iklan

iklan

Rabu, 02 November 2022

Buka Olimpiade PMR Wira, Ketua PMI Grobogan : Jangan Berbuat Curang

Pembukaan Olimpiade PMR Wira, se-Kabupaten Grobogan, di SMP Kristen Widya Wacana Purwodadi, Sabtu (29/10/2022). (Foto : setda.grobogan.go.id)

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan, menyelenggarakan Olimpiade Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Wira, se-Kabupaten Grobogan.

Kegiatan lomba ini digelar, guna mengevaluasi keberhasilan kurikulum pembinaan PMR Wira, di unit-unit sekolah.

Olimpiade dibuka Ketua PMI Kabupaten Grobogan, Mohamad Sumarsono, yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, di SMP Kristen Widya Wacana Purwodadi, Sabtu (29/10/2022).

“Hari ini kita bertemu, berkumpul dalam rangka kegiatan Olimpiade PMR Wira se-Kabupaten Grobogan, yang dapat dijadikan sarana untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kurikulum pembinaan PMR Wira dilaksanakan di unit-unit sekolah,” kata Moh Sumarsono, seperti dirilis setda.grobogan.go.id.

Menurut dia, pembinaan PMR juga merupakan wadah untuk menanamkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kepalangmerahan, yang nantinya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, dengan berpedoman pada Tri Bakti PMR.

Ketua PMI Kabupaten Grobogan juga menyampaikan, Olimpiade PMR Wira kali ini, peserta mengikuti lomba Pertolongan Pertama (PP), Perawatan Kedaruratan (PK), dan Ayo Siaga Bencana (ASB).

Melalui ketiga jenis lomba ini, dia berharap para peserta lomba memiliki persepsi yang sama tentang kebencanaan, dan juga dampak dampak yang ditimbulkan, sehingga memiliki persiapan terkait mitigasi bencana.

“Dengan memperhatikan kondisi cuaca saat ini, kita sudah memasuki musim hujan dengan dampak yang ditimbulkan. Sehingga Olimpiade PMR Wira Se-Kabupaten Grobogan ini mengambil 3 jenis lomba, yakni Pertolongan Pertama, Perawatan Kedaruratan, dan Ayo Siaga Bencana (ASB),” kata dia.

Moh Sumarsono juga meminta agar para peserta tidak terbebani dalam kegiatan Olimpiade ini.

Menurut dia, yang lebih penting dalam perlombaan, adalah sikap saling menjaga sportivitas dan mengutamakan kejujuran.

“Saya berharap para peserta tidak perlu terbebani dan jadikan lomba ini sebagai ajang motivasi untuk lebih baik ke depan dan juga dapat saling tukar pengalaman antara peserta yang satu dengan yang lainnya. Junjung tinggi sportifitas, jangan berbuat curang selama perlombaan berlangsung,” tegasnya.

Moh Sumarsono juga meminta segenap pengurus PMI, dalam menjalankan kegiatan kemanusian, kapanpun dan dimanapun, tetap berpegang teguh pada Tujuh Prinsip Dasar Kepalangmerahan, yakni Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, dan Kesemestaan.

Hadir dalam acara tersebut dewan juri dari PMI Jawa Tengah, jajaran Pengurus PMI Kabupaten Grobogan, Kepala SMP Kristen Widya Wacana Purwodadi, panitia Olimpiade PMR Wira Tahun 2022, peserta olimpiade, dan tamu undangan lainnya. (HS-08)

0 comments:

Posting Komentar