Bupati Grobogan Bersama PMI Salurkan Bantuan kepada Korban
Kebakaran di Gubug dan Karangrayung
Pemerintah
Kabupaten Grobogan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan
menunjukkan kepedulian dan respon cepat terhadap musibah kebakaran yang menimpa
warga di dua wilayah berbeda, Sabtu (17/1/2026). Bupati Grobogan secara
langsung menyerahkan bantuan kemanusiaan dari PMI kepada para korban kebakaran
di Kecamatan Gubug dan Kecamatan Karangrayung.
Penyerahan
bantuan pertama dilakukan kepada keluarga Maskun bin Kusdi, warga Desa Ngroto
RT 03 RW 01, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, yang rumahnya ludes dilalap
api pada Sabtu siang. Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB dan diduga kuat
dipicu oleh korsleting listrik.
Kapolsek
Gubug AKP Sunarto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa saat kejadian rumah dalam
kondisi kosong karena pemilik rumah sedang berada di masjid, sementara istrinya
bekerja. Api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kobaran api
dari bagian tengah rumah, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada
perangkat desa dan petugas pemadam kebakaran.
Petugas
Polsek Gubug bersama tim pemadam kebakaran serta dibantu warga sekitar
melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB,
namun rumah berbentuk limasan berukuran kurang lebih 10 x 12 meter yang
sebagian besar terbuat dari kayu jati tersebut sudah habis terbakar. Akibat
kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp200
juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sebagai
bentuk kepedulian pemerintah daerah dan PMI, Bupati Grobogan menyerahkan
bantuan PMI berupa paket kebutuhan dasar, antara lain selimut, matras,
perlengkapan kebersihan, dan bantuan logistik lainnya untuk membantu
meringankan beban korban pascakebakaran.
Selain
di Kecamatan Gubug, pada hari yang sama PMI Kabupaten Grobogan juga menyalurkan
bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Dempel, Desa Dempel, Kecamatan
Karangrayung. Kebakaran yang terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.45 WIB
ini mengakibatkan seorang balita berinisial RW (11 bulan) meninggal dunia
akibat luka bakar hampir di seluruh tubuhnya.
Balita
tersebut diketahui sedang tertidur di dalam kamar saat kebakaran terjadi di
rumah milik Kasman (57), warga Dusun Dempel RT 009 RW 003. Berdasarkan
keterangan pihak kepolisian, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting
listrik pada stop kontak kipas angin yang berada di atas tempat tidur korban.
Api dengan cepat membesar dan melalap kamar tempat korban berada.
Menindaklanjuti
kejadian tersebut, PMI Kabupaten Grobogan melalui Markas PMI segera melakukan
asesmen di lokasi dan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga korban.
Bantuan yang diberikan berupa paket logistik kebutuhan dasar serta dukungan
psikososial kepada keluarga yang tengah berduka.
Bupati
Grobogan dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa prihatin dan duka cita
mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa warganya, khususnya pada kejadian
di Karangrayung yang merenggut korban jiwa. Ia berharap bantuan dari PMI dapat
membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban serta menjadi bentuk kehadiran
pemerintah dan PMI di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Sementara
itu, PMI Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan
pelayanan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat tanpa membedakan latar
belakang, sebagai wujud nyata kepedulian dan pengabdian PMI kepada sesama.
Melalui
kegiatan ini, Bupati Grobogan dan PMI Kabupaten Grobogan juga mengimbau
masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan
oleh instalasi listrik dan penggunaan peralatan elektronik di dalam rumah, guna
mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.









0 comments:
Posting Komentar