iklan

iklan

Jumat, 10 Februari 2012

Kampanye PRB melalui wayang tenda

Add caption




Kampanyekan Pengurangan Risiko Bencana melalui Wayang Tenda

Memperingati hari Remaja internasional (12 Agustus) tahun 2011, PMR (Palang Merah Remaja) PMI Kabupatern Grobogan menyelenggarakan BSB (Buka-Saur Bersama) yang diikuti lebih dari 175 orang relawan dan anggota PMR Mula, Madya dan Wira se Kabupaten Grobogan, pada 13-14 Agustus 2011 di Markas PMI Grobogan.

Acara ini juga bertujuan melakukan kampanye PRB (Pengurangan Risiko Bencana) dikalangan remaja. PMI saat ini tengah mengembangan program SSB (sekolah Siaga Bencana) dan salah satunya di Kabupaten Grobogan dengan dukungan Palang Merah Jerman (German Red Cross).

“Melalui kegiatan buka dan saur bersama, karena bulan ramadhan, maka setelah terawih diisi kegiatan kampanye melalui pentas seni wayang tenda,” jelas Harry Wibowo, Korlap Program SSB PMI Grobogan. Kabupaten Grobogan merupakan wilayah yang rawan bencana banjir dan masalah kesehatan, sehingga penanaman kesiapsiagaan bencana ditanamkan sejak dini melalui kegiatan PMR di sekolah yakni SD, SMP dan SMA, imbuhnya.
Para relawan dan anggota PMR sangat terhibur dengan pertunjukan dari paguyuban seniman Nandang Wuyung dari Semarang yang menampilkan wayang tenda dengan tema pengurangan resiko bencana disekolah melalui kegiatan PMR. Hal ini dimaksudkan untuk lebih memperkenalkan cara baru kepada PMI dalam hal kampanye PRB. Dikisahkan dalam wayang tenda itu si Klepon, si Gendon dan si Gemblong sebagai tokoh utama yang merupakan anggota PMR akan menggiatkan kebersihan sekolah melalui kegiatan PMR.
“Seru dan keren,” komentar Annisa, anggota PMR SMP N 5 Purwodadi. ”Karena penyampaiannya menarik dan mendidik, dapat di tangkap dengan mudah, dan terhibur dengan melihat wayangnya,” imbuhnya. Hal senada diungkapkan Kevin, Anggota PMR Mula SDN 4 Purwodadi , “Seru karena menarik dan dapat melatih kita agar siap saat terjadi bencana.”
Komentar lain dari Sakti anggota PMR SMAN 1 Godong dan Tika anggota SMAN 1 Gubug,”Kegiatan ini lebih menarik dari tahun yang kemarin karena penyampaiannya lebih berbeda,ada wayang tenda.” Pertamanya terasa tidak enak dan males tapi setelah dipentaskan dengan bercanda dan interaktif membuat kita menyimak serius dan menambah pengalaman, tutur mereka.
“ Dalam acara ini dikampanyekan upaya pengurangan risiko (UPR) dengan cara yang berbeda yakni melaui pentas seni wayang,” terang Rimba Rahayu, anggota KSR PMI Grobogan. Rimba berharap, melalui acara ini juga dapat di gunakan untuk sharing semua anggota PMR seluruh Kabupaten Grobogan dan nantinya dapat mengembangkan PRB di masing-masing sekolahnya.
Nasrullah, Team Leader GRC Office Jawa Tengah, menyampaikan unsur menarik dari kegiatan ini. “Proses kegiatan ini seluruhnya dikelola oleh PMR dan Relawan mulai dari pembuatan proposal, pencarian dana dan pelaksanaan kegiatan adalah sebuah hal yang yang luar biasa.” Hal ini sesuai dengan tema hari remaja internasional tahun ini bahwa generasi muda diberikan kesempatan untuk mengambil bagian aktif pengambilan keputusan, terangnya.
Tema hari remaja 2011 adalah "Youth should be given a chance to take an active part in the decision-making of local, national and global levels." (Pemuda harus diberikan kesempatan untuk mengambil bagian aktif dalam pengambilan keputusan tingkat lokal, nasional dan global).

0 comments:

Posting Komentar