This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

iklan

iklan

Minggu, 20 September 2015

250 PMR DAN KSR RAYAKAN HUT PMI KE 70








Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan memperingati hari jadin PMI yang ke-70 di Markas PMI Kabupaten Grobogan. Dalam acara tersebut, hadir pula Kepala Markas  sekaligus Ketua Sekretaris PMI Kabupaten Grobogan.
Pria yang karib disapa Djasman itu mengatakan, PMI sejalan dengan sejarah berdirinya bangsa. Apalagi hari terbentuknya hanya berbeda 1 bulan dari HUT RI.
"Pengabdian Palang Merah Indonesia sudah kita laksanakan selama 70 tahun. Tiap pengabdian merupakan amal ibadah kita semua dan merupakan bakti kita pada kemanusiaan dan bangsa," kata Djasma  di lokasi, Grobogan, Sabtu (19/9/2015).
"Kita sadari PMI sejalan dengan berdirinya bangsa ini. Beda sebulan dari proklamasi dan PMI dibentuk," tambah dia.
Pria berkumis itu mengatakan, peran PMI kini telah bergeser tak cuma di medan perang saja. "Upaya preventif juga bagian dari kita. Upaya kemanusiaan dari waktu ke waktu berubah. Awal PMI selalu selamatkan masalah kemanusiaan jika ada konflik perang saja," ucap Djasman.
Dalam acara ini juga ditampilkan Pemutan Film  sejarah dan Materi Kesja dan Bincang – bincang dengan relawan selama mengadi di PMI  .

Djasman menuturkan, acara peringatan yang digelar Markas PMI Kabupaten Grobogan  ini bertujuan mengenalkan 230 Anggota PMR Wira kelas X yang belum pernah berkunjung Kemarkas PMI Kabupaten Grobogan,  terima kasih sudah datang," tandas Djasman  (Marten)

Minggu, 06 September 2015

PMR Ajarkan PHBS Saat Upacara Bendera

PMR ajarkan cuci tangan dengan benar ke seluruh warga sekolah setelah upacara bendera hari senin
dengan menggunakan media botol minuman mineral,sabun dan handuk 

    Palang Merah Remaja (PMR) SMA Negeri 1 Geyer Kabupaten Grobogan berikan pendidikan pola hidup sehat kepada Warga Sekolah Setelah Upacara bendera Hari senin, Senin 7 september 2015. Hal tersebut bertujuan melatih warga sekolah untuk selalu menjaga kesehatan badan maupun lingkungan.
        Kegiatan yang diikuti oleh Bapak ,Ibu guru dan ratusan murid SMA N 1 Geyer dari kelas X hingga kelas XII Kegiatan tersebut dimulai dengan pemberian materi tentang pola hidup sehat dan dilanjutkan dengan praktik mencuci tangan yang baik dan benar sebagai aplikasi penerapan pola hidup sehat.
     Nunung Hesti Setyaningsih, salah satu anggota PMR Wira SMA Negeri 1 Geyer mengatakan bahwa sebagai anggota PMR dan siswa – siswi SMA N 1 Geyer harus dapat menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupannya. “sudah sepatutnya Sebgai Naggota PMR untuk memberikan pengetahuan kepada seluruh warga sekolah tentang pola hidup sehat,” katanya.
      Nunung menjelaskan bahwa pola hidup sehat harus dimulai dari diri sendiri. “Menerapkan pola hidup sehat seharusnya dimulai dari kesadaran diri sendiri untuk selalu menjaga kebersihan seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah makan atau setelah bekerja, tidak merokok dan tidak menggunakan obat-obatan terlarang yang dapat merusak tubuh,” jelasnya.
        Dia berharap seluruh anggota PMR dan warga sekolah untuk dapat menerapkan budaya cuci tangan yang telah disosialisasikan oleh PMR SMA N 1 Geyer Setelah Upacara Bendera. “Semoga Anggota PMR dan Seluruh Warga sekolah dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan sehingga tujuan dari pembelajaran ini dapat tercapai,” harapnya
      Yoyok Adi Hermawan, pembina PMR Wira SMA N 1 Geyer mengatakan banyak anak yang sudah mengerti tata cara menjaga pola hidup sehat, namun hanya sedikit yang dapat menerapkannya. “Pada saat praktik mencuci tangan sudah banyak siswa yang bisa, namun kebanyakan mereka belum sepenuhnya mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
        lanjut Yoyok, Sosialisasi Cuci Tangan Stelah Upacara Bendera tersebut, merupakan salah satu Progam Kerja PMR dan sebagai pokok pembahasan dalam materi PMR. “Di PMR diajarkan banyak materi seperti pertolongan pertama, pertolongan keluarga, siaga bencana, donor darah dan pola hidup sehat juga salah satunya.” Lanjutnya. (marten)

Senin, 31 Agustus 2015



Purwodadi - Bantuan untuk mengatasi kekeringan kembali dilakukan PMI Kabupaten Grobogan. Bantuan yang diberikan ini berasal dari CSR beberapa perusahaan di Kabupaten Grobogan untuk membantu yang kesulitan Air bersih.

Sekretaris PMI Grobogan Djasman mengatakan, bantuan air bersih dari PMI Grobogan untuk membantu warga yang membutuhkan.Bencana kekeringan ini menjadi sumber mata air warga seperti sumur , sungai, waduk mengering.
"maka bantuan yang diberikan saat ini harus mendroping air bersih secara langsung,"kata Jasman di sela - sela pemberian bantuan bersama BNI di Dusun Jambangan,  Desa Nglobar, Purwodadi
Dikatakan, target pemberian bantuan droping air bersih diberikan sebanyak 100 tangki air. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian warga atas bencana kekeringan dan sangat membutuhkan air bersih untuk kehidupan sehari - hari
"sampai sekarang baru 30-an tangki yang kami salurkan. Rencana sampai 100 tangki sampai akhir tahun."terangnya 
semenetara untuk bantuan dari perusahaan yang telah diterima berasal dari RS Yakum Purwodadi,BNI KCUsemarang,PD BKK Purwodadi, dan perusahaan lai
nya.Dengan Adanya kepedulian ini. bisa membantu meringankan warga yang membutuhkan.
usahan lain gerak untuk ikut membantu."tandanya
Sem,entarang itu,Krtistino Tjahyadi pimpinan bidang penggunan BNI KCU Semarang mengatakan, bantuan yang diberikan adalah bantuan CSR perusahan untuk membantu warga yang membutuhkan.Lewat bantuan 20 tangki air bersih ini diharapkan warga terbantu dan mengatasi kekurangan air meski belum seberapa.(mun/hil)