purwodadi

10.                SMP Negeri 1 Kradenan

11.                SMK Negeri 2 Purwodadi

12.                SMA Negeri 1 Toroh

13.                SMP Negeri 1 Geyer

14.                SMP Negeri 2 Purwodadi

15.                SMA Negeri 1 Karangrayung

16.                MTs Puteri Sunniyyah Selo

17.                SMK Muhammadiyah Purwodadi

18.                SMK Yatpi Godong

19.                SMK Astra Mitra Purwodadi

20.                SMP Kristen Purwodadi

Keikutsertaan berbagai sekolah dan madrasah tersebut menunjukkan bahwa pembinaan kepalangmerahan, khususnya edukasi donor darah, mendapatkan perhatian positif dari kalangan pendidikan.

Mengukur Pengetahuan dan Keterampilan Peserta

Dalam pelaksanaannya, UTK Donor Darah dirancang melalui tahapan penilaian yang meliputi ujian teori, ujian praktik, dan nilai tambahan sesuai ketentuan panitia.

Tahapan tersebut bertujuan mengukur pemahaman peserta sekaligus memberikan pengalaman evaluasi terhadap pengetahuan yang telah diperoleh selama mengikuti pembinaan PMR.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin memahami pentingnya donor darah, mengenal pelayanan Unit Donor Darah, serta mampu menyampaikan edukasi yang benar kepada masyarakat.

Dari PMR untuk Masa Depan Kemanusiaan

Lebih dari sekadar kegiatan uji kecakapan, UTK Donor Darah merupakan bagian dari investasi PMI dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap sesama.

Anggota PMR diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan sekolah, tetapi juga mampu menjadi pelopor aksi kemanusiaan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

PMI Kabupaten Grobogan berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan PMR melalui pendidikan, pelatihan, dan kegiatan pengembangan kapasitas secara berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi antara PMI, sekolah, dan generasi muda, diharapkan semakin banyak pelajar yang tumbuh menjadi kader kemanusiaan dan pendukung gerakan donor darah sukarela di Kabupaten Grobogan.

Karena kepedulian tidak cukup hanya dipelajari, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata.

PMI KABUPATEN GROBOGAN
Bergerak Bersama untuk Kemanusiaan.

0 comments:

Posting Komentar