iklan

iklan

Rabu, 11 Februari 2015

PMR GUBUG PERBARUAI PETA BKRK



Palang Merah Remaja (PMR) SMAN 1 Gubug Kabupaten Grobogan saat ini memperbarui Peta Bahaya, Kerentanan, Risiko dan Kapasitas (BKRK), jalur evakuasi dan tempat aman, pada Minggu kemarin (8/2).
Pembina PMR SMAN 1 Grobogan, Kasran, menjelaskan bahwa anggota PMR ingin menjadikan sekolahnya sebagai sekolah aman dan siaga bencana. “Semangat anggota PMR saat ini,berkeinginan untuk menjadikan SMAN 1 Gubug ini sebagai sekolah percontohan Sekolah Siaga Bencana,” jelasnya.
Farida, anggota PMR mengatakan keinginannya agar sekolahnya menjadi sekolah siaga bencana. “Kami ingin sekolah kami menjadi sekolah siaga bencana  secara mandiri,dan selalu berkordinasi dengan PMI Kabupaten Grobogan. Bagi saya bencana bukan hanya di sebabkan oleh factor alam tetapi juga oleh factor manusia. Hal sekecil pun dapat menjadi sebuah ancaman ,misalkan sampah, wabah penyakit, kebakaran dan masih banyak lagi,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, tim fasilitator Alumni  merefresh materi dan memberikan pengetahuan tentang langkah-langkah menuju sekolah siaga bencana, peta BKRK SMAN 1 Gubug. Anggota PMR diajak untuk berkeliling sekolahan,mengamati, mencatat dan melakukan diskusi tentang lingkungan sekolahnya. “Dari hasil itu bisa ditemukan Bahaya, Kerentanan, Risiko dan Kapasitas  yang ada di sekolahnya,” ujar, Ari Arwani alumni dan Anggota KSR  PMI Grobogan.
Ari menambahkan bahwa anggota PMR sudah menganalisa juga. Hasil Peta BKRK akan di sosialisasikan ke warga sekolahan dan akan dibuat berukuran besar menggantikan peta sebelumnya yang telah di buat  sebelumnya. Peta akan di pajang di tempat – tempat strategis. “Sebagai alumni saya  sangat senang dan siap mendukung program ini. SMA N 1 Gubug merupakan sekolah yang melaksanakan program Sekolah Siaga Bencana sejak tahun 2010,” terangnya. (Marten)

0 comments:

Posting Komentar